Prefektur Gifu merupakan salah satu prefektur di bagian tengah Pulau Honshu, Jepang. Wilayah ini terkenal dengan pegunungan, desa tradisional, kastil bersejarah, onsen, kerajinan tradisional, serta kawasan wisata seperti Shirakawa-go, Takayama, Gero Onsen, dan Gujo.
Gifu memiliki karakter geografis yang unik. Prefektur ini tidak memiliki garis pantai, tetapi memiliki wilayah pegunungan yang sangat luas. Hutan mencakup sekitar 78,9 persen dari keseluruhan wilayahnya berdasarkan data resmi pemerintah prefektur.
Secara administratif, Gifu terdiri dari 42 pemerintah daerah, yaitu 21 kota, 19 kota kecil, dan 2 desa. Luas wilayahnya mencapai sekitar 10.621,29 km².
Di Mana Letak Prefektur Gifu?
Prefektur Gifu berada di bagian tengah Pulau Honshu dan termasuk kawasan Chubu.
Gifu berbatasan dengan Toyama, Ishikawa, Fukui, Shiga, Mie, Aichi, Nagano, dan sebagian wilayah lainnya di kawasan Chubu.
Karena berada di bagian tengah Jepang, Gifu memiliki posisi yang cukup strategis di antara kawasan metropolitan seperti Nagoya dengan wilayah pegunungan dan Hokuriku.
Gifu merupakan prefektur pedalaman, sehingga tidak mempunyai garis pantai.
Berapa Luas Prefektur Gifu?
Prefektur Gifu memiliki luas sekitar 10.621,29 km².
Wilayah yang luas tersebut sebagian besar berupa pegunungan dan hutan. Pemerintah Prefektur Gifu mencatat luas total sekitar 10.621 km² dalam data geografis terbarunya.
Karena kondisi geografisnya, kepadatan penduduk Gifu jauh lebih rendah dibandingkan kawasan metropolitan seperti Tokyo atau Osaka.
Hampir 79 Persen Gifu Berupa Hutan
Salah satu fakta menarik tentang Gifu adalah dominasi kawasan hutannya.
Berdasarkan data Pemerintah Prefektur Gifu, sekitar 78,9 persen wilayah Gifu berupa hutan.
Besarnya kawasan hutan tersebut membantu menjelaskan mengapa Gifu memiliki banyak pegunungan, lembah, sungai, air terjun, dan kawasan wisata alam.
Berapa Populasi Prefektur Gifu?
Jumlah penduduk Gifu berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan statistik terbaru Pemerintah Prefektur Gifu, jumlah penduduk Gifu mencapai 1.877.857 jiwa pada 1 Juli 2026. Angka tersebut merupakan estimasi yang menggunakan hasil sementara Sensus Penduduk 2025 sebagai dasar.
Pada Juli 2026, populasi Gifu berkurang sebanyak 1.072 orang dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan alami penduduk.
Karena populasi berubah setiap bulan, angka tersebut sebaiknya dianggap sebagai data bertanggal, bukan angka permanen.
Apakah Populasi Gifu Mengalami Penurunan?
Seperti banyak prefektur di Jepang, Gifu menghadapi tantangan demografi.
Pada Juni 2026, jumlah kelahiran di Gifu tercatat 827 orang, sedangkan jumlah kematian mencapai 1.895 orang. Kondisi tersebut menghasilkan penurunan alami sebanyak 1.068 orang dalam satu bulan.
Perubahan populasi menjadi salah satu tantangan penting bagi berbagai wilayah di Gifu, terutama kawasan pedesaan dan pegunungan.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Gifu?
Prefektur Gifu memiliki 42 pemerintah daerah:
- 21 kota
- 19 kota kecil
- 2 desa
Struktur tersebut telah bertahan sejak penggabungan municipality besar-besaran pada periode Heisei, ketika jumlah pemerintah daerah Gifu berkurang dari 47 menjadi 42 pada 27 Maret 2006.
Daftar 21 Kota di Prefektur Gifu
- Gifu
- Ogaki
- Takayama
- Tajimi
- Seki
- Nakatsugawa
- Mino
- Mizunami
- Hashima
- Ena
- Minokamo
- Toki
- Kakamigahara
- Kani
- Yamagata
- Mizuho
- Hida
- Motosu
- Gujo
- Gero
- Kaizu
Ke-21 kota tersebut merupakan bagian dari struktur administratif resmi Prefektur Gifu.
19 Kota Kecil di Prefektur Gifu
- Ginan
- Kasamatsu
- Yoro
- Tarui
- Sekigahara
- Godo
- Wanouchi
- Anpachi
- Ibigawa
- Ono
- Ikeda
- Kitagata
- Sakahogi
- Tomika
- Kawabe
- Hichiso
- Yaotsu
- Shirakawa
- Mitake
2 Desa di Prefektur Gifu
- Higashishirakawa
- Shirakawa
Dengan demikian, seluruh wilayah Gifu terdiri dari 21 kota, 19 kota kecil, dan 2 desa atau total 42 pemerintah daerah.
Gifu City: Ibu Kota Prefektur
Gifu City merupakan ibu kota Prefektur Gifu.
Kota ini menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan transportasi di wilayah Gifu.
Gifu City juga terkenal dengan Gifu Castle, Sungai Nagara, serta tradisi ukai atau penangkapan ikan menggunakan burung kormoran.
Gifu Castle
Gifu Castle berada di atas Gunung Kinka dan menghadap kawasan Kota Gifu.
Kastil ini memiliki hubungan erat dengan Oda Nobunaga, salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah Jepang.
Ketika Nobunaga menguasai wilayah tersebut, nama Gifu menjadi semakin penting dalam sejarah periode Sengoku.
Oda Nobunaga dan Gifu
Gifu memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Oda Nobunaga.
Nobunaga mengambil alih kastil di wilayah tersebut pada abad ke-16 dan menggunakan Gifu sebagai salah satu basis kekuasaannya.
Karena itu, nama Gifu sering muncul ketika membahas sejarah penyatuan Jepang pada periode Sengoku.
Ukai: Tradisi Menangkap Ikan dengan Burung Kormoran
Salah satu tradisi paling unik di Gifu adalah ukai.
Dalam tradisi ini, nelayan menggunakan burung kormoran terlatih untuk menangkap ikan di Sungai Nagara.
Praktik tersebut telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi salah satu simbol budaya Gifu.
Sungai Nagara
Nagara River merupakan salah satu sungai penting di Gifu.
Sungai ini tidak hanya berperan dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pemandangan dan budaya Gifu.
Tradisi ukai yang menggunakan burung kormoran berlangsung di Sungai Nagara dan menjadi salah satu atraksi budaya yang terkenal.
Takayama
Takayama merupakan salah satu kota wisata paling terkenal di Prefektur Gifu.
Kota ini terkenal dengan kawasan kota tua yang mempertahankan arsitektur tradisional Jepang.
Takayama juga menjadi pintu masuk penting menuju kawasan pegunungan Hida dan Shirakawa-go.
Sanmachi Suji
Sanmachi Suji merupakan kawasan kota tua terkenal di Takayama.
Bangunan kayu tradisional, toko kerajinan, restoran, sake brewery, dan jalan sempit memberikan suasana Jepang pada masa lalu.
Kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin merasakan suasana kota tradisional Jepang.
Takayama Festival
Takayama Festival merupakan salah satu festival tradisional paling terkenal di Jepang.
Festival ini berlangsung dua kali dalam setahun dan terkenal dengan yatai atau kereta hias besar yang dihias secara detail.
Keindahan kereta festival dan tradisi yang diwariskan selama berabad-abad menjadikan Takayama Festival sebagai salah satu acara budaya paling penting di Gifu.
Shirakawa-go
Shirakawa-go merupakan salah satu destinasi paling ikonik di Gifu.
Wilayah ini terkenal dengan rumah tradisional bergaya gassho-zukuri, yaitu bangunan dengan atap jerami curam yang menyerupai kedua tangan sedang berdoa.
Desa-desa bersejarah tersebut menjadi salah satu simbol kehidupan pedesaan Jepang.
Mengapa Atap Shirakawa-go Sangat Curam?
Atap rumah gassho-zukuri dibuat sangat curam untuk membantu menghadapi salju tebal yang turun di kawasan pegunungan.
Bentuk tersebut membantu salju lebih mudah meluncur dari atap sehingga mengurangi beban berat yang harus ditanggung struktur bangunan.
Teknik arsitektur tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat tradisional Jepang menyesuaikan rumah dengan kondisi alam.
Shirakawa-go dan UNESCO
Desa bersejarah Shirakawa-go bersama kawasan Gokayama di Prefektur Toyama ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Nilai penting kawasan ini terletak pada arsitektur tradisional dan cara masyarakat mempertahankan kehidupan komunitas di lingkungan pegunungan.
Gero Onsen
Gero Onsen merupakan salah satu pemandian air panas paling terkenal di Jepang.
Kawasan ini berada di Kota Gero dan terkenal dengan sumber air panas berkualitas serta berbagai ryokan tradisional.
Gero Onsen sering disebut sebagai salah satu dari tiga onsen terkenal Jepang bersama Arima Onsen dan Kusatsu Onsen.
Mengapa Gero Onsen Terkenal?
Gero Onsen memiliki sejarah panjang sebagai kawasan pemandian air panas.
Air panasnya terkenal karena karakteristiknya yang lembut sehingga memberikan sensasi khas ketika digunakan untuk mandi.
Kawasan kota onsen juga memiliki berbagai fasilitas yang memungkinkan wisatawan menikmati pengalaman ryokan dan pemandian tradisional Jepang.
Hida
Hida merupakan wilayah pegunungan di bagian utara Gifu.
Kawasan Hida terkenal dengan alam, kota-kota tradisional, kerajinan kayu, serta kuliner.
Nama Hida juga sangat terkenal melalui produk seperti Hida beef.
Hida Beef
Hida beef merupakan salah satu daging sapi premium Jepang.
Daging ini berasal dari sapi yang dipelihara di wilayah Gifu dan terkenal dengan tekstur lembut serta marbling yang baik.
Hida beef dapat ditemukan di berbagai restoran di Takayama dan kawasan lainnya.
Hida Furukawa
Hida Furukawa merupakan kawasan kota tua yang memiliki kanal, bangunan tradisional, gudang putih, dan suasana pedesaan Jepang.
Kawasan ini menjadi semakin dikenal wisatawan internasional karena muncul dalam film animasi Your Name.
Gifu dan Anime Your Name
Beberapa lokasi di Gifu dikaitkan dengan inspirasi visual dalam anime Your Name karya Makoto Shinkai.
Hal tersebut membantu meningkatkan ketertarikan wisatawan terhadap beberapa wilayah di Gifu.
Kombinasi antara pemandangan pedesaan, stasiun, pegunungan, dan kota tradisional membuat Gifu memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar anime.
Seki: Kota Pisau dan Pedang
Seki City merupakan salah satu pusat produksi pisau dan pedang terkenal di Jepang.
Tradisi pembuatan pedang di wilayah ini telah berkembang selama berabad-abad.
Keahlian pandai besi yang dahulu digunakan untuk membuat pedang kemudian berkembang menjadi industri pisau modern.
Tradisi Pedang Seki
Seki berkembang sebagai pusat pembuatan pedang karena kualitas bahan dan keahlian para pandai besi.
Tradisi tersebut kemudian diwariskan dan beradaptasi dengan kebutuhan modern.
Saat ini, nama Seki sangat dikenal dalam industri pisau dan peralatan dapur Jepang.
Tajimi dan Keramik
Tajimi merupakan salah satu pusat keramik terkenal di Jepang.
Kota ini sangat erat kaitannya dengan Mino-yaki, salah satu tradisi keramik paling terkenal di Jepang.
Industri keramik menjadi bagian penting dari identitas budaya dan ekonomi kawasan timur Gifu.
Mino-yaki
Mino-yaki merupakan keramik tradisional yang diproduksi di kawasan Mino.
Kerajinan ini memiliki sejarah panjang dan menghasilkan berbagai jenis tembikar serta peralatan makan.
Keramik Mino juga memiliki peranan penting dalam sejarah budaya teh Jepang.
Gujo
Gujo merupakan kota luas di kawasan pegunungan Gifu.
Wilayah ini terkenal dengan sungai, hutan, resor ski, serta tradisi budaya lokal.
Gujo juga terkenal dengan Gujo Odori, salah satu festival tari musim panas paling terkenal di Jepang.
Gujo Odori
Gujo Odori merupakan festival tari tradisional yang berlangsung selama musim panas.
Masyarakat dan pengunjung menari bersama di ruang terbuka mengikuti musik tradisional.
Tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi salah satu identitas budaya Gifu.
Magome-juku
Magome-juku merupakan salah satu kota pos bersejarah di jalur Nakasendo.
Kawasan ini berada di Nakatsugawa dan mempertahankan jalan batu serta bangunan tradisional.
Magome menjadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana perjalanan Jepang pada zaman Edo.
Nakasendo
Nakasendo merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Edo dan Kyoto pada zaman Edo.
Jalur ini melewati pegunungan dan memiliki sejumlah kota pos.
Magome dan beberapa kawasan lainnya di Gifu menjadi bagian penting dari sejarah jalur tersebut.
Nakatsugawa
Nakatsugawa merupakan salah satu kota di bagian timur Gifu.
Kota ini terkenal karena Magome-juku dan hubungannya dengan Nakasendo.
Kawasan pegunungan di sekitar Nakatsugawa juga menawarkan pemandangan alam yang menarik.
Gifu dan Pegunungan
Wilayah pegunungan merupakan bagian terbesar dari karakter geografis Gifu.
Bagian utara prefektur didominasi kawasan pegunungan Hida, sedangkan wilayah selatan memiliki dataran yang lebih luas.
Perbedaan geografis tersebut membuat Gifu memiliki variasi iklim, pertanian, budaya, dan aktivitas ekonomi.
Gunung Ontake
Mount Ontake merupakan salah satu gunung terkenal di kawasan Gifu dan Nagano.
Gunung ini merupakan gunung berapi dan memiliki hubungan erat dengan tradisi keagamaan serta pendakian.
Kawasan sekitar Ontake juga memiliki berbagai resor dan destinasi alam.
Gifu dan Sungai
Gifu memiliki jaringan sungai yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
Sungai seperti Nagara, Hida, Kiso, dan Ibi berperan dalam ekosistem, pertanian, transportasi historis, dan pariwisata.
Keberadaan sungai juga membantu membentuk lembah dan dataran yang menjadi tempat berkembangnya berbagai kota.
Nagaragawa dan Ayu
Sungai Nagara terkenal dengan ikan ayu atau sweetfish.
Ikan ini menjadi salah satu makanan khas musim panas di kawasan Gifu.
Tradisi menangkap ikan menggunakan metode tradisional dan kondisi sungai yang relatif bersih menjadi bagian penting dari budaya kuliner Gifu.
Gifu dan Empat Musim
Gifu memiliki perubahan musim yang cukup jelas.
Musim panas dapat terasa hangat di kawasan dataran rendah, sedangkan wilayah pegunungan memiliki musim dingin dengan salju yang cukup tebal.
Perbedaan tersebut membuat Gifu menawarkan pengalaman wisata yang berbeda sepanjang tahun.
Gifu pada Musim Semi
Musim semi menjadi waktu menarik untuk mengunjungi berbagai kastil, kota tua, dan kawasan pedesaan.
Sakura dapat ditemukan di sekitar Gifu Castle, Takayama, Ogaki, serta berbagai taman dan sungai.
Gifu pada Musim Panas
Musim panas merupakan waktu berlangsungnya berbagai festival tradisional.
Gujo Odori, ukai di Sungai Nagara, serta aktivitas luar ruangan di kawasan pegunungan menjadi daya tarik utama.
Gifu pada Musim Gugur
Musim gugur menghadirkan pemandangan koyo di kawasan pegunungan.
Takayama, Shirakawa-go, Gero, Gujo, dan berbagai kawasan hutan menjadi sangat menarik ketika daun berubah warna.
Gifu pada Musim Dingin
Musim dingin memberikan suasana berbeda, terutama di wilayah utara.
Shirakawa-go menjadi sangat terkenal ketika rumah gassho-zukuri tertutup salju.
Beberapa kawasan pegunungan Gifu juga memiliki resor ski dan aktivitas musim dingin.
Fakta Menarik tentang Prefektur Gifu
- Gifu berada di bagian tengah Pulau Honshu.
- Gifu merupakan prefektur pedalaman tanpa garis pantai.
- Luas Gifu sekitar 10.621,29 km².
- Sekitar 78,9 persen wilayah Gifu berupa hutan.
- Gifu memiliki 42 pemerintah daerah.
- Terdapat 21 kota, 19 kota kecil, dan 2 desa.
- Gifu City merupakan ibu kota prefektur.
- Populasi Gifu mencapai 1.877.857 jiwa pada 1 Juli 2026.
- Gifu memiliki hubungan erat dengan Oda Nobunaga.
- Gifu Castle berada di atas Gunung Kinka.
- Sungai Nagara terkenal dengan tradisi ukai.
- Ukai menggunakan burung kormoran terlatih untuk menangkap ikan.
- Takayama terkenal dengan kawasan kota tua.
- Takayama Festival merupakan salah satu festival tradisional terkenal Jepang.
- Shirakawa-go terkenal dengan rumah gassho-zukuri.
- Shirakawa-go merupakan bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO.
- Gero Onsen merupakan salah satu onsen terkenal Jepang.
- Hida terkenal dengan Hida beef.
- Seki terkenal dengan tradisi pembuatan pedang dan pisau.
- Tajimi terkenal dengan Mino-yaki.
- Gujo terkenal dengan Gujo Odori.
- Magome-juku berada di jalur bersejarah Nakasendo.
- Nakatsugawa memiliki hubungan kuat dengan sejarah Nakasendo.
- Gifu memiliki berbagai kawasan pegunungan dan hutan.
- Gifu memiliki banyak sungai besar seperti Nagara, Hida, Kiso, dan Ibi.
- Ikan ayu merupakan salah satu kuliner khas kawasan Sungai Nagara.
- Hida Furukawa terkenal dengan kota tua dan kanalnya.
- Beberapa lokasi di Gifu dikaitkan dengan anime Your Name.
- Gifu memiliki banyak resor ski di kawasan pegunungan.
- Shirakawa-go sangat terkenal dengan pemandangan musim dinginnya.
Daftar 21 Kota di Prefektur Gifu
- Gifu
- Ogaki
- Takayama
- Tajimi
- Seki
- Nakatsugawa
- Mino
- Mizunami
- Hashima
- Ena
- Minokamo
- Toki
- Kakamigahara
- Kani
- Yamagata
- Mizuho
- Hida
- Motosu
- Gujo
- Gero
- Kaizu
Daftar 19 Kota Kecil di Prefektur Gifu
- Ginan
- Kasamatsu
- Yoro
- Tarui
- Sekigahara
- Godo
- Wanouchi
- Anpachi
- Ibigawa
- Ono
- Ikeda
- Kitagata
- Sakahogi
- Tomika
- Kawabe
- Hichiso
- Yaotsu
- Shirakawa
- Mitake
Daftar 2 Desa di Prefektur Gifu
- Higashishirakawa
- Shirakawa
Apakah Gifu Hanya Terkenal karena Shirakawa-go?
Tidak.
Shirakawa-go memang menjadi salah satu ikon terbesar Gifu, tetapi prefektur ini memiliki banyak destinasi lainnya.
Takayama menawarkan kota tua dan festival tradisional, Gero terkenal dengan onsen, Seki dengan industri pisau, Tajimi dengan keramik, Gujo dengan festival tari, sementara Gifu City memiliki kastil dan tradisi ukai.
Mengapa Gifu Menarik untuk Wisata?
Gifu memiliki kombinasi destinasi yang sangat beragam.
- Sejarah: Gifu Castle, Oda Nobunaga, Nakasendo, dan Magome-juku.
- Budaya: Takayama Festival, Gujo Odori, dan ukai.
- Alam: Pegunungan Hida, hutan, sungai, dan air terjun.
- Arsitektur: rumah gassho-zukuri Shirakawa-go.
- Onsen: Gero Onsen.
- Kuliner: Hida beef dan ikan ayu.
- Kerajinan: pisau Seki dan Mino-yaki.
- Anime: lokasi yang dikaitkan dengan Your Name.
Gifu dan Nagoya
Gifu memiliki hubungan geografis dan ekonomi yang sangat kuat dengan Nagoya.
Kedekatan kedua wilayah membuat banyak penduduk melakukan perjalanan antara Gifu dan Nagoya untuk bekerja, belajar, maupun beraktivitas.
Jaringan transportasi juga membuat Gifu relatif mudah dijangkau dari kawasan metropolitan Nagoya.
Gifu dan Sejarah Jepang
Posisi Gifu di tengah Honshu membuat wilayah ini memainkan peran penting dalam sejarah Jepang.
Pada periode Sengoku, wilayah Gifu menjadi salah satu pusat kekuasaan Oda Nobunaga.
Sementara itu, jalur Nakasendo yang melewati kawasan Gifu menjadi salah satu jalur transportasi penting pada zaman Edo.
Waktu Terbaik Mengunjungi Gifu
- Musim semi: cocok untuk sakura dan kota-kota bersejarah.
- Musim panas: cocok untuk festival, ukai, dan aktivitas sungai.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di pegunungan dan kota tua.
- Musim dingin: sangat menarik untuk Shirakawa-go, salju, onsen, dan resor ski.
Prefektur Gifu
Prefektur Gifu merupakan salah satu wilayah Jepang yang menawarkan perpaduan luar biasa antara sejarah, budaya tradisional, pegunungan, hutan, kuliner, dan kehidupan pedesaan.
Dengan luas sekitar 10.621,29 km², Gifu memiliki 42 pemerintah daerah yang terdiri dari 21 kota, 19 kota kecil, dan 2 desa.
Populasi Gifu tercatat sebanyak 1.877.857 jiwa pada 1 Juli 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Gifu.
Dari rumah tradisional Shirakawa-go hingga kota tua Takayama, dari Gero Onsen hingga Gifu Castle, prefektur ini memperlihatkan sisi Jepang yang sangat berbeda dari Tokyo atau Osaka.
Gifu bukan hanya wilayah pegunungan di tengah Jepang. Gifu adalah tempat bertemunya sejarah samurai, desa tradisional, budaya lokal, kerajinan, kuliner, dan keindahan alam Jepang.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar kota-kota besar, Prefektur Gifu merupakan salah satu destinasi yang sangat layak dimasukkan ke dalam daftar perjalanan.
