Daftar Wilayah Evakuasi Banjir Nagoya September 2026

Banjir besar yang melanda Nagoya, Jepang, pada 8 September 2026 menyebabkan pemerintah mengeluarkan sejumlah peringatan dan instruksi evakuasi di berbagai wilayah kota. Hujan ekstrem yang mencapai 104,5 mm dalam satu jam menyebabkan sungai mengalami kenaikan tinggi, jalan tergenang, dan risiko banjir meningkat dengan cepat.

Beberapa wilayah bahkan sempat mendapatkan Level 5 Emergency Safety Measures (緊急安全確保), yaitu tingkat tertinggi dalam sistem peringatan evakuasi Jepang.

Selain wilayah yang mendapat Level 5, sejumlah kawasan lainnya menerima Level 4 Evacuation Instructions dan Level 3 yang meminta kelompok rentan seperti lansia serta orang yang membutuhkan bantuan untuk mulai mengungsi.

Artikel ini membahas wilayah Nagoya yang terdampak peringatan evakuasi selama banjir September 2026, sungai yang menjadi sumber risiko, serta apa arti masing-masing level peringatan bagi warga dan wisatawan.

📑 Daftar Isi

Apakah Nagoya Mengeluarkan Perintah Evakuasi Saat Banjir?

Ya. Pemerintah Kota Nagoya mengeluarkan berbagai informasi evakuasi ketika hujan ekstrem menyebabkan risiko banjir meningkat.

Pada puncak kejadian 8 September, beberapa wilayah mendapatkan Level 5 Emergency Safety Measures. Informasi tersebut dikeluarkan terutama karena kenaikan air di beberapa sungai seperti Yada River, Ueda River, dan Kanare River.

Status Level 5 di sejumlah wilayah tersebut kemudian dicabut sekitar pukul 22.25 dan digantikan dengan instruksi evakuasi pada tingkat yang lebih rendah ketika kondisi mulai membaik.

Berapa Banyak Warga yang Mengungsi?

Sekitar 3.500 warga Nagoya dilaporkan berlindung di pusat-pusat evakuasi darurat ketika hujan dan banjir mencapai kondisi serius.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa dampak banjir tidak hanya berupa genangan jalan, tetapi juga membuat sebagian masyarakat harus meninggalkan tempat tinggal atau mencari lokasi yang lebih aman.

Pemerintah Kota Nagoya kemudian menerapkan Disaster Relief Act untuk seluruh wilayah kota mulai 8 September. Salah satu bentuk bantuan yang dapat diberikan melalui mekanisme tersebut adalah penyediaan tempat pengungsian dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

Wilayah Nagoya yang Mendapat Level 5 Emergency Safety Measures

Level 5 merupakan tingkat paling serius dalam sistem peringatan evakuasi Jepang. Pada level ini, masyarakat diminta segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan nyawa karena kondisi dapat sudah sangat berbahaya.

Pada kejadian 8 September, Level 5 sempat diberlakukan di sejumlah wilayah Nagoya yang berada di sekitar sungai dengan kenaikan air yang cepat.

Wilayah di Sekitar Yada River

Wilayah yang tercatat dalam cakupan peringatan terkait Yada River meliputi sejumlah学区 di beberapa distrik.

  • Chikusa Ward: Ueno
  • Higashi Ward: Yamabuki, Asahigaoka, Meirin, Yada, Sunadabashi
  • Kita Ward: Rokugo, Rokugo-kita, Iida, Miyamae, Meihoku, Tsuji, Sugimura, Osugi, Shimizu, Kinjō, Higashi-Shiga, Jōhoku, Kōjō, Kawanaka
  • Nishi Ward: Nagono, Habashita, Enishi, Jōsai, Sakae, Minami-Oshikiri, Sakae-o, Biwajima, Kodama, Kamiyagami
  • Nakamura Ward: seluruh学区
  • Naka Ward: Meijo
  • Atsuta Ward: Chitose, Funakata, Noda, Taiho
  • Nakagawa Ward: Hiromi, Tsuyuhashi, Yaguma, Yahata, Aichi, Shinohara, Tokiwa, Showabashi, Tamagawa, Noda, Arako, Nakajima, Nishinakajima, Shōshiki, Gotanda, Nagasuka
  • Minato Ward: Nakagawa, Tokai, Seisho, Ote, Minato-nishi, Inaei, Nonoato, Oko, Shobo, Toko, Meitoku, Tōri, Nishitsukiji, Minatogaku, Takagi, Jinguji
  • Moriyama Ward: Naeshiro, Moriyama, Nishishiro, Nijo, Shirasawa, Nijikkenya, Tobayama, Seko

Daftar tersebut menggambarkan luasnya wilayah yang berada dalam pengawasan ketika kenaikan air Yada River menjadi ancaman.

Wilayah di Sekitar Ueda River

Wilayah yang terkait dengan risiko Ueda River juga mencakup beberapa bagian Nagoya, terutama di kawasan selatan dan timur kota.

  • Mizuho Ward: Takada, Horita, Honami, Idota, Mizuho, Toyooka, Nakane, Yatomi
  • Minato Ward: Higashitsukiji
  • Minami Ward: Meiji, Tenma, Toyota, Dōtoku, Sakura, Kikuzumi, Kasugano, Kasadera, Hoshizaki, Kasato, Taisei, Takara, Takaraminami, Hakusui, Chidori, Shibata
  • Meito Ward: Nishiyama, Meito, Takabari, Maeyama, Makinohara
  • Tempaku Ward: Ueda, Ueda-minami, Ueda-kita, Ōtsubo, Yagoto-higashi, Omote-yama

Wilayah-wilayah tersebut merupakan bagian dari daftar area yang ditetapkan Nagoya sebagai target peringatan banjir berdasarkan kondisi sungai.

Wilayah di Sekitar Kanare River

Kanare River juga menjadi salah satu sumber risiko banjir pada 8 September.

Wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi:

  • Chikusa Ward: Fujimidai, Miyane, Chiyodabashi
  • Moriyama Ward: Moritaka-nishi, Moritaka-higashi
  • Meito Ward: Kanare, Toyogaoka, Hikiyama

Beberapa wilayah tersebut termasuk kawasan yang berada dekat dengan aliran sungai dan mengalami kenaikan risiko ketika curah hujan sangat tinggi.

Daftar Wilayah yang Mendapat Perhatian Evakuasi

Wilayah Contoh Area Sumber Risiko
Chikusa Ueno, Fujimidai, Miyane, Chiyodabashi Yada River / Kanare River
Higashi Yamabuki, Asahigaoka, Yada, Sunadabashi Yada River
Kita Rokugo, Iida, Shimizu, Kinjō Yada River dan risiko banjir sungai
Nishi Jōsai, Biwajima, Kodama Yada/Shonai River
Nakamura Seluruh学区 Risiko banjir sungai
Naka Meijo Risiko banjir sungai
Atsuta Chitose, Funakata, Taiho Risiko banjir
Nakagawa Hiromi, Tsuyuhashi, Yaguma dan lainnya Yada/Shonai River
Minato Inaei, Nonoato, Higashitsukiji dan lainnya Risiko sungai dan genangan
Moriyama Moriyama, Seko, Moritaka Yada/Kanare River
Mizuho Takada, Horita, Idota Ueda River
Minami Meiji, Tenma, Kasadera, Shibata Ueda River
Meito Hikiyama, Kanare, Toyogaoka Kanare River
Tempaku Ueda, Ueda-minami, Yagoto-higashi Ueda River

Apakah Seluruh Kecamatan Nagoya Harus Mengungsi?

Tidak.

Salah satu hal penting yang harus dipahami adalah bahwa perintah evakuasi tidak selalu berlaku untuk seluruh kecamatan.

Nagoya menggunakan sistem berdasarkan 学区 atau school district. Karena itu, dua kawasan yang berada dalam satu kecamatan dapat memiliki status evakuasi yang berbeda.

Pemerintah kota menentukan wilayah berdasarkan faktor seperti:

  • ketinggian air sungai,
  • lokasi wilayah terhadap sungai,
  • risiko limpasan,
  • kondisi drainase,
  • potensi banjir,
  • dan kondisi aktual di lapangan.

Karena itu, wisatawan atau penduduk tidak boleh menyimpulkan bahwa seluruh distrik otomatis berbahaya hanya karena salah satu bagian distrik menerima perintah evakuasi.

Apa Arti Level 3, Level 4 dan Level 5 di Jepang?

Sistem peringatan evakuasi Jepang menggunakan beberapa tingkat untuk membantu masyarakat menentukan tindakan yang harus dilakukan.

Level 3 – Evakuasi Lansia dan Kelompok Rentan

Level 3 atau Evacuation of the Elderly, etc. merupakan peringatan agar lansia dan orang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mengungsi segera mulai melakukan evakuasi.

Orang lain juga dapat mulai mempersiapkan evakuasi apabila kondisi semakin memburuk.

Level 4 – Evacuation Instructions

Level 4 berarti Evacuation Instructions.

Pada tahap ini, masyarakat di wilayah yang terkena instruksi harus segera melakukan tindakan evakuasi ke tempat aman.

Pemerintah Kota Nagoya juga menegaskan bahwa ketika Level 4 atau Level 3 dikeluarkan, masyarakat harus segera mengambil tindakan yang sesuai.

Level 5 – Emergency Safety Measures

Level 5 merupakan tingkat tertinggi.

Pada kondisi ini, bencana mungkin sudah terjadi atau risiko terhadap keselamatan sudah sangat tinggi. Fokus utama bukan lagi menunggu waktu yang tepat untuk bepergian ke tempat pengungsian, tetapi segera menyelamatkan nyawa dengan mencari lokasi yang paling aman.

Jika seseorang sudah berada di dalam bangunan yang relatif aman, evakuasi vertikal ke lantai yang lebih tinggi dapat menjadi pilihan ketika keluar bangunan justru berbahaya.

Apakah Semua Orang Harus Pergi ke Shelter Saat Level 5?

Tidak selalu.

Dalam kondisi tertentu, keluar dari bangunan justru dapat membahayakan seseorang jika jalan sudah tergenang atau arus air sangat kuat.

Pemerintah Nagoya menjelaskan bahwa evakuasi tidak selalu berarti pergi ke gedung shelter. Jika seseorang berada di lokasi yang aman berdasarkan kondisi lingkungan dan peta risiko, tetap berada di tempat aman dapat menjadi pilihan.

Dalam situasi tertentu, vertical evacuation atau berpindah ke lantai yang lebih tinggi dapat menjadi tindakan yang lebih aman.

Wilayah Sekitar Sungai Shonai Juga Mendapat Peringatan Tinggi

Selain sungai-sungai di dalam Nagoya, Sungai Shonai menjadi perhatian besar pada 8 September.

Pemerintah Jepang mengeluarkan Level 5 Flood Special Warning untuk wilayah Sungai Shonai di Aichi dan Gifu.

Wilayah administratif yang termasuk dalam kawasan peringatan tersebut antara lain:

  • Nagoya
  • Seto
  • Kasugai
  • Komaki
  • Ichinomiya
  • Inazawa
  • Kiyosu
  • Kitanagoya
  • Ama
  • Toyoyama
  • Ōharu
  • Kanie
  • Tajimi
  • Toki

Daftar tersebut mencakup wilayah di Aichi dan Gifu yang berada dalam kawasan prediksi banjir Sungai Shonai.

Apakah Wilayah Evakuasi Masih Berlaku Sekarang?

Status evakuasi bersifat dinamis dan dapat berubah ketika kondisi sungai serta cuaca membaik.

Pada malam 8 September, Level 5 di beberapa wilayah Nagoya telah dicabut dan diturunkan menjadi instruksi evakuasi. Pada perkembangan berikutnya, sejumlah instruksi evakuasi juga dicabut.

Karena itu, daftar wilayah dalam artikel ini merupakan dokumentasi wilayah yang terkena peringatan selama peristiwa banjir, bukan berarti seluruh wilayah tersebut masih berada dalam status evakuasi saat artikel ini dibaca.

Wisatawan dan penduduk harus selalu memeriksa status terbaru dari Pemerintah Kota Nagoya sebelum melakukan perjalanan atau mengambil keputusan evakuasi.

Mengapa Status Evakuasi Bisa Berubah dengan Cepat?

Banjir sungai dapat berubah dalam waktu singkat.

Ketika hujan berhenti dan tinggi muka air sungai turun, pemerintah dapat menurunkan atau mencabut peringatan. Sebaliknya, jika hujan kembali deras, status dapat dinaikkan lagi.

Hal ini menjadi alasan mengapa wisatawan tidak boleh hanya menggunakan informasi yang diterbitkan beberapa jam atau hari sebelumnya ketika menentukan apakah suatu kawasan aman.

Apakah Sakae Termasuk Wilayah yang Mendapat Peringatan?

Sakae berada di Naka Ward dan merupakan salah satu kawasan pusat Nagoya.

Dalam kejadian 8–9 September, beberapa学区 di Naka Ward termasuk dalam daftar wilayah yang menerima informasi evakuasi, termasuk Sakae dan beberapa kawasan di sekitarnya.

Namun, hal tersebut tidak berarti seluruh kawasan pusat kota harus dianggap terus-menerus berada dalam kondisi darurat.

Status harus dilihat berdasarkan waktu dan pengumuman terbaru.

Apakah Wisatawan Perlu Mengetahui Daftar Wilayah Evakuasi?

Ya, terutama bagi wisatawan yang tinggal di Nagoya selama musim hujan atau ketika terjadi peringatan cuaca ekstrem.

Mengetahui wilayah evakuasi membantu wisatawan memahami:

  • kawasan mana yang berisiko banjir,
  • apakah hotel berada dekat sungai,
  • rute mana yang sebaiknya dihindari,
  • kapan harus mencari tempat aman,
  • dan bagaimana membaca informasi pemerintah Jepang.

Informasi ini sangat berguna karena wisatawan mungkin tidak memahami nama-nama distrik atau sungai di Nagoya.

Tips Keselamatan Jika Berada di Nagoya Saat Banjir

1. Jangan Mendekati Sungai

Jika hujan deras terjadi, jangan pergi ke sungai untuk melihat kondisi air. Kenaikan air dapat berlangsung sangat cepat.

2. Hindari Underpass

Underpass dapat terisi air dengan cepat dan sangat berbahaya bagi pejalan kaki maupun kendaraan.

3. Jangan Mengemudi Melewati Genangan

Air dengan kedalaman yang terlihat rendah sekalipun dapat membuat kendaraan kehilangan kendali atau berhenti.

4. Perhatikan Level Evakuasi

Kenali perbedaan Level 3, Level 4, dan Level 5 sehingga tidak terlambat mengambil tindakan.

5. Ikuti Informasi Pemerintah Kota

Informasi resmi harus menjadi sumber utama ketika menentukan apakah suatu wilayah aman.

6. Gunakan Aplikasi Safety Tips

Wisatawan asing dapat menggunakan aplikasi Safety Tips yang diawasi Japan Tourism Agency. Aplikasi ini dapat memberikan notifikasi terkait peringatan bencana dan informasi evakuasi serta mendukung berbagai bahasa.

Bagaimana Mengetahui Apakah Hotel Berada di Wilayah Risiko Banjir?

Wisatawan sebaiknya tidak hanya melihat nama distrik ketika memilih hotel.

Periksa lokasi hotel pada peta risiko banjir Nagoya dan lihat apakah hotel berada:

  • dekat sungai,
  • di dataran rendah,
  • dekat kanal,
  • di sekitar area yang memiliki risiko genangan,
  • atau dekat underpass.

Hotel yang berada di pusat kota belum tentu bebas dari risiko banjir. Sebaliknya, tidak semua hotel di distrik yang pernah menerima peringatan otomatis mengalami banjir.

Apakah Nagoya Aman Setelah Status Evakuasi Dicabut?

Pencabutan perintah evakuasi menunjukkan bahwa kondisi telah membaik hingga tingkat tertentu, tetapi bukan berarti risiko bencana selamanya hilang.

Jika hujan deras kembali turun, pemerintah dapat mengeluarkan peringatan baru.

Karena itu, wisatawan tetap harus memeriksa prakiraan cuaca dan informasi bencana setiap hari selama kondisi pascabanjir.

FAQ Wilayah Evakuasi Banjir Nagoya September 2026

Wilayah mana saja di Nagoya yang sempat mendapat Level 5?

Sejumlah学区 di Chikusa, Higashi, Kita, Nishi, Nakamura, Naka, Atsuta, Nakagawa, Minato, Moriyama, Mizuho, Minami, Meito, dan Tempaku sempat masuk dalam area peringatan Level 5 yang berkaitan dengan kenaikan air Yada River, Ueda River, dan Kanare River.

Apakah seluruh Nagoya diperintahkan mengungsi?

Tidak. Peringatan evakuasi diberikan berdasarkan wilayah yang memiliki risiko tertentu. Status dapat berbeda bahkan di antara wilayah yang masih berada dalam kecamatan yang sama.

Apakah Level 5 berarti semua orang harus pergi ke shelter?

Tidak selalu. Pada kondisi tertentu, mencari tempat aman di dalam bangunan atau melakukan evakuasi vertikal dapat lebih aman daripada keluar ketika jalan sudah berbahaya.

Apakah sekitar 3.500 orang mengungsi?

Ya. Sekitar 3.500 warga dilaporkan berlindung di pusat evakuasi darurat selama banjir besar tersebut.

Apakah wilayah evakuasi masih berlaku?

Tidak semua. Banyak status telah berubah atau dicabut setelah kondisi membaik. Status evakuasi harus diperiksa berdasarkan informasi terbaru dari pemerintah setempat.

Sungai apa saja yang menjadi perhatian selama banjir Nagoya?

Yada River, Ueda River, Kanare River, dan Shonai River merupakan beberapa sungai yang menjadi perhatian penting selama hujan ekstrem September 2026.

Apakah wisatawan perlu meninggalkan Nagoya?

Tidak otomatis. Wisatawan harus mengikuti status evakuasi di lokasi mereka. Jika tidak ada instruksi evakuasi dan tempat berada dalam kondisi aman, tidak selalu diperlukan untuk meninggalkan seluruh kota.

Daftar artikel Terkait

Banjir Nagoya pada September 2026 menyebabkan sejumlah wilayah kota menerima peringatan evakuasi, termasuk beberapa kawasan yang sempat mendapatkan Level 5 Emergency Safety Measures.

Wilayah yang terdampak tidak terbatas pada satu kecamatan. Peringatan diberikan berdasarkan学区 dan kedekatan dengan sungai yang mengalami kenaikan air, termasuk Yada River, Ueda River, dan Kanare River.

Sementara itu, Sungai Shonai juga mendapatkan Level 5 Flood Special Warning yang mencakup Nagoya dan sejumlah kota di Aichi serta Gifu.

Sekitar 3.500 warga Nagoya dilaporkan mencari perlindungan di pusat evakuasi selama kejadian tersebut.

Hal terpenting bagi masyarakat dan wisatawan adalah memahami bahwa status evakuasi dapat berubah dengan cepat. Daftar wilayah yang pernah mendapatkan peringatan tidak boleh digunakan sebagai pengganti informasi real-time.

Jika hujan ekstrem kembali terjadi, periksa informasi resmi Pemerintah Kota Nagoya, peringatan cuaca, status sungai, dan instruksi evakuasi sebelum bepergian.

Daftar 47 Prefektur Jepang, Luas Wilayah, Kota dan Fakta Menarik

Mengenal Prefektur Jepang

Mengenal Kepulauan Jepang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama