Prefektur Shimane merupakan salah satu prefektur di wilayah Chugoku, Jepang, yang berada di sepanjang pesisir Laut Jepang. Shimane dikenal karena sejarahnya yang sangat tua, kuil-kuil penting, Kepulauan Oki, Kastil Matsue, Izumo Taisha, serta pemandangan alam yang masih relatif alami.
Dibandingkan Tokyo, Osaka, atau Kyoto, Shimane memiliki karakter yang jauh lebih tenang. Wilayahnya didominasi pegunungan, hutan, kawasan pesisir, pulau-pulau, dan kota-kota kecil.
Salah satu hal yang membuat Shimane menarik adalah perpaduan antara sejarah Jepang kuno, tradisi Shinto, budaya samurai, wisata alam, kepulauan, dan kuliner lokal.
Secara administratif, Prefektur Shimane memiliki 8 kota, 10 kota kecil, dan 1 desa, dengan total 19 pemerintah daerah. Struktur ini telah bertahan sejak penggabungan wilayah administratif pada awal dekade 2010-an.
Di Mana Letak Prefektur Shimane?
Prefektur Shimane berada di bagian barat wilayah Chugoku di Pulau Honshu.
Bagian utaranya menghadap langsung ke Laut Jepang, sementara bagian selatan berbatasan dengan kawasan pegunungan Chugoku.
Shimane berbatasan dengan Tottori, Hiroshima, dan Yamaguchi.
Di sebelah utara Shimane juga terdapat Kepulauan Oki, gugusan pulau yang berada di Laut Jepang.
Berapa Luas Prefektur Shimane?
Prefektur Shimane memiliki luas sekitar 6.707,12 km² berdasarkan data luas wilayah yang diterbitkan oleh Geospatial Information Authority of Japan.
Wilayah Shimane cukup luas dibandingkan jumlah penduduknya. Sebagian besar wilayah terdiri dari pegunungan dan kawasan berhutan, sementara dataran yang relatif luas terkonsentrasi di beberapa wilayah perkotaan dan lembah.
Shimane juga memiliki garis pantai yang panjang serta sejumlah pulau di Laut Jepang.
Berapa Populasi Prefektur Shimane?
Populasi Prefektur Shimane berubah setiap bulan sehingga angka penduduk sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan data terbaru Pemerintah Prefektur Shimane, jumlah penduduk mencapai 622.909 jiwa pada 1 Juli 2026. Angka tersebut merupakan hasil estimasi populasi resmi prefektur.
Pemerintah Shimane juga telah mempublikasikan hasil sementara Sensus Jepang 2025. Sensus tersebut mencatat populasi Shimane sebanyak 629.460 jiwa pada 1 Oktober 2025.
Karena data populasi bersifat dinamis, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa perlu mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Shimane?
Prefektur Shimane memiliki 19 pemerintah daerah:
- 8 kota
- 10 kota kecil
- 1 desa
Struktur administratif tersebut membuat Shimane memiliki perpaduan antara kota-kota regional, kota kecil, serta desa kepulauan.
Daftar 8 Kota di Prefektur Shimane
- Matsue
- Hamada
- Izumo
- Masuda
- Oda
- Yasugi
- Gotsu
- Unnan
Daftar 10 Kota Kecil di Prefektur Shimane
- Okuizumo
- Iinan
- Kawamoto
- Misato
- Ohnan
- Tsuwano
- Yoshika
- Ama
- Nishinoshima
- Okinoshima
Desa di Prefektur Shimane
Prefektur Shimane hanya memiliki satu desa, yaitu:
- Chibu
Chibu berada di Kepulauan Oki dan merupakan salah satu komunitas pulau yang mempunyai karakter geografis serta budaya yang unik.
Kota Matsue: Ibu Kota Prefektur Shimane
Matsue merupakan ibu kota Prefektur Shimane.
Kota ini berada di sekitar Danau Shinji dan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan sejarah samurai serta perkembangan budaya lokal.
Matsue juga dikenal sebagai salah satu kota kastil paling menarik di wilayah Chugoku.
Matsue Castle
Matsue Castle merupakan salah satu kastil bersejarah paling terkenal di Jepang.
Kastil ini sering disebut sebagai salah satu kastil asli Jepang karena menara utamanya masih mempertahankan struktur kayu historis.
Bangunan kastil berwarna gelap memberikan penampilan yang sangat khas.
Matsue Castle dan Samurai
Matsue Castle dibangun pada awal periode Edo dan menjadi pusat pemerintahan wilayah Matsue.
Kawasan di sekitar kastil kemudian berkembang menjadi kota yang memiliki hubungan erat dengan budaya samurai.
Jalan-jalan bersejarah di sekitar kastil masih menjadi bagian penting dari identitas Kota Matsue.
Horikawa Sightseeing Boat
Salah satu cara populer menikmati Matsue adalah menggunakan Horikawa Sightseeing Boat.
Perahu wisata ini membawa pengunjung menyusuri kanal yang mengelilingi kawasan kastil.
Dari atas perahu, wisatawan dapat melihat tembok batu, pepohonan, jembatan, dan bangunan bersejarah Matsue.
Lake Shinji
Lake Shinji atau Danau Shinji merupakan salah satu landmark alam paling terkenal di Matsue.
Danau ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya.
Danau Shinji juga memiliki peran penting dalam kuliner lokal karena menghasilkan berbagai jenis hasil perairan.
Shinjiko Shicchin
Danau Shinji dikenal dengan istilah Shinjiko Shicchin, yaitu tujuh hasil perairan khas danau yang secara tradisional menjadi bagian dari kuliner Matsue.
Beberapa di antaranya adalah ikan belut, ikan smelt, ikan mas, udang, dan kerang.
Kuliner tersebut menjadi salah satu ciri khas Matsue.
Izumo Taisha
Izumo Taisha merupakan salah satu kuil Shinto paling terkenal dan penting di Jepang.
Kuil ini berada di Kota Izumo dan mempunyai hubungan erat dengan mitologi serta kepercayaan Shinto Jepang.
Izumo Taisha sangat terkenal karena dipercaya memiliki hubungan dengan Okuninushi-no-Okami, salah satu dewa penting dalam mitologi Jepang.
Izumo Taisha dan Pernikahan
Izumo Taisha sering dikaitkan dengan en-musubi, yaitu hubungan atau ikatan antara manusia.
Karena itu, kuil ini sangat populer di kalangan orang yang ingin berdoa mengenai hubungan, pernikahan, dan keberuntungan dalam hubungan sosial.
Izumo dan Bulan Kamiari
Salah satu tradisi menarik di Izumo adalah kepercayaan mengenai Kamiari-zuki, yang secara harfiah dapat dipahami sebagai “bulan ketika para dewa hadir”.
Dalam tradisi Izumo, para dewa dari berbagai penjuru Jepang dipercaya berkumpul di wilayah Izumo pada periode tertentu.
Tradisi ini menjadi salah satu alasan mengapa Izumo mempunyai posisi unik dalam sejarah kepercayaan Shinto Jepang.
Izumo Soba
Izumo soba merupakan salah satu makanan khas paling terkenal dari Shimane.
Berbeda dari beberapa jenis soba lainnya, Izumo soba biasanya menggunakan soba yang digiling bersama bagian kulit bijinya sehingga memiliki warna lebih gelap dan aroma yang khas.
Salah satu cara penyajian yang terkenal adalah warigo soba, yaitu soba yang disajikan dalam beberapa wadah bertingkat.
Izumo Hinomisaki Shrine
Izumo Hinomisaki Shrine berada di kawasan pesisir Kota Izumo.
Kuil ini menghadap Laut Jepang dan mempunyai hubungan erat dengan tradisi Shinto lokal.
Lokasinya juga dekat dengan mercusuar Hinomisaki yang terkenal.
Hinomisaki Lighthouse
Hinomisaki Lighthouse merupakan salah satu mercusuar terkenal di Shimane.
Mercusuar ini berada di kawasan pesisir yang menghadap Laut Jepang.
Pemandangan laut dari kawasan Hinomisaki menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Izumo.
Adachi Museum of Art
Adachi Museum of Art berada di Kota Yasugi.
Museum ini terkenal dengan koleksi seni Jepang dan terutama karena taman Jepangnya yang sangat indah.
Taman tersebut sering mendapat penilaian tinggi dalam berbagai pemeringkatan taman Jepang.
Japanese Garden di Adachi Museum
Taman Adachi Museum dirancang agar pengunjung dapat menikmati lanskap seperti lukisan Jepang.
Kolam, bebatuan, pepohonan, lumut, dan latar pegunungan disusun secara harmonis.
Taman ini menjadi salah satu alasan utama wisatawan mengunjungi Yasugi.
Yasugi dan Seni Jepang
Kota Yasugi mempunyai hubungan kuat dengan seni, budaya, dan tradisi Jepang.
Adachi Museum of Art menjadi salah satu pusat budaya paling terkenal di wilayah tersebut.
Hagii dan Tradisi Samurai
Shimane juga memiliki berbagai kawasan bersejarah yang berkaitan dengan perkembangan pemerintahan dan budaya Jepang barat.
Salah satu kota yang menarik adalah Tsuwano, yang dikenal dengan suasana kota kastil, kanal, dan bangunan tradisional.
Tsuwano
Tsuwano merupakan kota kecil di bagian barat Shimane yang sering dijuluki sebagai salah satu kota kecil paling indah di kawasan San'in.
Kota ini dikelilingi pegunungan dan mempunyai suasana tradisional yang kuat.
Jalan-jalan kota tua, kanal, kuil, dan rumah tradisional menjadi daya tarik Tsuwano.
Tsuwano Castle Ruins
Tsuwano Castle Ruins berada di kawasan pegunungan di atas Kota Tsuwano.
Reruntuhan kastil menawarkan pemandangan kota dan pegunungan di sekitarnya.
Kawasan ini sangat menarik bagi wisatawan yang menyukai sejarah dan pemandangan alam.
Taikodani Inari Shrine
Taikodani Inari Shrine merupakan salah satu kuil Inari terkenal di Tsuwano.
Kuil ini mempunyai banyak gerbang torii merah yang menjadi ciri khasnya.
Lokasinya di lereng bukit juga memberikan pemandangan indah ke arah Kota Tsuwano.
Shimane dan Kepulauan Oki
Kepulauan Oki berada di Laut Jepang, di sebelah utara daratan utama Shimane.
Kepulauan ini terdiri dari sejumlah pulau dengan bentang alam yang sangat unik.
Oki terkenal dengan tebing laut, padang rumput, pantai, formasi batuan, dan budaya masyarakat pulau.
Oki Islands UNESCO Global Geopark
Oki Islands merupakan kawasan geopark yang memiliki nilai geologi dan alam tinggi.
Proses geologis selama jutaan tahun membentuk pulau-pulau dengan tebing, pantai, dan formasi batuan yang unik.
Wilayah ini menjadi salah satu destinasi alam paling menarik di Shimane.
Kuni-ga Coast
Kuni-ga Coast merupakan salah satu kawasan pesisir paling terkenal di Kepulauan Oki.
Kawasan ini memiliki tebing laut yang dramatis, padang rumput, dan pemandangan Samudra Jepang.
Wisatawan dapat menikmati pemandangan dari daratan maupun melalui perjalanan menggunakan kapal.
Dogo Island
Dogo Island merupakan pulau terbesar di Kepulauan Oki.
Pulau ini termasuk wilayah Kota Okinoshima dan mempunyai berbagai pemandangan alam serta situs budaya.
Nishinoshima
Nishinoshima merupakan salah satu pulau utama Kepulauan Oki.
Pulau ini terkenal dengan tebing pantai dan padang rumput yang luas.
Perjalanan ke Nishinoshima menawarkan pengalaman berbeda dari wisata Jepang di kota-kota besar.
Matengai Cliff
Matengai Cliff merupakan salah satu tebing laut paling terkenal di Nishinoshima.
Tebing ini memiliki ketinggian sekitar 257 meter dan termasuk salah satu tebing laut tertinggi di Jepang.
Pemandangan laut dari atas tebing menjadi salah satu daya tarik utama Nishinoshima.
Chibu Village
Chibu Village berada di Pulau Chiburi dan merupakan satu-satunya desa di Prefektur Shimane.
Karena berada di kepulauan terpencil, kehidupan masyarakat Chibu mempunyai karakter yang berbeda dari kota-kota di daratan utama.
Shimane dan Laut Jepang
Wilayah utara Shimane menghadap langsung ke Laut Jepang.
Kondisi geografis ini membuat perikanan dan hasil laut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Berbagai kota pesisir seperti Hamada, Masuda, Oda, Gotsu, dan Izumo mempunyai hubungan erat dengan laut.
Hamada
Hamada merupakan salah satu kota penting di bagian barat Shimane.
Kota ini mempunyai garis pantai, pelabuhan, kawasan perikanan, serta berbagai destinasi wisata alam.
Hamada juga dikenal dengan hasil laut dan budaya pesisirnya.
Masuda
Masuda berada di bagian barat daya Shimane.
Kota ini mempunyai kombinasi antara pegunungan dan kawasan pesisir Laut Jepang.
Masuda juga menjadi salah satu pintu menuju kawasan Tsuwano dan Yamaguchi.
Gotsu
Gotsu merupakan salah satu kota pesisir di Shimane.
Kota ini berada di kawasan yang dipengaruhi Sungai Gono dan Laut Jepang.
Gotsu memiliki kombinasi lanskap sungai, pegunungan, dan pesisir.
Oda dan Iwami Ginzan
Oda merupakan kota yang memiliki salah satu situs sejarah paling penting di Shimane, yaitu Iwami Ginzan Silver Mine.
Tambang perak ini mempunyai peran penting dalam sejarah ekonomi dan perdagangan Jepang.
Iwami Ginzan Silver Mine
Iwami Ginzan Silver Mine and its Cultural Landscape merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Tambang ini pernah menjadi salah satu pusat produksi perak penting di Asia Timur.
Yang menarik bukan hanya tambangnya, tetapi juga lanskap budaya yang mencakup kawasan pertambangan, permukiman, jalur transportasi, dan pelabuhan yang berkaitan dengan aktivitas tambang.
Iwami Ginzan dan Sejarah Perdagangan
Produksi perak dari Iwami Ginzan mempunyai pengaruh terhadap perdagangan regional pada masa lalu.
Perak dari kawasan ini diperdagangkan melalui jaringan perdagangan Jepang dan Asia Timur.
Warisan tersebut menjadikan Iwami Ginzan salah satu situs sejarah paling penting di Shimane.
Sanbe-san
Gunung Sanbe atau Sanbe-san merupakan gunung berapi di bagian tengah Shimane.
Kawasan ini menawarkan pemandangan pegunungan, padang rumput, hutan, dan sumber air panas.
Sanbe-san juga mempunyai hubungan erat dengan sejarah geologi wilayah Shimane.
Sanbe Azukihara Buried Forest
Sanbe Azukihara Buried Forest merupakan situs yang memperlihatkan sisa-sisa pohon yang terkubur akibat aktivitas vulkanik masa lalu.
Situs ini memberikan gambaran mengenai perubahan lingkungan dan aktivitas gunung berapi di masa lalu.
Shimane dan Onsen
Shimane memiliki sejumlah kawasan sumber air panas yang menarik.
Selain Tamatsukuri Onsen di Matsue, wilayah lain seperti Yunotsu juga memiliki sejarah panjang sebagai kawasan pemandian air panas.
Tamatsukuri Onsen
Tamatsukuri Onsen berada di dekat Matsue dan dikenal sebagai salah satu kawasan onsen bersejarah di Jepang.
Kawasan ini memiliki sejarah panjang dan sering dikaitkan dengan kualitas air panas yang baik untuk kulit.
Jalan utama Tamatsukuri Onsen memiliki suasana tradisional dengan ryokan, toko, sungai, dan jembatan kecil.
Yunotsu Onsen
Yunotsu Onsen berada di Kota Oda.
Kawasan ini merupakan kota onsen tradisional yang mempunyai hubungan erat dengan sejarah Iwami Ginzan.
Yunotsu menjadi salah satu contoh kota kecil Jepang yang mempertahankan suasana tradisional.
Shimane dan Pertanian
Selain perikanan, pertanian juga menjadi bagian penting ekonomi Shimane.
Wilayah pedesaan menghasilkan beras, sayuran, buah, teh, dan berbagai produk pertanian lokal.
Kondisi pegunungan membuat sebagian pertanian berkembang di lembah dan dataran kecil.
Shimane Wagyu
Shimane Wagyu merupakan salah satu produk daging sapi berkualitas dari prefektur ini.
Sapi lokal Shimane dikembangkan melalui tradisi peternakan yang telah berlangsung lama.
Daging sapi tersebut menjadi salah satu produk kuliner premium dari wilayah Shimane.
Shimane dan Budaya Shinto
Shimane mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan sejarah dan kepercayaan Shinto.
Izumo Taisha menjadi salah satu contoh paling terkenal, tetapi masih banyak kuil dan tempat suci lainnya di seluruh prefektur.
Mitologi Jepang yang berkaitan dengan Izumo juga membuat Shimane memiliki posisi khusus dalam sejarah kebudayaan Jepang.
Shimane dan Mitologi Jepang
Banyak kisah dalam Kojiki dan tradisi mitologi Jepang berkaitan dengan wilayah Izumo.
Kisah mengenai Okuninushi, Susanoo, dan berbagai dewa lainnya membuat kawasan Izumo menjadi penting dalam studi mitologi Jepang.
Karena itu, Shimane sering dianggap sebagai salah satu wilayah terbaik untuk memahami hubungan antara mitologi dan budaya Jepang.
Shimane pada Musim Semi
Musim semi menghadirkan bunga sakura di berbagai kota dan kawasan bersejarah.
Matsue Castle, Danau Shinji, Tsuwano, dan berbagai taman menjadi tempat menarik untuk menikmati bunga.
Shimane pada Musim Panas
Musim panas cocok untuk menikmati kawasan pesisir, Kepulauan Oki, dan berbagai aktivitas alam.
Wisatawan juga dapat menikmati perjalanan laut, pantai, dan pemandangan kepulauan.
Shimane pada Musim Gugur
Musim gugur menghadirkan warna merah, kuning, dan oranye di kawasan pegunungan.
Tsuwano, Sanbe-san, serta kawasan pedesaan lainnya menjadi menarik untuk menikmati koyo.
Shimane pada Musim Dingin
Musim dingin di Shimane dapat menghadirkan salju terutama di kawasan pegunungan.
Pada saat yang sama, kawasan pesisir menawarkan kuliner hasil laut dan suasana kota yang lebih tenang.
Fakta Menarik tentang Prefektur Shimane
- Shimane berada di Pulau Honshu.
- Shimane merupakan bagian dari wilayah Chugoku.
- Shimane menghadap ke Laut Jepang.
- Shimane berbatasan dengan Tottori, Hiroshima, dan Yamaguchi.
- Shimane memiliki Kepulauan Oki.
- Luas Shimane sekitar 6.707,12 km².
- Shimane memiliki 19 pemerintah daerah.
- Terdapat 8 kota, 10 kota kecil, dan 1 desa.
- Matsue merupakan ibu kota Prefektur Shimane.
- Matsue Castle merupakan salah satu kastil bersejarah Jepang.
- Danau Shinji terkenal dengan pemandangan matahari terbenam.
- Izumo Taisha merupakan salah satu kuil Shinto paling penting di Jepang.
- Izumo mempunyai hubungan kuat dengan mitologi Jepang.
- Izumo Taisha dikaitkan dengan konsep en-musubi atau ikatan hubungan.
- Izumo soba merupakan makanan khas Shimane.
- Adachi Museum of Art berada di Kota Yasugi.
- Adachi Museum terkenal dengan taman Jepangnya.
- Tsuwano dikenal sebagai kota kecil bersejarah.
- Taikodani Inari Shrine berada di Tsuwano.
- Iwami Ginzan Silver Mine merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
- Iwami Ginzan berada di Kota Oda.
- Tamatsukuri Onsen berada dekat Matsue.
- Yunotsu Onsen berada di Kota Oda.
- Gunung Sanbe merupakan gunung berapi terkenal di Shimane.
- Kepulauan Oki memiliki bentang alam vulkanik dan pesisir yang unik.
- Matengai Cliff berada di Nishinoshima.
- Chibu merupakan satu-satunya desa di Shimane.
- Sakaiminato berada di Tottori, sedangkan Matsue dan Izumo berada di Shimane.
- Shimane mempunyai hubungan kuat dengan sejarah dan tradisi Shinto.
- Shimane merupakan salah satu wilayah Jepang yang kaya akan sejarah, mitologi, alam, dan budaya tradisional.
Apakah Prefektur Shimane Sama dengan Kota Matsue?
Tidak.
Matsue hanya merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari delapan kota yang berada di Prefektur Shimane.
Selain Matsue, terdapat Hamada, Izumo, Masuda, Oda, Yasugi, Gotsu, dan Unnan.
Di luar kota-kota tersebut, Shimane juga memiliki kota kecil dan desa, termasuk berbagai wilayah di Kepulauan Oki.
Mengapa Prefektur Shimane Menarik?
Shimane memiliki kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Sejarah: Matsue Castle dan Iwami Ginzan.
- Mitologi: Izumo Taisha dan kisah-kisah Izumo.
- Budaya: kuil Shinto, kota kastil, dan tradisi lokal.
- Alam: Danau Shinji, Gunung Sanbe, pegunungan, dan pesisir.
- Kepulauan: Kepulauan Oki.
- Onsen: Tamatsukuri Onsen dan Yunotsu Onsen.
- Kuliner: Izumo soba, hasil laut, dan Shimane Wagyu.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Shimane
- Musim semi: cocok untuk sakura di Matsue, Tsuwano, dan kawasan bersejarah.
- Musim panas: cocok untuk Kepulauan Oki dan wisata pesisir.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di pegunungan dan kota-kota bersejarah.
- Musim dingin: cocok untuk menikmati onsen, kuliner lokal, dan pemandangan bersalju.
Prefektur Shimane
Prefektur Shimane merupakan salah satu wilayah Jepang yang sangat kaya akan sejarah, mitologi, budaya, dan alam.
Dengan luas sekitar 6.707,12 km², Shimane memiliki 19 pemerintah daerah yang terdiri dari 8 kota, 10 kota kecil, dan 1 desa.
Jumlah penduduknya tercatat sebanyak 622.909 jiwa pada 1 Juli 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Shimane.
Namun, daya tarik Shimane jauh lebih luas daripada Kota Matsue. Izumo memiliki salah satu kuil Shinto paling penting di Jepang, Oda menyimpan warisan Iwami Ginzan, Tsuwano mempertahankan suasana kota tradisional, sedangkan Kepulauan Oki menawarkan lanskap alam yang sangat berbeda dari daratan utama.
Shimane juga menjadi salah satu wilayah terbaik untuk memahami hubungan antara mitologi Jepang, agama Shinto, sejarah samurai, alam, dan kehidupan pedesaan.
Dari Matsue Castle hingga Izumo Taisha, dari Iwami Ginzan hingga Kepulauan Oki, Prefektur Shimane menawarkan sisi Jepang yang tenang tetapi sangat kaya akan sejarah dan budaya.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar destinasi populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Shimane merupakan salah satu prefektur yang sangat menarik untuk dimasukkan ke dalam daftar perjalanan.
