Prefektur Oita merupakan salah satu prefektur di Pulau Kyushu, Jepang. Wilayah ini sangat terkenal dengan sumber air panas atau onsen, terutama Beppu dan Yufuin, serta memiliki pegunungan, lembah, kawasan pesisir, kota bersejarah, dan berbagai kuliner khas.
Oita berada di bagian timur laut Kyushu dan menghadap ke beberapa perairan penting seperti Teluk Suo, Laut Iyo, dan Selat Bungo. Letaknya membuat Oita memiliki hubungan yang kuat dengan wilayah pesisir sekaligus kawasan pegunungan.
Selain Beppu dan Yufuin yang terkenal di kalangan wisatawan, Oita juga mempunyai Kota Oita sebagai pusat pemerintahan, Kota Usa yang terkenal dengan Usa Jingu, Kota Hita dengan suasana kota bersejarah, serta Saiki yang memiliki wilayah administratif terluas di prefektur.
Secara administratif, Prefektur Oita terdiri dari 18 pemerintah daerah, yaitu 14 kota, 3 kota kecil, dan 1 desa. Pemerintah Oita juga mencatat luas wilayah prefektur sekitar 6.340,63 km².
Di Mana Letak Prefektur Oita?
Prefektur Oita terletak di bagian timur laut Pulau Kyushu.
Oita berbatasan dengan Prefektur Fukuoka dan Kumamoto di sebelah barat, Prefektur Miyazaki di sebelah selatan, serta Prefektur Ehime di seberang Selat Bungo.
Bagian utara Oita menghadap ke Teluk Suo, sedangkan bagian timur menghadap ke Laut Iyo dan Selat Bungo.
Posisi geografis tersebut membuat Oita mempunyai perpaduan antara kawasan pegunungan, dataran, pantai, teluk, dan pulau-pulau kecil.
Berapa Luas Prefektur Oita?
Prefektur Oita memiliki luas sekitar 6.340,63 km².
Dengan luas tersebut, Oita merupakan salah satu prefektur dengan wilayah cukup luas di Kyushu.
Wilayah Oita mempunyai topografi yang beragam. Pegunungan mendominasi sebagian wilayah, sementara kawasan perkotaan dan pertanian berkembang di dataran serta daerah pesisir.
Saiki City merupakan pemerintah daerah dengan wilayah terluas di Prefektur Oita dan bahkan tercatat sebagai kota dengan luas terbesar di Kyushu.
Berapa Populasi Prefektur Oita?
Jumlah penduduk Oita berubah dari waktu ke waktu sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Oita, jumlah penduduk mencapai 1.065.352 jiwa per 1 Juli 2026.
Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 831 jiwa dibandingkan bulan sebelumnya. Pemerintah Oita memperbarui statistik populasi secara berkala berdasarkan survei pergerakan penduduk bulanan.
Sementara itu, hasil sementara Sensus Penduduk 2025 mencatat populasi Oita sebanyak 1.076.875 jiwa per 1 Oktober 2025. Angka sensus tersebut masih berstatus sementara dan dapat berbeda dari hasil final yang dijadwalkan diterbitkan kemudian.
Karena data populasi terus berubah, bagian statistik artikel ini dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa perlu mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Oita?
Prefektur Oita memiliki 18 pemerintah daerah:
- 14 kota
- 3 kota kecil
- 1 desa
Struktur administratif tersebut merupakan struktur resmi Prefektur Oita saat ini.
Daftar 14 Kota di Prefektur Oita
- Oita
- Beppu
- Nakatsu
- Hita
- Saiki
- Usuki
- Tsukumi
- Taketa
- Bungotakada
- Kitsuki
- Usa
- Bungoono
- Yufu
- Kunisaki
Keempat belas kota tersebut tersebar di berbagai wilayah Oita, mulai dari pusat prefektur, kawasan onsen, daerah pegunungan, hingga kota-kota pesisir.
Daftar 3 Kota Kecil di Prefektur Oita
- Hiji
- Kokonoe
- Kusu
Daftar Desa di Prefektur Oita
- Himeshima Village
Himeshima merupakan satu-satunya pemerintah daerah berstatus desa di Prefektur Oita.
Kota Oita: Ibu Kota Prefektur
Kota Oita merupakan ibu kota Prefektur Oita sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, transportasi, dan industri di wilayah tersebut.
Kota ini berada di kawasan pesisir dan mempunyai hubungan erat dengan Teluk Beppu serta kawasan industri di sekitar pantai.
Oita juga menjadi salah satu pusat transportasi penting bagi wisatawan yang ingin menjelajahi bagian timur Kyushu.
Oita City dan Industri
Kota Oita mempunyai sektor industri yang cukup kuat.
Kawasan pesisirnya berkembang sebagai pusat industri dan energi, sementara pusat kota memiliki berbagai fasilitas perdagangan, pendidikan, dan jasa.
Karakter tersebut membuat Oita berbeda dari Beppu dan Yufuin yang lebih dikenal sebagai destinasi wisata onsen.
Beppu
Beppu merupakan salah satu kota paling terkenal di Prefektur Oita.
Kota ini dikenal di seluruh Jepang karena jumlah sumber air panasnya yang sangat banyak.
Beppu memiliki berbagai jenis pemandian, penginapan tradisional, fasilitas spa, serta kawasan geothermal yang menjadi daya tarik wisata.
Beppu Onsen
Beppu Onsen merupakan salah satu kawasan sumber air panas paling terkenal di Jepang.
Kota Beppu memiliki banyak sumber air panas dengan karakteristik air yang berbeda-beda.
Onsen menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus industri pariwisata Beppu.
Beppu Hatto
Beppu Hatto adalah sebutan untuk delapan kawasan onsen utama di Beppu.
Delapan kawasan tersebut memiliki karakter, sumber air, suasana, dan sejarah yang berbeda.
Beberapa kawasan yang terkenal antara lain Beppu, Kamegawa, Hamawaki, Kankaiji, Horita, Kamegawa, Kannawa, dan Kamegawa Onsen.
Beppu Jigoku
Beppu Jigoku atau "Neraka Beppu" merupakan kumpulan sumber geothermal yang terkenal karena warna, suhu, dan karakter airnya.
Jigoku bukan tempat untuk mandi, melainkan kawasan wisata yang digunakan untuk melihat aktivitas geothermal.
Beberapa yang terkenal adalah Umi Jigoku, Chinoike Jigoku, Tatsumaki Jigoku, dan Oniishibozu Jigoku.
Umi Jigoku
Umi Jigoku berarti "Neraka Laut".
Sumber air panas ini memiliki warna biru terang yang menyerupai laut.
Temperaturnya sangat tinggi sehingga tidak digunakan sebagai tempat pemandian biasa.
Chinoike Jigoku
Chinoike Jigoku dikenal sebagai "Neraka Kolam Darah".
Airnya mempunyai warna merah yang berasal dari mineral dan material geologis di dalam kawasan geothermal.
Warna merahnya menjadikan Chinoike Jigoku salah satu tempat paling mudah dikenali di Beppu.
Yufuin
Yufuin merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Oita.
Kawasan ini dikenal dengan sumber air panas, penginapan tradisional, toko, kafe, galeri seni, serta pemandangan pegunungan.
Yufuin menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan pusat kota Beppu.
Yufuin Onsen
Yufuin Onsen merupakan salah satu kawasan onsen terkenal di Jepang.
Kawasan ini memiliki banyak ryokan dan penginapan yang menyediakan pemandian air panas.
Gunung Yufu yang berada di dekat Yufuin menjadi salah satu latar pemandangan paling terkenal di kawasan tersebut.
Mount Yufu
Mount Yufu atau Gunung Yufu merupakan salah satu gunung paling terkenal di Oita.
Gunung ini memiliki bentuk yang khas dan menjadi landmark alami Yufuin.
Pemandangan Gunung Yufu dapat dinikmati dari berbagai kawasan di sekitar Yufuin.
Lake Kinrin
Lake Kinrin merupakan salah satu tempat wisata populer di Yufuin.
Danau kecil ini berada di ujung kawasan wisata Yufuin dan terkenal dengan suasana berkabut pada pagi hari ketika kondisi tertentu terjadi.
Uap dari sumber air panas yang masuk ke danau membantu menciptakan pemandangan khas tersebut.
Yufuin Floral Village
Yufuin Floral Village merupakan kawasan wisata dengan bangunan dan toko yang memiliki nuansa seperti desa Eropa.
Kawasan ini populer untuk berjalan-jalan, berbelanja oleh-oleh, menikmati makanan ringan, dan berfoto.
Kota Usa
Usa merupakan kota penting di bagian utara Prefektur Oita.
Kota ini paling terkenal karena keberadaan Usa Jingu, salah satu shrine Shinto terpenting yang berkaitan dengan kepercayaan Hachiman.
Usa Jingu
Usa Jingu merupakan salah satu shrine paling penting dalam tradisi Hachiman di Jepang.
Hachiman dikenal sebagai kami yang mempunyai hubungan dengan perlindungan, peperangan, dan keluarga kekaisaran.
Usa Jingu juga menjadi salah satu pusat penting jaringan shrine Hachiman di seluruh Jepang.
Hachiman
Hachiman merupakan salah satu kami yang sangat populer dalam tradisi Shinto Jepang.
Berbagai shrine di seluruh Jepang menggunakan nama Hachiman dan mempunyai hubungan keagamaan dengan Usa Jingu.
Karena itu, Usa Jingu memiliki posisi penting dalam sejarah agama Jepang.
Hita
Hita merupakan kota di bagian barat Oita yang dikelilingi kawasan pegunungan.
Kota ini terkenal dengan suasana kota bersejarah, sungai, sumber air panas, serta kawasan Mameda-machi.
Mameda-machi
Mameda-machi merupakan kawasan bersejarah di Hita.
Jalan-jalan di kawasan ini memiliki bangunan tradisional yang mengingatkan pada perkembangan perdagangan dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Mameda-machi menjadi salah satu tempat populer untuk berjalan-jalan dan menikmati suasana kota lama Jepang.
Hita Onsen
Hita Onsen merupakan kawasan sumber air panas di sekitar kota.
Lokasinya yang dikelilingi pegunungan dan sungai memberikan suasana yang tenang.
Hita cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati onsen dengan suasana kota kecil dan alam pegunungan.
Saiki
Saiki berada di bagian tenggara Prefektur Oita.
Kota ini memiliki wilayah yang sangat luas dan menghadap ke Selat Bungo.
Saiki dikenal dengan industri perikanan, makanan laut, pegunungan, dan kawasan pesisir.
Saiki dan Laut
Posisi Saiki yang menghadap Selat Bungo membuat kota ini memiliki hubungan kuat dengan sektor perikanan.
Berbagai hasil laut menjadi bagian penting dari kehidupan dan kuliner masyarakat lokal.
Usuki
Usuki merupakan kota bersejarah di bagian timur Oita.
Kota ini terkenal dengan kawasan kota lama, kuil Buddha, serta Usuki Stone Buddhas.
Usuki Stone Buddhas
Usuki Stone Buddhas merupakan kelompok patung Buddha yang dipahat pada tebing batu.
Patung-patung tersebut mempunyai nilai sejarah dan seni yang sangat tinggi.
Situs ini menjadi salah satu peninggalan budaya Buddha paling penting di Jepang.
Taketa
Taketa berada di bagian barat daya Oita dan terkenal dengan pegunungan serta sumber air panas.
Kota ini juga mempunyai hubungan dengan sejarah Domain Oka dan kawasan kota bersejarah.
Nagayu Onsen
Nagayu Onsen berada di Kota Taketa dan dikenal sebagai salah satu sumber air panas yang memiliki kandungan karbon dioksida tinggi.
Kawasan ini mempunyai suasana yang lebih tenang dibandingkan destinasi onsen besar seperti Beppu.
Kuju Mountains
Kuju Mountains merupakan kawasan pegunungan yang berada di bagian barat Oita.
Kawasan ini terkenal dengan pemandangan alam, jalur pendakian, padang rumput, dan bunga musiman.
Gunung-gunung di kawasan Kuju menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan yang menyukai aktivitas outdoor.
Mount Tsurumi
Mount Tsurumi berada di dekat Beppu.
Gunung ini dapat dicapai menggunakan Beppu Ropeway dan menawarkan pemandangan kawasan Beppu serta laut dari ketinggian.
Pada musim tertentu, kawasan puncaknya juga dapat mengalami kondisi dingin dan bahkan salju.
Beppu Ropeway
Beppu Ropeway menghubungkan kawasan kaki Gunung Tsurumi dengan area yang lebih tinggi.
Kereta gantung ini menjadi salah satu cara populer untuk menikmati panorama Beppu dan kawasan sekitarnya.
Kota Bungotakada
Bungotakada berada di Semenanjung Kunisaki.
Kawasan ini terkenal dengan sejarah Buddha dan Rokugo Manzan, sebuah tradisi keagamaan yang berkembang di Semenanjung Kunisaki.
Kunisaki Peninsula
Semenanjung Kunisaki merupakan salah satu kawasan budaya dan alam paling menarik di Oita.
Wilayah ini memiliki pegunungan, hutan, kuil, dan berbagai situs keagamaan yang berkaitan dengan tradisi Buddha serta Shugendo.
Rokugo Manzan
Rokugo Manzan merupakan tradisi keagamaan yang berkembang di Semenanjung Kunisaki selama berabad-abad.
Tradisi tersebut memperlihatkan perpaduan unsur Buddha, Shinto, dan kepercayaan lokal Jepang.
Berbagai kuil dan jalur pegunungan di Kunisaki menjadi bagian dari warisan budaya tersebut.
Kota Kitsuki
Kitsuki merupakan kota bersejarah yang terkenal dengan kawasan samurai dan suasana kota kastil.
Kitsuki sering diperkenalkan sebagai salah satu kota kastil yang masih mempertahankan banyak elemen sejarah.
Kitsuki Castle Town
Kitsuki Castle Town memiliki kawasan permukiman samurai yang berada di lereng bukit.
Jalan dan bangunan bersejarahnya memberikan gambaran mengenai tata ruang kota Jepang pada masa feodal.
Kota Nakatsu
Nakatsu berada di bagian barat laut Oita.
Kota ini terkenal dengan Nakatsu Castle dan tokoh intelektual Jepang Fukuzawa Yukichi.
Nakatsu Castle
Nakatsu Castle merupakan salah satu kastil terkenal di Oita.
Kastil ini berada dekat dengan Laut Suo dan mempunyai sejarah yang berkaitan dengan Kuroda Kanbei serta keluarga Okudaira.
Fukuzawa Yukichi
Fukuzawa Yukichi merupakan salah satu pemikir paling berpengaruh dalam proses modernisasi Jepang.
Ia lahir di Nakatsu Domain dan kemudian menjadi tokoh penting dalam pendidikan serta pemikiran Jepang pada era Meiji.
Kota Bungoono
Bungoono berada di bagian selatan-tengah Oita.
Kota ini terkenal dengan kawasan alam, pertanian, sungai, dan berbagai formasi batuan.
Wilayahnya memiliki karakter pedesaan yang kuat.
Kota Yufu
Yufu merupakan kota yang mencakup kawasan Yufuin.
Selain Yufuin Onsen, kota ini mempunyai pegunungan, pertanian, dan berbagai kawasan pedesaan.
Gunung Yufu menjadi salah satu landmark alam utama kota.
Kota Kunisaki
Kunisaki berada di Semenanjung Kunisaki.
Kota ini mempunyai berbagai kuil dan situs keagamaan yang berkaitan dengan tradisi Rokugo Manzan.
Kawasan pesisir dan pegunungan membuat Kunisaki memiliki lanskap yang beragam.
Himeshima
Himeshima Village merupakan satu-satunya desa di Prefektur Oita.
Desa ini berada di sebuah pulau kecil di bagian utara Oita.
Himeshima dikenal dengan kehidupan masyarakat pesisir, perikanan, dan tradisi lokal.
Oita dan Gunung Berapi
Aktivitas vulkanik menjadi salah satu alasan Oita memiliki begitu banyak sumber air panas.
Kawasan Beppu, Yufuin, Kuju, dan daerah lainnya memiliki hubungan erat dengan aktivitas geothermal di bawah permukaan tanah.
Fenomena tersebut menciptakan sumber air panas yang kemudian berkembang menjadi bagian penting dari budaya dan pariwisata Oita.
Mengapa Oita Terkenal dengan Onsen?
Oita mempunyai kondisi geologi yang mendukung munculnya banyak sumber air panas.
Air panas dari aktivitas geothermal muncul di berbagai lokasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pemandian, penginapan, serta berbagai fasilitas wisata.
Karena jumlah dan variasinya, Oita sering dianggap sebagai salah satu pusat budaya onsen terpenting di Jepang.
Kuliner Khas Oita
Selain onsen, Oita mempunyai berbagai makanan khas.
- Toriten
- Dangojiru
- Yusei no Buta
- Sekiaji
- Sekisaba
- Usa Karaage
- Shiitake Oita
Toriten
Toriten merupakan salah satu makanan paling terkenal dari Oita.
Hidangan ini berupa ayam yang dilapisi adonan kemudian digoreng seperti tempura.
Toriten sangat populer di Oita dan dapat ditemukan di berbagai restoran lokal.
Sekisaba dan Sekiaji
Sekisaba dan Sekiaji merupakan jenis ikan yang terkenal dari perairan Selat Bungo.
Ikan tersebut menjadi bagian dari kuliner premium Oita karena kualitas dan cita rasanya.
Dangojiru
Dangojiru merupakan sup tradisional Oita yang menggunakan adonan tepung berbentuk pipih atau seperti pangsit sebagai salah satu bahan utamanya.
Hidangan ini biasanya dipadukan dengan sayuran dan kuah miso.
Oita dan Pertanian
Selain pariwisata dan industri, pertanian merupakan bagian penting dari ekonomi Oita.
Berbagai produk pertanian yang terkenal antara lain:
- Shiitake
- Jeruk
- Beras
- Sayuran
- Teh
- Buah-buahan
Shiitake Oita
Oita terkenal sebagai salah satu daerah penghasil shiitake penting di Jepang.
Jamur shiitake menjadi salah satu produk pertanian yang identik dengan prefektur ini.
Oita pada Musim Semi
Musim semi merupakan waktu yang menarik untuk mengunjungi Oita.
Sakura dapat dinikmati di taman, kawasan kastil, kuil, dan berbagai tempat wisata.
Kawasan Yufuin dan pegunungan juga mulai memperlihatkan warna hijau setelah musim dingin.
Oita pada Musim Panas
Musim panas cocok untuk menikmati kawasan pegunungan, sungai, dan pesisir.
Kuju, Yufuin, Hita, Saiki, dan berbagai kawasan alam menawarkan banyak pilihan aktivitas outdoor.
Oita pada Musim Gugur
Musim gugur merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati kawasan pegunungan Oita.
Kuju, Yufuin, Hita, dan Kunisaki dapat menampilkan pemandangan daun musim gugur yang menarik.
Oita pada Musim Dingin
Musim dingin merupakan waktu yang sangat cocok untuk menikmati Beppu Onsen, Yufuin Onsen, Kurokawa Onsen di wilayah Kumamoto yang berdekatan, serta berbagai sumber air panas lainnya.
Kuliner hangat seperti Dangojiru juga cocok dinikmati pada musim dingin.
Fakta Menarik tentang Prefektur Oita
- Oita berada di Pulau Kyushu.
- Oita berada di bagian timur laut Kyushu.
- Oita menghadap Teluk Suo, Laut Iyo, dan Selat Bungo.
- Luas Prefektur Oita sekitar 6.340,63 km².
- Oita memiliki 18 pemerintah daerah.
- Terdapat 14 kota.
- Terdapat 3 kota kecil.
- Terdapat 1 desa.
- Kota Oita merupakan ibu kota prefektur.
- Populasi Oita mencapai 1.065.352 jiwa per 1 Juli 2026.
- Saiki merupakan pemerintah daerah dengan wilayah terluas di Oita.
- Saiki juga merupakan kota dengan wilayah terluas di Kyushu.
- Beppu merupakan salah satu pusat onsen paling terkenal di Jepang.
- Beppu memiliki berbagai kawasan geothermal yang dikenal sebagai Jigoku.
- Umi Jigoku terkenal dengan air berwarna biru.
- Chinoike Jigoku terkenal dengan warna merah.
- Yufuin merupakan salah satu destinasi wisata populer di Jepang.
- Gunung Yufu merupakan landmark alam Yufuin.
- Lake Kinrin merupakan tempat wisata populer di Yufuin.
- Usa Jingu merupakan shrine penting dalam tradisi Hachiman.
- Hita terkenal dengan kawasan bersejarah Mameda-machi.
- Usuki terkenal dengan Usuki Stone Buddhas.
- Taketa terkenal dengan Nagayu Onsen.
- Kuju Mountains merupakan kawasan pegunungan terkenal di Oita.
- Mount Tsurumi berada dekat Beppu.
- Beppu Ropeway menuju kawasan Mount Tsurumi.
- Kitsuki terkenal dengan kota kastil dan kawasan samurai.
- Nakatsu terkenal dengan Nakatsu Castle.
- Fukuzawa Yukichi lahir di wilayah Nakatsu Domain.
- Himeshima merupakan satu-satunya desa di Oita.
- Toriten merupakan salah satu makanan khas Oita.
- Sekisaba dan Sekiaji merupakan hasil laut terkenal dari Oita.
- Dangojiru merupakan makanan tradisional Oita.
- Oita terkenal sebagai salah satu penghasil shiitake Jepang.
Apakah Prefektur Oita Sama dengan Kota Oita?
Tidak.
Kota Oita merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari 14 kota yang berada di Prefektur Oita.
Prefektur Oita jauh lebih luas daripada Kota Oita dan mencakup Beppu, Yufuin, Hita, Saiki, Usuki, Taketa, Usa, Nakatsu, Kunisaki, serta berbagai kota dan desa lainnya.
Secara keseluruhan terdapat 18 pemerintah daerah, yaitu 14 kota, 3 kota kecil, dan 1 desa.
Mengapa Prefektur Oita Menarik?
Oita mempunyai kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Onsen: Beppu, Yufuin, Hita, dan Nagayu.
- Geothermal: Beppu Jigoku dan berbagai sumber air panas.
- Gunung: Mount Yufu, Mount Tsurumi, dan Kuju Mountains.
- Sejarah: Usa Jingu, Kitsuki, Nakatsu, dan Usuki.
- Budaya: Rokugo Manzan dan tradisi lokal Kunisaki.
- Alam: pegunungan, lembah, sungai, pantai, dan pulau.
- Kuliner: Toriten, Dangojiru, Sekisaba, dan Sekiaji.
- Pertanian: shiitake dan berbagai hasil pertanian lainnya.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Oita
- Musim semi: cocok untuk menikmati sakura dan kawasan bersejarah.
- Musim panas: cocok untuk menjelajahi pegunungan, sungai, dan pesisir.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati warna daun di Kuju, Yufuin, Hita, dan Kunisaki.
- Musim dingin: sangat cocok untuk menikmati onsen dan kuliner hangat.
Prefektur Oita
Prefektur Oita merupakan salah satu wilayah paling terkenal di Jepang untuk menikmati onsen, pegunungan, sejarah, budaya, dan kuliner lokal.
Dengan luas sekitar 6.340,63 km², Oita terdiri dari 14 kota, 3 kota kecil, dan 1 desa.
Jumlah penduduk berdasarkan estimasi resmi mencapai 1.065.352 jiwa per 1 Juli 2026. Karena statistik populasi diperbarui secara berkala, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa perlu mengubah judul artikel.
Namun, daya tarik Oita jauh lebih besar daripada data statistik. Beppu dan Yufuin menjadi pusat wisata onsen, Gunung Yufu dan Kuju menawarkan pemandangan alam, sementara Usa Jingu, Usuki, Kitsuki, dan Nakatsu memperlihatkan sejarah panjang Jepang.
Oita juga mempunyai identitas kuliner yang kuat melalui Toriten, Dangojiru, Sekisaba, Sekiaji, dan shiitake.
Dari sumber air panas Beppu dan Yufuin hingga Gunung Yufu, Usa Jingu, Usuki Stone Buddhas, kota bersejarah Kitsuki, serta pegunungan Kuju, Prefektur Oita memperlihatkan perpaduan alam, budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat Jepang yang sangat menarik.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Kyushu lebih jauh, Oita merupakan salah satu prefektur yang sangat layak dimasukkan dalam rencana perjalanan.
