Prefektur Hiroshima merupakan salah satu wilayah paling terkenal di Jepang dan berada di kawasan Chugoku, bagian barat Pulau Honshu. Hiroshima dikenal di seluruh dunia karena sejarah Perang Dunia II, tetapi wilayah ini sebenarnya memiliki daya tarik yang jauh lebih luas.
Selain Kota Hiroshima dan sejarah perdamaian dunia, prefektur ini memiliki Miyajima, Itsukushima Shrine, Laut Pedalaman Seto, Kota Onomichi, Kastil Hiroshima, Kure, Fukuyama, Tomonoura, serta berbagai pegunungan dan pulau kecil.
Hiroshima juga merupakan salah satu pusat industri penting Jepang. Industri otomotif, terutama yang berkaitan dengan Mazda, mempunyai hubungan kuat dengan perkembangan ekonomi wilayah ini.
Secara administratif, Prefektur Hiroshima terdiri dari 14 kota dan 9 kota kecil, dengan total 23 pemerintah daerah.
Di Mana Letak Prefektur Hiroshima?
Prefektur Hiroshima berada di bagian selatan wilayah Chugoku di Pulau Honshu.
Bagian selatan Hiroshima menghadap ke Laut Pedalaman Seto, sedangkan wilayah utara didominasi pegunungan.
Hiroshima berbatasan dengan Okayama, Tottori, Shimane, dan Yamaguchi.
Di seberang Laut Pedalaman Seto terdapat berbagai pulau dan wilayah Shikoku. Kondisi geografis tersebut membuat Hiroshima mempunyai kombinasi lanskap berupa pegunungan, lembah, pantai, pulau, dan kawasan perkotaan.
Berapa Luas Prefektur Hiroshima?
Prefektur Hiroshima memiliki luas sekitar 8.478 km².
Data luas wilayah resmi Prefektur Hiroshima mencatat sekitar 8.478,16 km². Angka tersebut berasal dari data pengukuran luas wilayah nasional yang diterbitkan oleh Geospatial Information Authority of Japan.
Wilayah Hiroshima cukup luas dan mempunyai kondisi geografis yang beragam. Bagian utara terdiri dari pegunungan dan kawasan hutan, sementara bagian selatan lebih banyak memiliki dataran, kota, pelabuhan, dan pulau-pulau.
Berapa Populasi Prefektur Hiroshima?
Jumlah penduduk Prefektur Hiroshima berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu disertai tanggal referensinya.
Berdasarkan data resmi terbaru yang tersedia saat artikel ini diperbarui, Prefektur Hiroshima memiliki 2.679.997 jiwa pada 1 Juni 2026.
Pemerintah Hiroshima menerbitkan statistik populasi secara berkala. Untuk sementara, estimasi populasi masih menggunakan hasil Sensus 2020 sebagai dasar sampai hasil final Sensus 2025 diterapkan sepenuhnya.
Karena itu, angka populasi dalam artikel ini dapat diperbarui secara berkala tanpa harus mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Hiroshima?
Prefektur Hiroshima memiliki 23 pemerintah daerah:
- 14 kota
- 9 kota kecil
Berbeda dari beberapa prefektur lain yang masih mempunyai desa, Hiroshima saat ini tidak memiliki pemerintah daerah berstatus desa.
Daftar 14 Kota di Prefektur Hiroshima
- Hiroshima
- Kure
- Takehara
- Mihara
- Onomichi
- Fukuyama
- Fuchu
- Miyoshi
- Shobara
- Otake
- Higashihiroshima
- Hatsukaichi
- Akitakata
- Etajima
Daftar 9 Kota Kecil di Prefektur Hiroshima
- Fuchu Town
- Kaita
- Kumano
- Saka
- Akiota
- Kitahiroshima
- Osakikamijima
- Sera
- Jinsekikogen
Kota Hiroshima: Ibu Kota Prefektur
Kota Hiroshima merupakan ibu kota Prefektur Hiroshima sekaligus kota terbesar di wilayah tersebut.
Kota ini menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, perdagangan, dan transportasi Hiroshima.
Hiroshima juga mempunyai posisi penting dalam sejarah dunia karena menjadi lokasi serangan bom atom pada 6 Agustus 1945.
Hiroshima Peace Memorial Park
Hiroshima Peace Memorial Park merupakan salah satu tempat paling penting di Kota Hiroshima.
Taman ini didedikasikan untuk mengenang para korban bom atom dan menyampaikan pesan mengenai perdamaian.
Kawasan taman memiliki berbagai monumen, memorial, serta fasilitas yang membantu pengunjung memahami sejarah Hiroshima.
Atomic Bomb Dome
Atomic Bomb Dome atau Genbaku Dome merupakan salah satu simbol paling terkenal Hiroshima.
Bangunan tersebut merupakan salah satu struktur yang masih berdiri setelah ledakan bom atom pada 1945.
Saat ini Atomic Bomb Dome menjadi bagian dari Hiroshima Peace Memorial dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Hiroshima Peace Memorial Museum
Hiroshima Peace Memorial Museum memberikan informasi mengenai bom atom, dampaknya terhadap masyarakat, serta sejarah Hiroshima sebelum dan setelah perang.
Museum ini menjadi salah satu tempat penting bagi pengunjung yang ingin memahami sejarah kota secara lebih mendalam.
Hiroshima dan Sejarah Perdamaian
Hiroshima mempunyai posisi unik dalam sejarah dunia karena menjadi kota pertama yang mengalami serangan bom atom dalam perang.
Setelah perang, kota ini berkembang menjadi salah satu simbol internasional bagi perdamaian dan penghapusan senjata nuklir.
Pesan perdamaian tersebut menjadi bagian penting dari identitas modern Hiroshima.
Miyajima
Miyajima merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Prefektur Hiroshima.
Pulau ini secara resmi dikenal sebagai Itsukushima, tetapi nama Miyajima lebih populer di kalangan wisatawan.
Pulau ini terkenal dengan kuil Itsukushima, gerbang torii di laut, Gunung Misen, serta rusa yang berkeliaran di kawasan wisata.
Itsukushima Shrine
Itsukushima Shrine merupakan salah satu kuil Shinto paling terkenal di Jepang.
Kuil ini terkenal karena bangunannya dibangun di atas perairan dan mempunyai gerbang torii besar yang terlihat seperti mengapung ketika air laut pasang.
Pemandangan kuil dan torii dengan latar belakang laut dan pegunungan menjadi salah satu lanskap paling ikonik di Jepang.
Itsukushima Shrine dan UNESCO
Itsukushima Shrine merupakan bagian dari situs “Itsukushima Shinto Shrine” yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.
Nilai sejarah, arsitektur, dan hubungan antara bangunan kuil dengan lingkungan alam membuat Miyajima memiliki posisi penting dalam warisan budaya Jepang.
Gerbang Torii Miyajima
Great Torii of Itsukushima Shrine merupakan salah satu simbol paling mudah dikenali dari Jepang.
Ketika air laut pasang, gerbang tersebut terlihat berada di tengah laut.
Saat air surut, pengunjung dapat berjalan mendekati bagian bawah torii dari kawasan pantai.
Gunung Misen
Gunung Misen merupakan puncak tertinggi di Pulau Miyajima.
Kawasan gunung memiliki hutan, bebatuan, kuil, serta jalur pendakian.
Dari bagian atas, pengunjung dapat menikmati pemandangan Laut Pedalaman Seto dan pulau-pulau di sekitarnya.
Daisho-in
Daisho-in merupakan salah satu kuil Buddha penting di Miyajima.
Kuil ini berada di lereng Gunung Misen dan memiliki berbagai patung Buddha serta bangunan keagamaan.
Daisho-in juga menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan kawasan utama Itsukushima Shrine.
Rusa Miyajima
Rusa merupakan salah satu hewan yang mudah ditemukan di kawasan wisata Miyajima.
Keberadaan rusa menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berjalan-jalan di sekitar pulau.
Kota Hatsukaichi
Hatsukaichi merupakan kota tempat Pulau Miyajima secara administratif berada.
Kota ini mencakup wilayah daratan sekaligus kawasan pulau dan menjadi salah satu tujuan wisata penting Hiroshima.
Onomichi
Onomichi merupakan kota pelabuhan yang terkenal dengan jalan-jalan sempit, kuil, bukit, dan pemandangan Laut Pedalaman Seto.
Kota ini mempunyai suasana yang berbeda dari Hiroshima City dan sering dianggap sebagai salah satu kota kecil paling menarik di Jepang bagian barat.
Onomichi dan Kuil-Kuil
Onomichi memiliki banyak kuil yang tersebar di lereng bukit dan kawasan kota tua.
Jalan kaki melewati gang-gang sempit dan tangga batu menjadi salah satu pengalaman khas saat mengunjungi kota ini.
Senkoji Temple
Senkoji Temple merupakan salah satu tempat terkenal di Onomichi.
Kuil ini berada di kawasan bukit dan menawarkan pemandangan kota, pelabuhan, serta Laut Pedalaman Seto.
Pengunjung dapat mencapai kawasan Senkoji dengan berjalan kaki atau menggunakan ropeway.
Shimanami Kaido
Shimanami Kaido merupakan jalur jalan yang menghubungkan Onomichi di Hiroshima dengan Imabari di Prefektur Ehime melalui sejumlah pulau di Laut Pedalaman Seto.
Rute ini sangat terkenal di kalangan pesepeda karena menyediakan jalur yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan laut dan pulau-pulau.
Shimanami Kaido dan Bersepeda
Shimanami Kaido menjadi salah satu rute bersepeda paling terkenal di Jepang.
Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat melewati berbagai jembatan besar, pulau, desa pesisir, perkebunan, dan kawasan dengan pemandangan Laut Pedalaman Seto.
Fukuyama
Fukuyama merupakan kota terbesar kedua di Prefektur Hiroshima.
Kota ini berada di bagian timur prefektur dan mempunyai sejarah panjang sebagai kota kastil serta pusat industri.
Fukuyama juga menjadi salah satu pintu menuju kawasan Tomonoura.
Fukuyama Castle
Fukuyama Castle berada tidak jauh dari Stasiun Fukuyama.
Lokasinya yang dekat dengan stasiun membuat kastil ini menjadi salah satu kastil Jepang yang sangat mudah dikunjungi.
Kawasan kastil juga mempunyai museum dan taman yang menarik untuk dijelajahi.
Tomonoura
Tomonoura merupakan kawasan pelabuhan bersejarah di Kota Fukuyama.
Pelabuhan ini berkembang sebagai tempat persinggahan kapal yang melewati Laut Pedalaman Seto.
Suasana kota tua, rumah tradisional, pelabuhan, dan pemandangan laut membuat Tomonoura memiliki karakter yang sangat khas.
Tomonoura dan Film
Tomonoura pernah menjadi lokasi yang menginspirasi dan digunakan dalam berbagai karya film serta animasi.
Salah satu yang terkenal adalah Ponyo karya Hayao Miyazaki, yang mempunyai hubungan dengan suasana kawasan pesisir Tomonoura.
Kure
Kure merupakan kota pelabuhan yang berada tidak jauh dari Kota Hiroshima.
Kota ini mempunyai sejarah panjang sebagai salah satu pusat industri dan pembangunan kapal di Jepang.
Kure juga mempunyai hubungan erat dengan sejarah Angkatan Laut Jepang.
Yamato Museum
Yamato Museum atau Kure Maritime Museum merupakan museum yang membahas sejarah industri kapal, teknologi maritim, dan perkembangan Kure sebagai kota pelabuhan.
Museum ini terkenal karena memiliki model kapal perang Yamato dalam ukuran besar.
JMSDF Kure Museum
JMSDF Kure Museum merupakan museum yang memperkenalkan sejarah dan aktivitas Pasukan Bela Diri Maritim Jepang.
Salah satu objek paling terkenal adalah kapal selam yang dipamerkan di depan museum.
Hiroshima dan Mazda
Hiroshima mempunyai hubungan sangat kuat dengan Mazda, salah satu produsen mobil Jepang.
Perusahaan tersebut berkembang di Hiroshima dan menjadi bagian penting dari identitas industri kota.
Industri otomotif juga memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi regional Hiroshima.
Mazda Museum
Mazda Museum berada di Hiroshima dan menampilkan sejarah perusahaan, perkembangan teknologi otomotif, serta berbagai kendaraan Mazda.
Museum ini menjadi salah satu destinasi menarik bagi penggemar otomotif Jepang.
Higashihiroshima
Higashihiroshima merupakan salah satu kota penting di bagian timur Hiroshima.
Kota ini terkenal dengan universitas, kawasan industri, serta tradisi produksi sake.
Saijo Sake
Kawasan Saijo di Higashihiroshima merupakan salah satu pusat produksi sake terkenal di Jepang.
Air dan kondisi lingkungan setempat membantu perkembangan industri sake selama berabad-abad.
Beberapa perusahaan sake tradisional masih beroperasi di kawasan kota tua Saijo.
Hiroshima dan Sake
Sake Hiroshima mempunyai karakter tersendiri dalam dunia sake Jepang.
Prefektur ini juga memiliki sejarah penting dalam pengembangan teknik pembuatan sake modern.
Wisatawan dapat mengunjungi kawasan brewery dan mempelajari proses pembuatan sake tradisional.
Takehara
Takehara merupakan kota kecil yang memiliki kawasan kota tua dengan bangunan tradisional.
Wilayah ini sering dijuluki sebagai Little Kyoto of Aki karena mempertahankan suasana kota tradisional.
Takehara Historic District
Kawasan bersejarah Takehara memiliki jalan sempit, rumah tradisional, gudang, dan bangunan yang menunjukkan perkembangan perdagangan pada masa lalu.
Kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin melihat sisi Hiroshima yang lebih tenang dan tradisional.
Okunoshima
Okunoshima merupakan sebuah pulau kecil di Laut Pedalaman Seto yang berada di wilayah Kota Takehara.
Pulau ini terkenal karena populasi kelinci yang hidup bebas dan sering disebut sebagai Rabbit Island.
Rabbit Island
Okunoshima menjadi terkenal di kalangan wisatawan internasional karena banyak kelinci yang berkeliaran di pulau tersebut.
Selain kelinci, pulau ini juga memiliki sejarah yang cukup kelam karena pernah menjadi lokasi produksi senjata kimia pada masa perang.
Okunoshima dan Sejarah
Pulau Okunoshima pernah digunakan untuk produksi gas beracun secara rahasia pada masa perang.
Saat ini terdapat fasilitas museum yang memperkenalkan sejarah tersebut dan memberikan informasi mengenai dampak senjata kimia.
Hiroshima dan Laut Pedalaman Seto
Laut Pedalaman Seto merupakan salah satu unsur geografis terpenting Hiroshima.
Laut ini dipenuhi pulau-pulau kecil dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, perdagangan, perikanan, serta pariwisata.
Pemandangan pulau dan laut menjadi salah satu ciri khas Hiroshima bagian selatan.
Etajima
Etajima merupakan kota kepulauan di Prefektur Hiroshima.
Kawasan ini mempunyai sejarah panjang yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan Angkatan Laut Jepang.
Etajima juga memiliki pantai, perbukitan, serta pemandangan Laut Pedalaman Seto.
Hiroshima dan Industri
Selain Mazda, Hiroshima mempunyai sektor industri yang cukup beragam.
Industri penting meliputi otomotif, pembuatan kapal, baja, mesin, kimia, elektronik, makanan, dan industri maritim.
Posisi Hiroshima di Laut Pedalaman Seto membantu perkembangan industri pelabuhan dan manufaktur.
Hiroshima dan Pertanian
Wilayah pedesaan Hiroshima menghasilkan berbagai produk pertanian.
Beberapa produk yang terkenal antara lain jeruk, lemon, beras, sayuran, buah-buahan, serta produk peternakan.
Pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto mempunyai iklim yang cocok untuk berbagai jenis tanaman buah.
Hiroshima Lemon
Hiroshima merupakan salah satu daerah penting dalam produksi lemon Jepang.
Kawasan pesisir dan pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto memiliki kondisi iklim yang mendukung pertumbuhan tanaman jeruk.
Lemon Hiroshima digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman lokal.
Hiroshima Oyster
Tiram Hiroshima merupakan salah satu hasil laut paling terkenal dari prefektur ini.
Perairan Laut Pedalaman Seto memiliki kondisi yang mendukung budidaya tiram.
Tiram Hiroshima dapat dinikmati dalam berbagai hidangan, termasuk dipanggang, digoreng, maupun dimakan dalam hidangan lokal lainnya.
Okonomiyaki Hiroshima
Hiroshima-style okonomiyaki merupakan salah satu makanan paling terkenal dari prefektur ini.
Berbeda dengan gaya Osaka, bahan-bahan Hiroshima biasanya disusun berlapis dan menggunakan mie sebagai salah satu komponen penting.
Okonomiyaki menjadi bagian kuat dari budaya kuliner Kota Hiroshima.
Hiroshima dan Momiji Manju
Momiji manju merupakan salah satu oleh-oleh terkenal dari Hiroshima.
Kue ini berbentuk seperti daun maple dan secara tradisional berisi pasta kacang merah.
Saat ini tersedia berbagai variasi rasa seperti cokelat, matcha, krim, dan rasa lainnya.
Momiji dan Miyajima
Nama momiji atau daun maple mempunyai hubungan erat dengan Miyajima.
Pada musim gugur, kawasan Gunung Misen dan berbagai bagian pulau dipenuhi warna merah dan oranye dari daun maple.
Pemandangan musim gugur menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Miyajima.
Hiroshima pada Musim Semi
Musim semi merupakan waktu yang menarik untuk mengunjungi Hiroshima.
Bunga sakura dapat ditemukan di berbagai taman, kawasan kastil, tepi sungai, Miyajima, dan kota-kota lainnya.
Hiroshima pada Musim Panas
Musim panas cocok untuk menjelajahi pulau-pulau Laut Pedalaman Seto.
Miyajima, Okunoshima, Tomonoura, dan Etajima menjadi beberapa pilihan wisata yang menarik.
Hiroshima pada Musim Gugur
Musim gugur merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati Miyajima.
Daun maple di Gunung Misen dan kawasan kuil berubah menjadi merah, kuning, dan oranye.
Selain Miyajima, berbagai pegunungan di bagian utara Hiroshima juga menawarkan pemandangan koyo.
Hiroshima pada Musim Dingin
Musim dingin memberikan suasana berbeda di Hiroshima.
Kawasan pegunungan bagian utara dapat menerima salju, sedangkan wilayah pesisir Laut Pedalaman Seto cenderung lebih ringan.
Musim dingin juga merupakan waktu menarik untuk menikmati tiram Hiroshima.
Fakta Menarik tentang Prefektur Hiroshima
- Hiroshima berada di Pulau Honshu.
- Hiroshima merupakan bagian dari wilayah Chugoku.
- Bagian selatan Hiroshima menghadap Laut Pedalaman Seto.
- Hiroshima berbatasan dengan Okayama, Tottori, Shimane, dan Yamaguchi.
- Luas Prefektur Hiroshima sekitar 8.478 km².
- Hiroshima memiliki 23 pemerintah daerah.
- Terdapat 14 kota dan 9 kota kecil.
- Hiroshima tidak memiliki pemerintah daerah berstatus desa.
- Kota Hiroshima merupakan ibu kota prefektur.
- Hiroshima merupakan kota pertama yang mengalami serangan bom atom dalam perang.
- Hiroshima Peace Memorial Park didedikasikan untuk perdamaian.
- Atomic Bomb Dome merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
- Miyajima secara resmi dikenal sebagai Itsukushima.
- Itsukushima Shrine merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
- Great Torii Miyajima merupakan salah satu simbol Jepang.
- Gunung Misen merupakan puncak terkenal di Miyajima.
- Onomichi terkenal dengan kota tua, kuil, bukit, dan pelabuhan.
- Shimanami Kaido menghubungkan Onomichi dengan Imabari di Shikoku.
- Fukuyama merupakan kota terbesar kedua di Hiroshima.
- Tomonoura merupakan pelabuhan bersejarah di Fukuyama.
- Kure mempunyai sejarah panjang dalam industri kapal.
- Yamato Museum berada di Kota Kure.
- Mazda mempunyai hubungan erat dengan Kota Hiroshima.
- Higashihiroshima terkenal dengan kawasan produksi sake Saijo.
- Takehara memiliki kawasan kota tua bersejarah.
- Okunoshima dikenal sebagai Rabbit Island.
- Okunoshima juga mempunyai sejarah produksi senjata kimia pada masa perang.
- Etajima merupakan salah satu kota kepulauan Hiroshima.
- Tiram Hiroshima merupakan salah satu hasil laut terkenal.
- Hiroshima-style okonomiyaki menggunakan mie sebagai salah satu bahan penting.
Apakah Prefektur Hiroshima Sama dengan Kota Hiroshima?
Tidak.
Kota Hiroshima merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari 14 kota yang berada di dalam Prefektur Hiroshima.
Selain Kota Hiroshima, terdapat Kure, Takehara, Mihara, Onomichi, Fukuyama, Fuchu, Miyoshi, Shobara, Otake, Higashihiroshima, Hatsukaichi, Akitakata, dan Etajima.
Prefektur Hiroshima juga memiliki 9 kota kecil yang tersebar di wilayah pesisir, pedalaman, pegunungan, dan kepulauan.
Mengapa Prefektur Hiroshima Menarik?
Hiroshima memiliki kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Sejarah dunia: Hiroshima Peace Memorial dan Atomic Bomb Dome.
- Budaya: Itsukushima Shrine dan tradisi Miyajima.
- Alam: Laut Pedalaman Seto, Gunung Misen, dan pegunungan Hiroshima.
- Kota bersejarah: Onomichi, Tomonoura, dan Takehara.
- Otomotif: Mazda dan industri manufaktur.
- Kuliner: Hiroshima-style okonomiyaki, tiram, lemon, dan momiji manju.
- Pulau: Miyajima, Okunoshima, Etajima, dan berbagai pulau Setouchi.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Hiroshima
- Musim semi: cocok untuk menikmati sakura di Hiroshima dan Miyajima.
- Musim panas: cocok untuk menjelajahi pulau dan pesisir Laut Pedalaman Seto.
- Musim gugur: sangat cocok untuk menikmati daun maple di Miyajima dan Gunung Misen.
- Musim dingin: cocok untuk menikmati tiram Hiroshima dan kawasan pegunungan bersalju.
Prefektur Hiroshima
Prefektur Hiroshima merupakan salah satu wilayah Jepang yang memiliki sejarah, budaya, alam, industri, dan kuliner yang sangat beragam.
Dengan luas sekitar 8.478 km², Hiroshima memiliki 23 pemerintah daerah yang terdiri dari 14 kota dan 9 kota kecil.
Jumlah penduduknya tercatat sebanyak 2.679.997 jiwa pada 1 Juni 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Hiroshima.
Namun, Hiroshima jauh lebih luas daripada sejarah Kota Hiroshima. Miyajima menawarkan Itsukushima Shrine dan pemandangan Gunung Misen, Onomichi memiliki kota tua yang unik, Fukuyama memiliki Tomonoura, sementara Kure terkenal dengan sejarah industri kapal.
Di sisi lain, Higashihiroshima memiliki tradisi produksi sake, Takehara mempertahankan kawasan kota tua, dan Okunoshima menawarkan pengalaman unik sebagai Rabbit Island.
Dari Atomic Bomb Dome hingga Miyajima, dari Tomonoura hingga Shimanami Kaido, Prefektur Hiroshima memperlihatkan perpaduan antara sejarah dunia, budaya Jepang, keindahan Laut Pedalaman Seto, industri modern, dan tradisi lokal.
Bagi wisatawan yang ingin memahami Jepang dari sisi sejarah sekaligus menikmati alam dan budaya tradisional, Prefektur Hiroshima merupakan salah satu wilayah yang sangat layak untuk dijelajahi.
