Prefektur Nagasaki: Luas Wilayah, Kota, dan Fakta Menarik

Prefektur Nagasaki merupakan salah satu prefektur di Pulau Kyushu, Jepang. Wilayah ini terkenal karena sejarah panjangnya sebagai pintu masuk perdagangan internasional, pemandangan kepulauan, kota pelabuhan, sumber air panas, serta berbagai situs bersejarah yang berkaitan dengan hubungan Jepang dan dunia luar.

Nagasaki berada di bagian barat laut Kyushu dan memiliki garis pantai yang sangat panjang. Wilayahnya terdiri dari semenanjung, teluk, pulau-pulau, dan kawasan pegunungan sehingga bentuk geografisnya sangat berbeda dibandingkan banyak prefektur lain di Jepang.

Selain Kota Nagasaki, prefektur ini memiliki sejumlah kota terkenal seperti Sasebo, Shimabara, Isahaya, Omura, Hirado, Tsushima, Iki, Goto, Unzen, dan Minamishimabara.

Secara administratif, Prefektur Nagasaki memiliki 21 pemerintah daerah, terdiri dari 13 kota dan 8 kota kecil. Struktur tersebut tercantum dalam daftar resmi Pemerintah Prefektur Nagasaki.

📑 Daftar Isi

Di Mana Letak Prefektur Nagasaki?

Prefektur Nagasaki berada di bagian barat laut Pulau Kyushu.

Wilayah ini berbatasan dengan Prefektur Saga di sebelah timur, sementara sebagian besar sisi lainnya dikelilingi oleh laut.

Posisinya yang menghadap Laut Genkai, Laut Jepang, dan berbagai perairan di sekitar Kyushu membuat Nagasaki memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kehidupan maritim.

Wilayah Nagasaki juga sangat dekat dengan Semenanjung Korea dan secara historis menjadi salah satu titik penting hubungan Jepang dengan Asia Timur.

Baca juga:

Berapa Luas Prefektur Nagasaki?

Prefektur Nagasaki memiliki luas daratan sekitar 4.130,98 km².

Data resmi Pemerintah Prefektur Nagasaki menunjukkan angka tersebut berdasarkan data luas wilayah per 1 Oktober 2020. Wilayah Nagasaki mempunyai topografi yang sangat kompleks, dengan banyak pegunungan, semenanjung, teluk, dan pulau.

Walaupun luas daratannya relatif tidak terlalu besar, Nagasaki mempunyai garis pantai yang sangat panjang. Pemerintah prefektur mencatat panjang garis pantainya sekitar 4.170 kilometer, menjadikannya salah satu yang terpanjang di Jepang.

Berapa Populasi Prefektur Nagasaki?

Jumlah penduduk Nagasaki berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.

Berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Nagasaki, jumlah penduduk mencapai 1.221.550 jiwa per 1 Juli 2026.

Angka tersebut terdiri dari 577.118 laki-laki dan 644.432 perempuan. Pemerintah Nagasaki memperbarui estimasi populasi setiap bulan berdasarkan hasil sensus dan perubahan penduduk seperti kelahiran, kematian, perpindahan masuk, serta perpindahan keluar.

Karena data populasi bersifat dinamis, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa perlu mengubah judul artikel.

Berapa Jumlah Kota di Prefektur Nagasaki?

Prefektur Nagasaki mempunyai 21 pemerintah daerah:

  • 13 kota
  • 8 kota kecil
  • Tidak memiliki desa

Daftar resmi Pemerintah Prefektur Nagasaki mencantumkan 13 kota dan 8 kota kecil yang tersebar di berbagai wilayah daratan dan kepulauan.

Daftar 13 Kota di Prefektur Nagasaki

  • Nagasaki
  • Sasebo
  • Shimabara
  • Isahaya
  • Omura
  • Hirado
  • Matsuura
  • Tsushima
  • Iki
  • Goto
  • Saikai
  • Unzen
  • Minamishimabara

Ketiga belas kota tersebut tercantum dalam daftar resmi pemerintah prefektur.

Daftar 8 Kota Kecil di Prefektur Nagasaki

  • Nagayo
  • Togitsu
  • Higashisonogi
  • Kawatana
  • Hasami
  • Ojika
  • Saza
  • Shinkamigoto

Delapan kota kecil tersebut berada di beberapa distrik administratif Nagasaki, termasuk Nishisonogi, Higashisonogi, Kitamatsuura, dan Minamimatsuura.

Kota Nagasaki: Ibu Kota Prefektur

Kota Nagasaki merupakan ibu kota Prefektur Nagasaki sekaligus salah satu kota pelabuhan paling bersejarah di Jepang.

Kota ini terkenal karena hubungan perdagangan internasionalnya, sejarah Kekristenan di Jepang, peninggalan Perang Dunia II, kawasan pelabuhan, serta berbagai bukit yang menawarkan pemandangan kota dan laut.

Nagasaki juga mempunyai banyak tempat wisata sejarah dan budaya yang membuatnya menjadi salah satu kota paling unik di Jepang.

Nagasaki Peace Park

Nagasaki Peace Park merupakan salah satu tempat bersejarah paling penting di Kota Nagasaki.

Taman ini didirikan untuk mengenang para korban bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Di kawasan taman terdapat berbagai monumen dan patung yang berkaitan dengan perdamaian serta harapan agar tragedi serupa tidak terulang.

Nagasaki Atomic Bomb Museum

Nagasaki Atomic Bomb Museum mendokumentasikan sejarah pengeboman atom Nagasaki dan dampaknya terhadap masyarakat.

Museum ini menampilkan berbagai benda, foto, kesaksian, serta informasi mengenai peristiwa yang terjadi pada 9 Agustus 1945.

Tempat ini menjadi salah satu lokasi penting untuk memahami sejarah Perang Dunia II dari perspektif Nagasaki.

Hiroshima dan Nagasaki

Nagasaki merupakan salah satu dari dua kota di Jepang yang mengalami serangan bom atom pada tahun 1945, bersama Hiroshima.

Karena sejarah tersebut, Nagasaki dan Hiroshima saat ini mempunyai peranan penting dalam menyampaikan pesan perdamaian dan pentingnya mencegah penggunaan senjata nuklir.

Glover Garden

Glover Garden merupakan kawasan bersejarah yang berada di atas bukit menghadap Pelabuhan Nagasaki.

Tempat ini memiliki sejumlah bangunan bergaya Barat yang berkaitan dengan pedagang dan pengusaha asing yang tinggal di Nagasaki pada abad ke-19.

Salah satu bangunan terkenal adalah Former Glover House.

Thomas Glover

Thomas Glover merupakan pedagang asal Skotlandia yang memainkan peranan penting dalam sejarah perdagangan dan modernisasi Jepang.

Ia tinggal di Nagasaki dan terlibat dalam berbagai kegiatan bisnis serta perkembangan industri.

Rumahnya yang berada di kawasan Glover Garden kini menjadi salah satu bangunan bersejarah terkenal di Nagasaki.

Dejima

Dejima merupakan salah satu simbol paling terkenal dari sejarah hubungan Jepang dengan dunia luar.

Pada periode Edo, Dejima menjadi kawasan perdagangan yang berkaitan dengan pedagang Belanda.

Ketika Jepang menerapkan kebijakan pembatasan hubungan luar negeri, Dejima menjadi salah satu tempat penting yang memungkinkan pertukaran perdagangan dan pengetahuan dengan dunia Barat.

Dejima dan Perdagangan Internasional

Dejima menjadi salah satu jalur penting masuknya berbagai pengetahuan Barat ke Jepang.

Ilmu pengetahuan, kedokteran, teknologi, dan berbagai informasi dari Eropa dipelajari melalui hubungan perdagangan tersebut.

Perdagangan dengan Belanda kemudian berperan dalam perkembangan Rangaku, atau studi tentang ilmu pengetahuan Barat di Jepang.

Rangaku

Rangaku secara sederhana berarti studi mengenai ilmu pengetahuan dan pengetahuan Barat yang berkembang di Jepang melalui hubungan dengan Belanda.

Nagasaki menjadi salah satu pusat penting perkembangan Rangaku karena hubungan perdagangan di Dejima.

Tradisi tersebut membantu memperkenalkan berbagai pengetahuan ilmiah dan teknologi kepada masyarakat Jepang.

Oura Church

Oura Church merupakan gereja Katolik terkenal di Nagasaki.

Nama resminya adalah Oura Church of the Twenty-Six Martyrs.

Gereja ini mempunyai hubungan erat dengan sejarah Kekristenan di Jepang dan menjadi salah satu bangunan bersejarah penting di kota.

Hidden Christians of Nagasaki

Nagasaki mempunyai sejarah panjang mengenai komunitas Hidden Christians atau umat Kristen tersembunyi.

Ketika Kekristenan dilarang di Jepang, sebagian masyarakat tetap mempertahankan keyakinan mereka secara diam-diam selama beberapa generasi.

Warisan budaya komunitas tersebut menjadi bagian penting dari sejarah Nagasaki.

Hidden Christian Sites in the Nagasaki Region

Sejumlah situs yang berkaitan dengan komunitas Kristen tersembunyi di Nagasaki dan wilayah sekitarnya diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Situs-situs tersebut memperlihatkan sejarah komunitas Kristen yang bertahan secara rahasia selama masa pembatasan agama.

Mount Inasa

Mount Inasa merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan Kota Nagasaki dari ketinggian.

Pemandangan malam dari Gunung Inasa terkenal sangat indah karena memperlihatkan lampu kota yang dikelilingi laut dan perbukitan.

Kawasan ini menjadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama malam Nagasaki.

Peace Bell

Salah satu simbol penting Nagasaki adalah Peace Bell yang berada di kawasan Peace Park.

Lonceng tersebut menjadi simbol perdamaian dan harapan agar dunia terbebas dari tragedi perang dan senjata nuklir.

Atomic Bomb Hypocenter

Nagasaki Atomic Bomb Hypocenter menandai lokasi pusat ledakan bom atom pada 9 Agustus 1945.

Monumen di kawasan tersebut menjadi tempat peringatan sejarah dan simbol penghormatan kepada para korban.

Sasebo

Sasebo merupakan kota terbesar kedua di Prefektur Nagasaki.

Kota ini terkenal sebagai kota pelabuhan, basis maritim, serta lokasi berbagai destinasi wisata.

Sasebo juga terkenal dengan Huis Ten Bosch dan Sasebo Burger.

Huis Ten Bosch

Huis Ten Bosch merupakan taman hiburan bertema Eropa yang berada di Kota Sasebo.

Kawasan ini menampilkan bangunan bergaya Belanda, kanal, taman, hotel, restoran, serta berbagai atraksi hiburan.

Huis Ten Bosch menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Nagasaki.

Sasebo Burger

Sasebo Burger merupakan salah satu makanan khas yang identik dengan Kota Sasebo.

Budaya burger di kota ini berkembang melalui pengaruh hubungan dengan militer Amerika Serikat setelah Perang Dunia II.

Saat ini terdapat banyak restoran yang menawarkan versi Sasebo Burger dengan resep dan karakter masing-masing.

Kota Hirado

Hirado merupakan kota pulau dan kawasan bersejarah di bagian barat laut Nagasaki.

Hirado mempunyai hubungan panjang dengan perdagangan internasional dan menjadi salah satu tempat awal hubungan Jepang dengan pedagang Eropa.

Hirado Castle

Hirado Castle berada di atas bukit yang menghadap laut.

Kastil ini mempunyai hubungan erat dengan Klan Matsura yang memerintah wilayah Hirado.

Lokasinya memberikan pemandangan laut yang menarik dan memperlihatkan posisi strategis Hirado sebagai kota pelabuhan.

Hirado dan Belanda

Sebelum Dejima menjadi pusat perdagangan Belanda di Nagasaki, Hirado pernah menjadi salah satu lokasi perdagangan Belanda dan Inggris di Jepang.

Hubungan perdagangan tersebut menjadikan Hirado salah satu wilayah penting dalam sejarah awal hubungan Jepang dengan Eropa.

Shimabara

Shimabara berada di bagian timur Prefektur Nagasaki dan terletak di Semenanjung Shimabara.

Kota ini terkenal dengan Shimabara Castle, sumber air panas, serta pemandangan Gunung Unzen.

Shimabara Castle

Shimabara Castle merupakan kastil bersejarah yang menjadi salah satu landmark kota.

Kastil ini mempunyai hubungan erat dengan sejarah Domain Shimabara.

Kawasan kastil juga membantu menjelaskan sejarah konflik sosial dan agama yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Shimabara Rebellion

Shimabara Rebellion merupakan pemberontakan besar yang terjadi pada abad ke-17.

Pemberontakan tersebut melibatkan petani dan banyak penganut Kristen di wilayah Shimabara dan Amakusa.

Peristiwa ini menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Jepang pada periode Edo.

Gunung Unzen

Gunung Unzen merupakan kawasan vulkanik aktif yang berada di Semenanjung Shimabara.

Kawasan ini mempunyai sejarah aktivitas vulkanik yang panjang dan membentuk lanskap pegunungan di sekitarnya.

Unzen juga terkenal sebagai kawasan onsen dan destinasi wisata alam.

Unzen Onsen

Unzen Onsen merupakan salah satu kawasan sumber air panas terkenal di Nagasaki.

Kawasan ini mempunyai sejarah panjang sebagai tempat peristirahatan dan wisata.

Asap vulkanik dan aktivitas geothermal memberikan karakter unik pada lanskap Unzen.

Unzen Jigoku

Unzen Jigoku atau Unzen Hell merupakan kawasan geothermal dengan uap panas, kolam air panas, dan aktivitas vulkanik.

Nama "Jigoku" berarti "neraka", sebuah istilah yang sering digunakan untuk kawasan geothermal di Jepang yang mengeluarkan uap dan air panas.

Isahaya

Isahaya merupakan salah satu kota penting di bagian tengah Nagasaki.

Kota ini berada di antara berbagai kawasan perkotaan, pegunungan, dan pesisir.

Isahaya juga mempunyai peranan penting dalam pertanian dan transportasi di bagian tengah prefektur.

Omura

Omura berada di dekat Teluk Omura dan merupakan salah satu kota penting di bagian timur Nagasaki.

Kota ini mempunyai hubungan sejarah dengan keluarga Omura serta sejarah awal masuknya Kekristenan ke Jepang.

Omura Bay

Omura Bay merupakan teluk besar yang dikelilingi oleh daratan Nagasaki.

Teluk ini memberikan karakter geografis yang khas bagi wilayah timur prefektur.

Tsushima

Tsushima merupakan pulau besar yang berada di antara Kyushu dan Semenanjung Korea.

Lokasinya sangat strategis sehingga sepanjang sejarah Tsushima mempunyai hubungan kuat dengan Korea dan perdagangan internasional.

Pulau ini juga terkenal dengan alam yang relatif liar dan hutan yang luas.

Tsushima dan Korea

Karena letaknya yang berada di antara Jepang dan Korea, Tsushima memainkan peranan penting dalam hubungan diplomatik dan perdagangan kedua wilayah.

Pada masa lalu, Tsushima menjadi basis Klan Sō yang berperan dalam hubungan Jepang-Korea.

Iki Island

Iki Island berada di antara Kyushu dan Tsushima.

Pulau ini mempunyai sejarah panjang sebagai bagian dari jalur pelayaran antara Jepang dan Semenanjung Korea.

Selain sejarah, Iki terkenal dengan pantai, pemandangan laut, dan produk pertanian.

Goto Islands

Goto Islands merupakan kelompok pulau di sebelah barat Prefektur Nagasaki.

Kepulauan ini terkenal dengan alam, pantai, gereja bersejarah, serta komunitas Hidden Christians.

Beberapa situs Kristen tersembunyi di wilayah Goto menjadi bagian dari warisan budaya yang diakui UNESCO.

Fukue Island

Fukue Island merupakan pulau utama dalam Kepulauan Goto dan menjadi bagian dari Kota Goto.

Pulau ini mempunyai pantai, kawasan pedesaan, gereja, dan berbagai situs sejarah.

Gunkanjima

Gunkanjima, atau Hashima Island, merupakan salah satu pulau paling terkenal di Nagasaki.

Pulau ini pernah menjadi pusat pertambangan batu bara bawah laut dan dihuni oleh banyak pekerja serta keluarga mereka.

Ketika tambang ditutup pada tahun 1974, pulau tersebut ditinggalkan.

Hashima Island

Hashima sering disebut Gunkanjima karena bentuk pulau dan bangunan padatnya dari kejauhan menyerupai kapal perang.

Bangunan-bangunan beton yang ditinggalkan membuat pulau ini menjadi salah satu situs industri paling unik di Jepang.

Hashima merupakan bagian dari Sites of Japan's Meiji Industrial Revolution yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Nagasaki dan Revolusi Industri Jepang

Sejarah Nagasaki juga berkaitan erat dengan modernisasi industri Jepang.

Kawasan Glover dan Mitsubishi memainkan peranan dalam perkembangan industri modern, terutama perkapalan dan manufaktur.

Warisan industri tersebut menjadi bagian dari sejarah industrialisasi Jepang pada era Meiji.

Mitsubishi Nagasaki

Mitsubishi mempunyai sejarah panjang di Nagasaki.

Galangan kapal Nagasaki berkembang menjadi salah satu pusat industri perkapalan penting Jepang.

Perkembangan industri tersebut membantu menjadikan Nagasaki salah satu kota industri dan pelabuhan utama Jepang.

Nagasaki Champon

Nagasaki Champon merupakan salah satu makanan khas paling terkenal dari Nagasaki.

Hidangan ini berupa mi dengan kuah yang dipadukan dengan berbagai bahan seperti makanan laut, daging, sayuran, dan bahan lainnya.

Champon mempunyai hubungan dengan komunitas Tionghoa di Nagasaki dan memperlihatkan pengaruh budaya kuliner Asia Timur.

Nagasaki Castella

Nagasaki Castella merupakan kue spons yang sangat identik dengan Nagasaki.

Kue ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan hubungan perdagangan Jepang dengan Eropa.

Castella kemudian berkembang menjadi salah satu oleh-oleh paling terkenal dari Nagasaki.

Nagasaki Chinatown

Nagasaki Shinchi Chinatown merupakan salah satu kawasan Chinatown terkenal di Jepang.

Kawasan ini mempunyai hubungan panjang dengan komunitas pedagang Tionghoa yang tinggal dan berdagang di Nagasaki.

Saat ini Chinatown menjadi salah satu pusat kuliner dan budaya yang populer.

Nagasaki Lantern Festival

Nagasaki Lantern Festival merupakan festival yang memperlihatkan kuatnya pengaruh budaya Tionghoa di kota ini.

Selama festival, berbagai kawasan kota dihiasi ribuan lentera dan dekorasi berwarna-warni.

Festival ini biasanya berlangsung pada periode Tahun Baru Imlek dan menjadi salah satu acara budaya terbesar di Nagasaki.

Nagasaki Kunchi

Nagasaki Kunchi merupakan festival tradisional terkenal yang diselenggarakan di Nagasaki.

Festival ini memiliki sejarah panjang dan menampilkan berbagai pertunjukan yang memperlihatkan perpaduan budaya Jepang, Tionghoa, dan Eropa.

Pengaruh internasional tersebut mencerminkan sejarah Nagasaki sebagai kota pelabuhan.

Pelabuhan Nagasaki

Nagasaki Port merupakan salah satu bagian penting dari sejarah kota.

Pelabuhan ini menjadi pintu masuk perdagangan internasional selama berabad-abad dan membantu membentuk karakter Nagasaki sebagai kota kosmopolitan.

Jembatan Megane

Meganebashi atau Spectacles Bridge merupakan salah satu landmark terkenal Kota Nagasaki.

Jembatan batu ini melintasi Sungai Nakashima dan jika dilihat dari sudut tertentu, pantulan lengkungan jembatan di air terlihat seperti sepasang kacamata.

Nagasaki dan Agama

Nagasaki mempunyai sejarah agama yang sangat kompleks.

Selain kuil Buddha dan shrine Shinto, kota ini mempunyai gereja dan peninggalan komunitas Kristen yang berkembang sejak kedatangan misionaris Eropa.

Perpaduan tersebut menjadikan Nagasaki salah satu kota Jepang dengan warisan keagamaan paling beragam.

Prefektur Kepulauan

Salah satu karakter geografis paling menarik dari Nagasaki adalah banyaknya pulau.

Tsushima, Iki, Goto, serta pulau-pulau kecil lainnya membentuk bagian penting dari wilayah prefektur.

Kondisi geografis tersebut membuat Nagasaki mempunyai banyak pantai, teluk, pelabuhan, dan ekosistem pesisir.

Perikanan di Nagasaki

Dengan garis pantai yang sangat panjang dan banyak pulau, perikanan menjadi salah satu sektor penting di Nagasaki.

Berbagai jenis ikan dan hasil laut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir dan kuliner lokal.

Pertanian Nagasaki

Meskipun wilayahnya banyak pegunungan dan pulau, Nagasaki juga mempunyai sektor pertanian yang penting.

Produk pertanian yang terkenal antara lain:

  • Kentang
  • Jeruk
  • Sayuran
  • Beras
  • Teh
  • Produk peternakan

Nagasaki pada Musim Semi

Musim semi merupakan waktu yang menarik untuk mengunjungi Nagasaki.

Berbagai taman, kuil, dan kawasan bersejarah menjadi semakin indah ketika bunga sakura bermekaran.

Kawasan Nagasaki Castle, Peace Park, dan berbagai destinasi lainnya dapat dikunjungi dengan suasana yang lebih sejuk.

Nagasaki pada Musim Panas

Musim panas cocok untuk menikmati kawasan kepulauan seperti Goto, Iki, dan Tsushima.

Pantai, laut, aktivitas outdoor, dan wisata pulau menjadi daya tarik utama.

Nagasaki pada Musim Gugur

Musim gugur cocok untuk mengunjungi kawasan pegunungan seperti Unzen.

Daun musim gugur memberikan warna yang menarik di kawasan pegunungan dan taman.

Nagasaki pada Musim Dingin

Musim dingin merupakan waktu yang menarik untuk menikmati kuliner dan onsen.

Unzen Onsen, Nagasaki Champon, Castella, serta berbagai festival musim dingin menjadi daya tarik tambahan.

Fakta Menarik tentang Prefektur Nagasaki

  1. Nagasaki berada di Pulau Kyushu.
  2. Nagasaki berada di bagian barat laut Kyushu.
  3. Nagasaki berbatasan darat dengan Prefektur Saga.
  4. Sebagian besar wilayah Nagasaki dikelilingi laut.
  5. Luas daratan Nagasaki sekitar 4.130,98 km².
  6. Nagasaki mempunyai garis pantai sekitar 4.170 km.
  7. Nagasaki memiliki 21 pemerintah daerah.
  8. Terdapat 13 kota dan 8 kota kecil.
  9. Nagasaki tidak memiliki desa.
  10. Kota Nagasaki merupakan ibu kota prefektur.
  11. Populasi Nagasaki mencapai 1.221.550 jiwa per 1 Juli 2026.
  12. Sasebo merupakan kota terbesar kedua di prefektur.
  13. Dejima merupakan simbol penting sejarah perdagangan internasional Jepang.
  14. Nagasaki menjadi salah satu pusat perkembangan Rangaku.
  15. Glover Garden mempunyai bangunan bersejarah dari era modernisasi Jepang.
  16. Thomas Glover mempunyai hubungan erat dengan sejarah industri Nagasaki.
  17. Nagasaki Atomic Bomb Museum mengenang tragedi bom atom 1945.
  18. Nagasaki Peace Park merupakan simbol perdamaian.
  19. Mount Inasa terkenal dengan pemandangan malam Kota Nagasaki.
  20. Oura Church merupakan gereja bersejarah terkenal.
  21. Nagasaki mempunyai sejarah Hidden Christians.
  22. Gunkanjima merupakan bekas pulau tambang batu bara.
  23. Hashima Island merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
  24. Sasebo terkenal dengan Huis Ten Bosch.
  25. Sasebo Burger merupakan makanan khas kota.
  26. Hirado mempunyai sejarah perdagangan dengan Eropa.
  27. Shimabara mempunyai sejarah Shimabara Rebellion.
  28. Gunung Unzen merupakan kawasan vulkanik aktif.
  29. Unzen Onsen merupakan salah satu kawasan onsen terkenal.
  30. Tsushima berada di antara Jepang dan Semenanjung Korea.
  31. Iki Island berada di antara Kyushu dan Tsushima.
  32. Goto Islands berada di sebelah barat Nagasaki.
  33. Nagasaki Champon merupakan kuliner khas Nagasaki.
  34. Nagasaki Castella merupakan oleh-oleh terkenal.
  35. Nagasaki Shinchi Chinatown merupakan kawasan Chinatown terkenal.
  36. Nagasaki Lantern Festival memperlihatkan pengaruh budaya Tionghoa.
  37. Nagasaki Kunchi merupakan festival tradisional terkenal.

Apakah Prefektur Nagasaki Sama dengan Kota Nagasaki?

Tidak.

Kota Nagasaki merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari 13 kota yang berada di Prefektur Nagasaki.

Prefektur Nagasaki jauh lebih luas daripada Kota Nagasaki dan mencakup Sasebo, Hirado, Shimabara, Isahaya, Omura, Tsushima, Iki, Goto, Unzen, Minamishimabara, serta berbagai wilayah kepulauan lainnya.

Secara keseluruhan terdapat 13 kota dan 8 kota kecil di Prefektur Nagasaki.

Mengapa Prefektur Nagasaki Menarik?

Nagasaki mempunyai kombinasi daya tarik yang sangat beragam:

  • Sejarah internasional: Dejima, Glover Garden, dan Hirado.
  • Sejarah perang: Nagasaki Peace Park dan Atomic Bomb Museum.
  • Budaya: Nagasaki Kunchi dan Nagasaki Lantern Festival.
  • Agama: Oura Church dan warisan Hidden Christians.
  • Alam: Gunung Unzen, Goto, Iki, dan Tsushima.
  • Industri: Gunkanjima dan warisan industri Mitsubishi.
  • Kuliner: Champon, Castella, Sasebo Burger, dan makanan laut.
  • Onsen: Unzen Onsen.

Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Nagasaki

  • Musim semi: cocok untuk menikmati sakura dan kawasan sejarah.
  • Musim panas: cocok untuk menjelajahi Goto, Iki, Tsushima, dan berbagai pantai.
  • Musim gugur: cocok untuk menikmati warna daun di kawasan Unzen dan pegunungan.
  • Musim dingin: cocok untuk menikmati onsen, kuliner, serta berbagai festival.

Prefektur Nagasaki

Prefektur Nagasaki merupakan salah satu wilayah paling unik di Jepang karena memadukan sejarah internasional, kepulauan, budaya, agama, industri, dan alam dalam satu wilayah.

Dengan luas daratan sekitar 4.130,98 km² dan garis pantai sekitar 4.170 kilometer, Nagasaki mempunyai karakter geografis yang sangat kuat.

Secara administratif, Nagasaki mempunyai 21 pemerintah daerah, terdiri dari 13 kota dan 8 kota kecil.

Jumlah penduduk berdasarkan estimasi resmi per 1 Juli 2026 mencapai 1.221.550 jiwa. Angka ini dapat diperbarui secara berkala karena Pemerintah Prefektur Nagasaki menerbitkan estimasi populasi setiap bulan.

Namun, daya tarik Nagasaki jauh lebih luas daripada data statistik. Kota Nagasaki memperlihatkan sejarah perdagangan internasional melalui Dejima dan Glover Garden, sementara Peace Park dan Atomic Bomb Museum menjadi pengingat penting mengenai sejarah Perang Dunia II.

Di luar ibu kota, Sasebo menawarkan Huis Ten Bosch, Hirado memiliki sejarah perdagangan dengan Eropa, Shimabara dan Unzen menawarkan sejarah serta lanskap vulkanik, sementara Tsushima, Iki, dan Goto menghadirkan kehidupan kepulauan yang unik.

Dari Dejima dan Gunkanjima hingga Nagasaki Peace Park, Glover Garden, Huis Ten Bosch, Gunung Unzen, Tsushima, Iki, dan Kepulauan Goto, Prefektur Nagasaki memperlihatkan sisi Jepang yang sangat berbeda dan penuh sejarah.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Kyushu lebih dalam, Nagasaki merupakan salah satu prefektur yang sangat layak dimasukkan ke dalam daftar perjalanan.

Daftar 47 Prefektur Jepang, Luas Wilayah, Kota dan Fakta Menarik

Mengenal Prefektur Jepang

Mengenal Kepulauan Jepang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama