Prefektur Yamaguchi merupakan wilayah paling barat di Pulau Honshu, Jepang. Letaknya yang strategis membuat Yamaguchi sejak dahulu menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan Jepang bagian barat dengan Kyushu dan wilayah Asia Timur.
Prefektur ini memiliki pemandangan alam yang beragam karena dikelilingi oleh laut di tiga sisi. Yamaguchi memiliki garis pantai yang menghadap Laut Jepang, Laut Pedalaman Seto, dan Selat Kanmon.
Selain alam, Yamaguchi juga terkenal karena sejarahnya. Kota Hagi, misalnya, memiliki hubungan erat dengan sejarah samurai dan Restorasi Meiji. Sementara itu, Kota Shimonoseki dikenal karena lokasinya yang berada di dekat Selat Kanmon dan hubungan panjangnya dengan perdagangan serta sejarah Jepang.
Yamaguchi juga mempunyai berbagai destinasi terkenal seperti Jembatan Kintai, Kuil Motonosumi, Akiyoshidai, Akiyoshido, Hagi, Rurikoji Temple, dan Selat Kanmon.
Secara administratif, Prefektur Yamaguchi memiliki 13 kota dan 6 kota kecil, dengan total 19 pemerintah daerah.
Di Mana Letak Prefektur Yamaguchi?
Prefektur Yamaguchi berada di ujung paling barat Pulau Honshu.
Di sebelah timur, Yamaguchi berbatasan dengan Hiroshima dan Shimane.
Sementara itu, bagian baratnya dipisahkan dari Pulau Kyushu oleh Selat Kanmon.
Posisi tersebut membuat Yamaguchi menjadi salah satu pintu gerbang penting antara Honshu dan Kyushu.
Berapa Luas Prefektur Yamaguchi?
Prefektur Yamaguchi memiliki luas sekitar 6.112,55 km².
Wilayahnya terdiri dari pegunungan, dataran, kawasan pertanian, hutan, garis pantai, serta berbagai pulau kecil.
Salah satu karakter geografis paling menarik adalah Yamaguchi memiliki laut di tiga arah sehingga wilayah pesisirnya sangat panjang dibandingkan ukuran prefekturnya.
Berapa Populasi Prefektur Yamaguchi?
Jumlah penduduk Yamaguchi berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan estimasi resmi terbaru, Prefektur Yamaguchi memiliki 1.251.246 jiwa per 1 Juli 2026. Angka tersebut terdiri dari 596.023 laki-laki dan 655.223 perempuan.
Pemerintah Yamaguchi menerbitkan data populasi setiap bulan. Estimasi tersebut dihitung dengan memperbarui data sensus menggunakan kelahiran, kematian, perpindahan masuk, dan perpindahan keluar.
Karena populasi bersifat dinamis, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa harus mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Yamaguchi?
Prefektur Yamaguchi memiliki 19 pemerintah daerah:
- 13 kota
- 6 kota kecil
Tidak ada pemerintah daerah berstatus desa di Prefektur Yamaguchi.
Daftar 13 Kota di Prefektur Yamaguchi
- Shimonoseki
- Ube
- Yamaguchi
- Hagi
- Hofu
- Kudamatsu
- Iw akuni
- Hikari
- Nagato
- Yanai
- Mine
- Shunan
- Sanyo-Onoda
Daftar 6 Kota Kecil di Prefektur Yamaguchi
- Suō-Ōshima
- Waki
- Kamigōri
- T abuse
- Hirao
- Abu
Enam kota kecil tersebut tersebar di kawasan pesisir, kepulauan, dan pedalaman Yamaguchi.
Kota Yamaguchi: Ibu Kota Prefektur
Kota Yamaguchi merupakan ibu kota Prefektur Yamaguchi.
Kota ini berada di bagian tengah prefektur dan menjadi pusat pemerintahan serta salah satu pusat budaya Yamaguchi.
Yamaguchi mempunyai sejarah panjang dan pernah menjadi pusat perkembangan budaya yang mendapat pengaruh kuat dari hubungan Jepang dengan Asia Timur.
Rurikoji Temple
Rurikoji Temple merupakan salah satu tempat bersejarah paling terkenal di Kota Yamaguchi.
Kuil ini terkenal karena memiliki pagoda lima tingkat yang menjadi salah satu simbol kota.
Pagoda tersebut merupakan bagian dari kompleks Kozan Park.
Five-Story Pagoda Yamaguchi
Five-Story Pagoda di Rurikoji Temple merupakan salah satu pagoda kayu bersejarah yang terkenal di Jepang.
Bangunannya memiliki desain tradisional yang sangat indah dan menjadi salah satu contoh arsitektur Buddha Jepang.
Kawasan ini juga sangat menarik dikunjungi pada musim semi ketika bunga sakura bermekaran.
Hagi
Hagi merupakan salah satu kota bersejarah paling terkenal di Yamaguchi.
Kota ini berkembang sebagai kota kastil dan memiliki hubungan erat dengan Klan Mori.
Hagi juga memainkan peran penting dalam sejarah Jepang menjelang Restorasi Meiji.
Hagi Castle Ruins
Hagi Castle Ruins merupakan peninggalan kastil yang dahulu menjadi pusat pemerintahan wilayah Hagi.
Meskipun bangunan kastil utama sudah tidak ada, tembok batu dan lingkungan bersejarahnya masih dapat ditemukan.
Hagi Historic Town
Kawasan kota tua Hagi memiliki banyak rumah samurai, kediaman pedagang, jalan sempit, dan bangunan tradisional.
Karakter kota yang relatif masih terjaga membuat Hagi menjadi salah satu destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin melihat suasana Jepang pada masa feodal.
Hagi dan Restorasi Meiji
Hagi mempunyai hubungan sangat kuat dengan tokoh-tokoh yang berperan dalam Restorasi Meiji.
Beberapa tokoh dari wilayah Choshu, yang sekarang menjadi bagian dari Yamaguchi, berperan penting dalam perubahan politik Jepang pada abad ke-19.
Karena itu, Hagi menjadi salah satu tempat penting untuk memahami sejarah transisi Jepang dari zaman feodal menuju negara modern.
Shoka Sonjuku
Shoka Sonjuku merupakan sekolah swasta yang didirikan oleh Yoshida Shoin.
Sekolah ini terkenal karena melahirkan atau memengaruhi sejumlah tokoh yang kemudian berperan dalam Restorasi Meiji.
Situs tersebut kini menjadi bagian penting dari sejarah pendidikan dan politik Jepang modern.
World Heritage Site di Hagi
Beberapa situs di Hagi termasuk dalam kawasan Sites of Japan's Meiji Industrial Revolution yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Warisan tersebut menunjukkan bagaimana Jepang mengalami transformasi industri dan sosial pada periode Meiji.
Shimonoseki
Shimonoseki merupakan kota terbesar di Prefektur Yamaguchi berdasarkan populasi.
Kota ini berada di ujung barat Honshu dan menghadap langsung ke Selat Kanmon.
Lokasinya membuat Shimonoseki sejak dahulu menjadi pusat perdagangan, transportasi, pelayaran, dan perikanan.
Selat Kanmon
Selat Kanmon memisahkan Pulau Honshu dari Pulau Kyushu.
Di sisi Honshu terdapat Shimonoseki, sedangkan di sisi Kyushu terdapat Kitakyushu.
Selat ini merupakan salah satu jalur laut penting di Jepang.
Kanmon Bridge
Kanmon Bridge merupakan jembatan besar yang menghubungkan Honshu dengan Kyushu melalui kawasan Selat Kanmon.
Jembatan ini menjadi salah satu landmark penting di wilayah Shimonoseki.
Akama Shrine
Akama Shrine berada di Shimonoseki dan memiliki hubungan erat dengan sejarah klan Taira.
Kuil ini didedikasikan kepada Antoku, kaisar Jepang yang meninggal dalam Pertempuran Dan-no-ura pada akhir Perang Genpei.
Battle of Dan-no-ura
Pertempuran Dan-no-ura merupakan salah satu pertempuran paling terkenal dalam sejarah Jepang.
Pertempuran tersebut terjadi pada tahun 1185 dan menjadi salah satu titik akhir konflik antara klan Minamoto dan Taira.
Lokasi pertempuran berada di sekitar Selat Kanmon.
Fugu: Kuliner Ikonik Shimonoseki
Fugu atau ikan buntal merupakan salah satu makanan yang sangat identik dengan Shimonoseki.
Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan konsumsi fugu paling terkenal di Jepang.
Hidangan fugu harus dipersiapkan oleh tenaga yang memiliki kualifikasi khusus karena beberapa bagian ikan mengandung racun.
Karato Market
Karato Market merupakan pasar makanan laut terkenal di Shimonoseki.
Pengunjung dapat menemukan berbagai hasil laut segar, termasuk fugu dan sushi.
Pada waktu tertentu, pasar ini juga menjadi tujuan populer untuk menikmati hidangan laut dengan suasana lokal.
Kintai Bridge
Kintai Bridge merupakan salah satu jembatan bersejarah paling terkenal di Jepang.
Jembatan ini berada di Kota Iwakuni dan memiliki desain lengkung kayu yang sangat khas.
Lima lengkungan besar menjadi ciri utama Kintai Bridge.
Kintai Bridge dan Iwakuni Castle
Kintai Bridge berada di kawasan yang terhubung dengan Iwakuni Castle melalui jalur ropeway.
Dari area kastil, pengunjung dapat melihat Kota Iwakuni dan Sungai Nishiki.
Kombinasi jembatan, sungai, kastil, dan pegunungan menjadikan kawasan ini salah satu pemandangan paling terkenal di Yamaguchi.
Iwakuni Castle
Iwakuni Castle berada di atas Gunung Yokoyama.
Kastil ini dibangun pada awal periode Edo dan menjadi pusat pemerintahan wilayah Iwakuni.
Bangunan kastil yang sekarang merupakan rekonstruksi, tetapi kawasan sekitarnya masih mempertahankan nilai sejarah yang kuat.
Nishiki River
Sungai Nishiki mengalir di kawasan Iwakuni dan menjadi bagian penting dari lanskap Kintai Bridge.
Pemandangan sungai, pepohonan, dan pegunungan membuat kawasan tersebut sangat menarik terutama pada musim semi dan musim gugur.
Motonosumi Shrine
Motonosumi Shrine merupakan salah satu kuil paling fotogenik di Prefektur Yamaguchi.
Kuil ini terkenal karena memiliki deretan panjang torii merah yang mengikuti lereng menuju tebing di tepi Laut Jepang.
Pemandangan torii merah dengan laut biru di belakangnya menjadi salah satu gambar paling terkenal dari Yamaguchi.
Motonosumi Shrine dan Laut Jepang
Lokasi Motonosumi Shrine berada di kawasan pesisir Nagato.
Di bagian bawah kawasan kuil terdapat tebing dan laut terbuka sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang dramatis.
Senjojiki
Senjojiki merupakan kawasan dataran tinggi di Kota Nagato.
Dari tempat ini pengunjung dapat menikmati panorama Laut Jepang, terutama ketika cuaca cerah.
Perpaduan padang rumput, bukit, dan laut membuat Senjojiki menjadi salah satu destinasi alam menarik di Yamaguchi.
Akiyoshidai
Akiyoshidai merupakan salah satu kawasan karst paling terkenal di Jepang.
Kawasan ini memiliki padang rumput luas yang dihiasi batu kapur dan bukit-bukit kecil.
Pemandangan Akiyoshidai sangat berbeda dari lanskap kota Jepang yang padat.
Akiyoshido Cave
Di bawah Akiyoshidai terdapat Akiyoshido, salah satu gua batu kapur terbesar dan terpanjang di Jepang.
Gua ini memiliki stalaktit, stalagmit, sungai bawah tanah, serta berbagai formasi batu kapur yang terbentuk selama ribuan hingga jutaan tahun.
Akiyoshido dan Geologi
Akiyoshido memberikan gambaran mengenai proses geologi yang membentuk kawasan karst Yamaguchi.
Air yang meresap melalui batu kapur secara perlahan membentuk ruang bawah tanah dan berbagai formasi batuan.
Kawasan Akiyoshidai dan Akiyoshido menjadi salah satu destinasi terbaik untuk menikmati wisata alam dan geologi di Jepang.
Yamaguchi dan Tiga Laut
Salah satu fakta geografis menarik tentang Yamaguchi adalah prefektur ini memiliki garis pantai yang menghadap ke tiga kawasan perairan.
- Laut Jepang
- Laut Pedalaman Seto
- Laut Hibiki atau kawasan Selat Kanmon
Kondisi geografis tersebut membuat Yamaguchi memiliki karakter pesisir yang sangat beragam.
Hofu
Hofu merupakan kota bersejarah di bagian selatan Yamaguchi.
Kota ini terkenal dengan Hofu Tenmangu, salah satu kuil Tenmangu penting di Jepang.
Hofu Tenmangu
Hofu Tenmangu merupakan kuil yang didedikasikan kepada Sugawara no Michizane, tokoh yang sering dikaitkan dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Kuil ini menjadi salah satu tujuan populer bagi pelajar dan orang yang berdoa untuk keberhasilan akademik.
Ube
Ube merupakan salah satu kota industri penting di Yamaguchi.
Kota ini berkembang melalui industri kimia, manufaktur, energi, dan sektor terkait lainnya.
Selain industri, Ube juga memiliki berbagai taman dan fasilitas budaya.
Shunan
Shunan berada di pesisir Laut Pedalaman Seto dan memiliki kawasan industri besar.
Kota ini merupakan salah satu pusat industri dan energi penting di Yamaguchi.
Pelabuhan dan kawasan industri menjadi bagian penting dari perekonomian kota.
Yanai
Yanai merupakan kota kecil bersejarah di bagian tenggara Yamaguchi.
Kawasan kota tua Yanai terkenal dengan bangunan tradisional berdinding putih dan pola ikanigo yang menjadi ciri khas lokal.
White Wall District Yanai
Kawasan Shirakabe no Machinami di Yanai memiliki bangunan tradisional berdinding putih.
Jalan tersebut mempertahankan suasana kota perdagangan Jepang pada masa lalu.
Yanai juga dikenal dengan kerajinan tradisional dan festival lokalnya.
Hikari
Hikari merupakan kota pesisir yang berada di bagian tenggara Yamaguchi.
Kota ini memiliki pantai, kawasan industri, serta taman dan ruang terbuka yang menarik.
Hikari juga mempunyai hubungan dengan perkembangan industri modern di Yamaguchi.
Mine
Mine merupakan kota yang terkenal karena berada dekat dengan kawasan Akiyoshidai dan Akiyoshido.
Wilayahnya memiliki banyak kawasan karst dan bentang alam yang unik.
Mine merupakan salah satu pusat wisata alam Yamaguchi.
Yamaguchi dan Kerajinan Tradisional
Yamaguchi memiliki berbagai kerajinan tradisional yang telah berkembang selama berabad-abad.
Beberapa yang terkenal adalah:
- Hagi-yaki
- Ouchi-nuri
- Akama inkstone
Hagi-yaki
Hagi-yaki merupakan salah satu keramik tradisional Jepang yang terkenal.
Keramik ini memiliki sejarah panjang yang berhubungan dengan keluarga Mori dan perkembangan budaya teh.
Hagi-yaki terkenal karena teksturnya yang lembut serta perubahan karakter glasir seiring waktu.
Yamaguchi dan Sake
Yamaguchi juga memiliki tradisi pembuatan sake.
Salah satu merek sake yang terkenal dari prefektur ini adalah Dassai, yang diproduksi oleh Asahi Shuzo di kawasan Iwakuni.
Dassai kemudian menjadi salah satu sake Jepang yang dikenal luas di berbagai negara.
Yamaguchi dan Fugu
Selain sake, fugu merupakan salah satu produk kuliner yang sangat identik dengan Yamaguchi.
Shimonoseki secara khusus dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan fugu di Jepang.
Yamaguchi dan Ikan Laut
Karena dikelilingi laut, Yamaguchi mempunyai kekayaan hasil perikanan.
Beberapa hasil laut yang dikenal dari wilayah ini antara lain fugu, ikan tenggiri, cumi-cumi, uni, udang, dan berbagai jenis ikan Laut Jepang serta Laut Pedalaman Seto.
Yamaguchi dan Buah
Selain hasil laut, Yamaguchi menghasilkan berbagai produk pertanian dan buah.
Beberapa produk lokal yang dikenal antara lain natsumikan, apel, pir, jeruk, beras, dan sayuran.
Natsumikan
Natsumikan merupakan salah satu buah yang sangat identik dengan Yamaguchi.
Buah jeruk ini memiliki rasa segar dengan perpaduan manis dan asam.
Hagi menjadi salah satu kawasan yang terkenal dengan produksi natsumikan.
Choshu dan Sejarah Jepang
Sebelum menjadi Prefektur Yamaguchi modern, sebagian besar wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Nagato dan Suo.
Pada periode Edo, wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan Klan Mori dan dikenal sebagai domain Choshu.
Choshu kemudian memainkan peran besar dalam perubahan politik Jepang menjelang Restorasi Meiji.
Tokoh dari Yamaguchi
Yamaguchi memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh penting dalam sejarah modern Jepang.
Tokoh-tokoh dari wilayah Choshu berperan dalam gerakan yang kemudian menggulingkan pemerintahan Tokugawa dan mendukung pembentukan pemerintahan Meiji.
Yamaguchi dan Restorasi Meiji
Sejarah Restorasi Meiji tidak dapat dipisahkan dari peran Choshu dan Satsuma.
Karena itu, Yamaguchi menjadi salah satu wilayah penting untuk memahami bagaimana Jepang berubah dari sistem feodal menjadi negara modern.
Yamaguchi pada Musim Semi
Musim semi merupakan salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Yamaguchi.
Kintai Bridge, Rurikoji Temple, Hagi, dan berbagai taman dipenuhi bunga sakura.
Kawasan pedesaan juga mulai berubah menjadi hijau setelah musim dingin berakhir.
Yamaguchi pada Musim Panas
Musim panas cocok untuk menjelajahi kawasan pesisir dan Laut Jepang.
Motonosumi Shrine, Senjojiki, Akiyoshidai, dan berbagai pantai menjadi pilihan menarik untuk menikmati alam.
Yamaguchi pada Musim Gugur
Musim gugur menghadirkan warna merah, kuning, dan oranye di berbagai kawasan pegunungan.
Kintai Bridge dan kawasan kuil menjadi sangat menarik ketika pepohonan mulai berubah warna.
Yamaguchi pada Musim Dingin
Musim dingin cocok untuk menikmati kuliner khas seperti fugu dan berbagai hasil laut.
Kawasan pegunungan seperti Akiyoshidai juga dapat menghadirkan suasana yang berbeda ketika suhu turun.
Fakta Menarik tentang Prefektur Yamaguchi
- Yamaguchi berada di ujung paling barat Pulau Honshu.
- Yamaguchi merupakan bagian dari wilayah Chugoku.
- Yamaguchi berbatasan dengan Hiroshima dan Shimane.
- Yamaguchi dipisahkan dari Kyushu oleh Selat Kanmon.
- Yamaguchi memiliki garis pantai yang menghadap beberapa kawasan perairan.
- Luas Yamaguchi sekitar 6.112,55 km².
- Yamaguchi memiliki 19 pemerintah daerah.
- Terdapat 13 kota dan 6 kota kecil.
- Kota Yamaguchi merupakan ibu kota prefektur.
- Shimonoseki merupakan kota dengan populasi terbesar di Yamaguchi.
- Yamaguchi memiliki populasi sekitar 1,25 juta jiwa berdasarkan estimasi Juli 2026.
- Hagi merupakan kota bersejarah yang berkaitan dengan Klan Mori.
- Hagi mempunyai hubungan kuat dengan Restorasi Meiji.
- Shoka Sonjuku didirikan oleh Yoshida Shoin.
- Beberapa situs Hagi termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.
- Kintai Bridge berada di Kota Iwakuni.
- Kintai Bridge memiliki lima lengkungan kayu.
- Iwakuni Castle berada di atas Gunung Yokoyama.
- Motonosumi Shrine terkenal dengan deretan torii merah.
- Akiyoshidai merupakan kawasan karst terkenal di Jepang.
- Akiyoshido merupakan gua batu kapur besar di bawah Akiyoshidai.
- Shimonoseki terkenal dengan kuliner fugu.
- Karato Market merupakan pasar makanan laut terkenal di Shimonoseki.
- Selat Kanmon memisahkan Honshu dan Kyushu.
- Hofu Tenmangu merupakan salah satu kuil Tenmangu terkenal.
- Hagi-yaki merupakan keramik tradisional terkenal dari Yamaguchi.
- Dassai merupakan sake terkenal yang berasal dari Yamaguchi.
- Natsumikan merupakan salah satu buah khas Yamaguchi.
- Yamaguchi mempunyai sejarah penting dalam Restorasi Meiji.
- Yamaguchi dikenal sebagai salah satu wilayah Jepang yang kaya akan sejarah, alam, dan kuliner.
Apakah Prefektur Yamaguchi Sama dengan Kota Yamaguchi?
Tidak.
Kota Yamaguchi merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari 13 kota yang berada di Prefektur Yamaguchi.
Selain Kota Yamaguchi, terdapat Shimonoseki, Ube, Hagi, Hofu, Kudamatsu, Iwakuni, Hikari, Nagato, Yanai, Mine, Shunan, dan Sanyo-Onoda.
Prefektur Yamaguchi juga memiliki enam kota kecil yang tersebar di wilayah pesisir, pedalaman, dan kepulauan.
Mengapa Prefektur Yamaguchi Menarik?
Yamaguchi mempunyai kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Sejarah: Hagi, Choshu, dan Restorasi Meiji.
- Budaya: Hagi-yaki, Rurikoji Temple, dan Hofu Tenmangu.
- Alam: Akiyoshidai, Akiyoshido, dan pesisir Laut Jepang.
- Arsitektur: Kintai Bridge dan pagoda Rurikoji.
- Kuliner: fugu, hasil laut, natsumikan, dan sake.
- Pesisir: Motonosumi Shrine, Selat Kanmon, dan Laut Pedalaman Seto.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Yamaguchi
- Musim semi: cocok untuk sakura di Kintai Bridge, Hagi, dan Yamaguchi City.
- Musim panas: cocok untuk menikmati pantai, Laut Jepang, dan Akiyoshidai.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di kawasan pegunungan dan kuil.
- Musim dingin: cocok untuk menikmati fugu dan kuliner laut.
Prefektur Yamaguchi
Prefektur Yamaguchi merupakan salah satu wilayah Jepang yang memiliki perpaduan kuat antara sejarah, budaya, alam, dan kuliner.
Dengan luas sekitar 6.112,55 km², Yamaguchi memiliki 19 pemerintah daerah yang terdiri dari 13 kota dan 6 kota kecil.
Jumlah penduduknya tercatat sebanyak 1.251.246 jiwa per 1 Juli 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Yamaguchi.
Namun, daya tarik Yamaguchi jauh lebih luas daripada Kota Yamaguchi. Hagi menawarkan sejarah samurai dan Restorasi Meiji, Iwakuni memiliki Kintai Bridge, Shimonoseki terkenal dengan fugu dan Selat Kanmon, sedangkan Nagato memiliki Motonosumi Shrine yang dramatis di tepi Laut Jepang.
Di kawasan pedalaman, Akiyoshidai dan Akiyoshido menawarkan bentang alam karst yang unik, sementara berbagai kota pesisir memperlihatkan hubungan kuat Yamaguchi dengan laut.
Dari kota samurai Hagi hingga Selat Kanmon, dari Kintai Bridge hingga torii merah Motonosumi Shrine, Prefektur Yamaguchi memperlihatkan sisi Jepang yang kaya akan sejarah, tradisi, alam, dan kuliner.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar destinasi populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Yamaguchi merupakan salah satu prefektur yang sangat menarik untuk dimasukkan ke dalam perjalanan.
