Prefektur Gunma: Luas Wilayah, Kota, dan Fakta Menarik

Prefektur Gunma merupakan salah satu prefektur di kawasan Kanto, Jepang. Berada di bagian barat laut Kanto dan tidak memiliki garis pantai, Gunma dikenal sebagai wilayah pegunungan yang memiliki banyak sumber air panas, danau, hutan, lembah, serta destinasi wisata alam.

Gunma juga memiliki karakter geografis yang sangat berbeda antara bagian selatan dan utara. Wilayah selatan didominasi dataran dan kawasan perkotaan, sedangkan bagian utara dan barat memiliki pegunungan yang luas.

Salah satu hal yang membuat Gunma terkenal di kalangan wisatawan adalah keberadaan Kusatsu Onsen, salah satu kawasan sumber air panas paling terkenal di Jepang. Selain itu, Gunma memiliki Ikaho Onsen, Oze, Mount Akagi, Mount Haruna, Mount Myogi, serta situs sejarah seperti Tomioka Silk Mill.

Menurut Pemerintah Prefektur Gunma, luas wilayahnya sekitar 6.362 km². Gunma berada di peringkat ke-21 dari 47 prefektur Jepang dan merupakan prefektur terbesar kedua di kawasan Kanto setelah Tochigi.

Secara administratif, Gunma memiliki 35 pemerintah daerah, terdiri dari 12 kota, 15 kota kecil, dan 8 desa.

📑 Daftar Isi

Di Mana Letak Prefektur Gunma?

Prefektur Gunma berada di bagian barat laut kawasan Kanto di Pulau Honshu.

Gunma berbatasan dengan Tochigi di sebelah timur, Saitama di sebelah selatan, Nagano di sebelah barat daya, Niigata di sebelah utara, dan Fukushima di sebelah timur laut.

Karena berada di tengah Pulau Honshu dan dikelilingi daratan, Gunma merupakan prefektur tanpa garis pantai.

Lokasinya sekitar 100 kilometer dari Tokyo sehingga masih mempunyai hubungan transportasi dan ekonomi yang kuat dengan kawasan metropolitan ibu kota Jepang.

Baca juga:

Berapa Luas Prefektur Gunma?

Luas Prefektur Gunma sekitar 6.362 km².

Angka tersebut menempatkan Gunma di posisi ke-21 secara nasional berdasarkan luas wilayah. Di kawasan Kanto, Gunma merupakan prefektur terbesar kedua setelah Tochigi.

Meski luasnya tidak sebesar beberapa prefektur di Tohoku, sebagian besar wilayah Gunma berupa kawasan pegunungan dan hutan.

Sekitar 67 Persen Wilayah Gunma Berupa Hutan

Salah satu fakta menarik Gunma adalah luas kawasan hutannya.

Pemerintah Gunma mencatat luas hutan mencapai sekitar 427.046 hektare atau sekitar 67 persen wilayah prefektur.

Kondisi tersebut membuat Gunma memiliki banyak kawasan alami, pegunungan, sungai, dan sumber air panas.

Hutan juga menjadi bagian penting dari lingkungan Gunma karena banyak sungai yang berasal dari kawasan pegunungan.

Berapa Jumlah Kota di Prefektur Gunma?

Prefektur Gunma memiliki 35 pemerintah daerah, yang terdiri dari:

  • 12 kota
  • 15 kota kecil
  • 8 desa

Struktur tersebut masih menjadi struktur administratif Gunma saat ini.

Daftar 12 Kota di Prefektur Gunma

Ke-12 kota di Prefektur Gunma adalah:

  • Maebashi
  • Takasaki
  • Kiryu
  • Isesaki
  • Ota
  • Numata
  • Tatebayashi
  • Shibukawa
  • Fujioka
  • Tomioka
  • Annaka
  • Midori

Selain 12 kota tersebut, Gunma memiliki 15 kota kecil dan 8 desa. Dengan demikian jumlah keseluruhan pemerintah daerah mencapai 35.

Maebashi: Ibu Kota Prefektur Gunma

Maebashi merupakan ibu kota Prefektur Gunma.

Kota ini menjadi pusat pemerintahan prefektur dan merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi serta kehidupan masyarakat Gunma.

Maebashi berada di bagian selatan Gunma dan memiliki pemandangan Mount Akagi yang menjadi salah satu gunung penting dalam lanskap kota.

Takasaki: Kota Besar di Gunma

Takasaki merupakan salah satu kota terbesar dan pusat transportasi penting di Gunma.

Kota ini mempunyai posisi strategis karena menjadi salah satu titik pertemuan jaringan kereta api yang menghubungkan Gunma dengan Tokyo dan wilayah Jepang lainnya.

Takasaki juga dikenal dengan berbagai budaya lokal dan produk kerajinan.

Takasaki dan Daruma

Salah satu simbol budaya yang sangat identik dengan Takasaki adalah Takasaki Daruma.

Daruma merupakan boneka tradisional Jepang yang sering dikaitkan dengan keberuntungan, ketekunan, dan pencapaian tujuan.

Takasaki menjadi salah satu pusat produksi Daruma terbesar dan paling terkenal di Jepang.

Karena itu, Daruma menjadi salah satu oleh-oleh khas yang dapat ditemukan ketika berkunjung ke Gunma.

Kusatsu Onsen: Ikon Gunma

Kusatsu Onsen merupakan salah satu destinasi paling terkenal di Gunma.

Kawasan ini berada di daerah pegunungan dan dikenal karena sumber air panas alaminya.

Kusatsu bahkan sering disebut sebagai salah satu kawasan onsen terbaik dan paling terkenal di Jepang.

Suasana kota kecil, penginapan tradisional, uap air panas, serta aliran air panas yang melewati pusat kawasan membuat Kusatsu memiliki karakter yang sangat khas.

Yubatake: Simbol Kusatsu Onsen

Salah satu landmark paling terkenal di Kusatsu adalah Yubatake, yang berarti "ladang air panas".

Air panas mengalir melalui struktur kayu di tengah kawasan kota sebelum dialirkan ke berbagai tempat.

Uap yang muncul dari air panas membuat pusat Kusatsu terlihat sangat khas.

Yubatake juga menjadi salah satu tempat yang paling sering difoto oleh wisatawan.

Mengapa Air Panas Kusatsu Terkenal?

Kusatsu dikenal dengan sumber air panas alami yang memiliki karakter kimia kuat.

Air panas tersebut telah digunakan untuk pemandian selama berabad-abad.

Tradisi mandi air panas menjadi bagian penting dari kehidupan dan pariwisata Kusatsu.

Pengunjung dapat menemukan berbagai ryokan, pemandian umum, dan fasilitas onsen di sekitar kawasan utama.

Yumomi: Tradisi Mengaduk Air Panas

Salah satu tradisi unik di Kusatsu adalah Yumomi.

Air panas yang sangat panas diaduk menggunakan papan kayu panjang untuk membantu menurunkan suhu sebelum digunakan untuk mandi.

Tradisi ini kemudian berkembang menjadi pertunjukan budaya yang dapat disaksikan wisatawan.

Ikaho Onsen

Selain Kusatsu, Gunma juga memiliki Ikaho Onsen.

Kawasan ini terkenal dengan jalan utama berupa tangga batu yang panjang.

Di sepanjang tangga terdapat penginapan, restoran, toko suvenir, dan berbagai fasilitas wisata.

Ikaho menawarkan suasana onsen tradisional yang berbeda dari Kusatsu.

Stone Steps of Ikaho

Tangga batu Ikaho merupakan salah satu simbol kawasan tersebut.

Jalan bertangga ini memiliki sejarah panjang dan menjadi pusat kehidupan wisata di Ikaho.

Berjalan naik turun tangga sambil menikmati toko dan pemandangan kota menjadi salah satu pengalaman khas ketika mengunjungi Ikaho Onsen.

Gunma dan Gunung Akagi

Mount Akagi merupakan salah satu gunung terkenal di Gunma.

Gunung ini menjadi bagian penting dari lanskap Maebashi dan wilayah sekitarnya.

Kawasan Akagi memiliki danau, hutan, padang rumput, serta jalur wisata alam.

Akagi dan Empat Musim

Mount Akagi menawarkan pemandangan berbeda sepanjang tahun.

  • Musim semi: bunga mulai bermekaran.
  • Musim panas: kawasan pegunungan terasa lebih sejuk.
  • Musim gugur: dedaunan berubah menjadi merah dan kuning.
  • Musim dingin: salju dapat menutupi kawasan pegunungan.

Mount Haruna

Mount Haruna merupakan gunung vulkanik lainnya yang terkenal di Gunma.

Gunung ini memiliki hubungan erat dengan kawasan wisata Haruna Shrine dan Lake Haruna.

Gunung Haruna juga merupakan salah satu dari tiga gunung yang sering disebut sebagai Jomo Sanzan, bersama Mount Akagi dan Mount Myogi.

Lake Haruna

Lake Haruna merupakan danau yang berada di kawasan Mount Haruna.

Danau ini dikelilingi pegunungan dan menjadi salah satu tempat rekreasi populer di Gunma.

Pemandangannya berubah sesuai musim sehingga menarik untuk dikunjungi sepanjang tahun.

Haruna Shrine

Haruna Shrine merupakan salah satu kuil Shinto terkenal di Gunma.

Kuil ini berada di kawasan pegunungan dan dikelilingi pepohonan serta formasi batu alam.

Lingkungan alami tersebut memberikan suasana yang sangat berbeda dibandingkan kuil yang berada di tengah kota.

Mount Myogi

Mount Myogi merupakan salah satu gunung paling unik di Gunma.

Bentuk pegunungannya memiliki tebing dan formasi batu yang dramatis.

Gunung ini juga termasuk dalam kelompok Jomo Sanzan.

Kawasan Myogi terkenal karena pemandangan alam, jalur hiking, serta panorama musim gugur.

Oze: Taman Nasional di Gunma

Oze merupakan salah satu kawasan alam paling terkenal di Jepang.

Kawasan ini memiliki rawa, pegunungan, hutan, dan jalur pendakian.

Oze juga menjadi tempat penting untuk konservasi alam dan terkenal dengan pemandangan bunga serta lanskap rawa.

Ozegahara Marsh

Ozegahara merupakan kawasan rawa luas yang menjadi salah satu ikon Taman Nasional Oze.

Jalur kayu memungkinkan pengunjung berjalan di atas kawasan rawa tanpa merusak lingkungan sensitif di sekitarnya.

Pemandangan pegunungan yang mengelilingi rawa menciptakan lanskap yang sangat khas.

Oze pada Musim Semi dan Musim Panas

Salah satu waktu menarik untuk mengunjungi Oze adalah ketika bunga mizu-basho atau skunk cabbage bermekaran.

Hamparan bunga putih dan lanskap rawa membuat Oze menjadi salah satu destinasi alam yang terkenal di Jepang.

Gunma dan Pegunungan

Gunma merupakan salah satu prefektur paling bergunung di kawasan Kanto.

Pemerintah Gunma menjelaskan bahwa sekitar dua pertiga wilayah prefektur berupa kawasan perbukitan dan pegunungan.

Kondisi geografis tersebut membuat Gunma memiliki banyak sungai, danau, lembah, air terjun, serta sumber air panas.

Gunma dan Sungai Tone

Sungai Tone merupakan salah satu sungai penting yang berhubungan erat dengan wilayah Gunma.

Sungai-sungai dari kawasan pegunungan Gunma mengalir menuju sistem Sungai Tone.

Air dari kawasan pegunungan mempunyai peranan penting bagi pertanian dan kehidupan masyarakat di kawasan Kanto.

Gunma dan Sumber Air Panas

Gunma dikenal sebagai salah satu prefektur Jepang dengan banyak kawasan onsen.

Selain Kusatsu dan Ikaho, terdapat juga Minakami Onsen, Manza Onsen, Shima Onsen, dan berbagai sumber air panas lainnya.

Keberadaan gunung vulkanik dan aktivitas geologi menjadi salah satu faktor yang mendukung banyaknya sumber air panas di wilayah ini.

Minakami Onsen

Minakami merupakan kawasan wisata pegunungan yang terkenal dengan sumber air panas.

Wilayah ini juga memiliki sungai, hutan, air terjun, dan berbagai aktivitas luar ruangan.

Pada musim dingin, Minakami menjadi salah satu tujuan olahraga salju di Gunma.

Manza Onsen

Manza Onsen berada di kawasan pegunungan Gunma dan terkenal dengan sumber air panas alami.

Lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat kawasan ini memiliki suasana yang sejuk.

Pada musim dingin, salju membuat pemandangan Manza semakin menarik.

Shima Onsen

Shima Onsen merupakan salah satu kawasan onsen bersejarah di Gunma.

Kawasan ini berada di lembah dan dikelilingi pegunungan.

Suasana yang relatif tenang membuat Shima Onsen menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandian air panas dengan suasana tradisional.

Tomioka Silk Mill

Tomioka Silk Mill merupakan salah satu situs sejarah industri paling penting di Gunma.

Pabrik sutra ini didirikan pada abad ke-19 sebagai bagian dari upaya modernisasi industri Jepang.

Tomioka Silk Mill menjadi simbol bagaimana Jepang mengadopsi teknologi industri modern sekaligus mengembangkan produksi sutra.

Tomioka Silk Mill sebagai Warisan Dunia

Tomioka Silk Mill and Related Sites ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2014.

Situs tersebut menunjukkan perkembangan industri sutra Jepang dan peran pentingnya dalam proses industrialisasi negara tersebut.

Karena itu, Gunma tidak hanya mempunyai wisata alam dan onsen, tetapi juga memiliki warisan industri yang penting secara internasional.

Gunma dan Produksi Sutra

Gunma memiliki sejarah panjang dalam industri sutra.

Budidaya ulat sutra dan produksi sutra berkembang di wilayah ini sejak masa lalu.

Tomioka Silk Mill menjadi salah satu pusat modernisasi produksi sutra Jepang pada era Meiji.

Gunma dan Pertanian

Meski sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan, Gunma memiliki kawasan pertanian yang cukup penting.

Dataran di bagian selatan dan lembah-lembah di kawasan pegunungan dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman.

Gunma terkenal antara lain dengan produksi kubis, konnyaku, buah, dan berbagai produk pertanian lainnya.

Gunma dan Kubis

Salah satu produk pertanian yang sangat terkenal dari Gunma adalah kubis.

Kawasan dataran tinggi seperti Tsumagoi terkenal sebagai salah satu daerah produksi kubis.

Udara yang lebih sejuk di dataran tinggi mendukung budidaya sayuran.

Tsumagoi dan Kubis

Tsumagoi Village berada di bagian barat laut Gunma.

Desa ini terkenal sebagai salah satu sentra produksi kubis terbesar di Jepang.

Pemandangan ladang kubis yang luas menjadi salah satu karakter pedesaan Gunma.

Gunma dan Konnyaku

Gunma juga sangat terkenal dengan produksi konnyaku.

Konnyaku merupakan bahan makanan tradisional Jepang yang dibuat dari tanaman konjac.

Gunma menjadi salah satu pusat produksi konnyaku terbesar di Jepang.

Produk tersebut digunakan dalam berbagai makanan Jepang, termasuk oden, sukiyaki, dan hidangan lainnya.

Gunma dan Industri Manufaktur

Gunma bukan hanya prefektur pertanian dan pariwisata.

Wilayah bagian selatan memiliki banyak kawasan industri dan pabrik.

Pemerintah Gunma menyebut sektor manufaktur memiliki peranan penting dalam ekonomi prefektur. Pada 2023, nilai pengiriman produk manufaktur mencapai sekitar 9,56 triliun yen.

Gunma dan Industri Otomotif

Salah satu industri penting di Gunma adalah otomotif.

Berbagai fasilitas manufaktur dan perusahaan pemasok otomotif berkembang di prefektur ini.

Lokasinya yang dekat dengan Tokyo dan memiliki jaringan jalan serta kereta yang baik membuat Gunma menjadi salah satu wilayah industri penting di Kanto.

Gunma dan Mobil

Bagi penggemar otomotif Jepang, Gunma juga memiliki hubungan menarik dengan budaya mobil.

Kawasan pegunungan dan jalan berliku di Gunma sering menjadi latar berbagai cerita dan budaya otomotif Jepang.

Namun, daya tarik Gunma jauh lebih luas daripada sekadar otomotif karena prefektur ini memiliki sejarah, alam, pertanian, dan budaya yang sangat kuat.

Gunma dan Empat Musim

Karena memiliki dataran rendah sekaligus pegunungan tinggi, kondisi cuaca Gunma dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Pemerintah Gunma menjelaskan bahwa wilayah dataran dapat mengalami musim panas yang sangat panas, sementara daerah pegunungan mempunyai kondisi yang lebih sejuk dan dapat menerima salju pada musim dingin.

Gunma pada Musim Semi

Musim semi merupakan waktu yang menarik untuk menikmati bunga di berbagai kawasan Gunma.

Gunung, taman, kuil, dan kawasan pedesaan mulai berubah hijau setelah musim dingin.

Beberapa kawasan juga memiliki bunga sakura dan bunga musiman lainnya.

Gunma pada Musim Panas

Musim panas merupakan waktu yang menarik untuk menjelajahi kawasan pegunungan.

Oze, Minakami, Akagi, Haruna, dan berbagai kawasan dataran tinggi menawarkan suasana alam yang lebih sejuk dibandingkan pusat kota.

Musim panas juga menjadi waktu penting bagi produksi sayuran dataran tinggi seperti kubis.

Gunma pada Musim Gugur

Musim gugur merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati Gunma.

Gunung dan hutan berubah menjadi warna merah, kuning, dan oranye.

Kawasan seperti Mount Myogi, Mount Haruna, Oze, Minakami, dan Ikaho menjadi semakin menarik ketika musim koyo tiba.

Gunma pada Musim Dingin

Bagian utara dan barat Gunma dapat menerima salju cukup banyak.

Kawasan seperti Minakami dan Manza menjadi tujuan wisata musim dingin.

Selain olahraga salju, wisatawan juga dapat menikmati onsen dengan latar pegunungan bersalju.

Fakta Menarik tentang Prefektur Gunma

Berikut beberapa fakta menarik tentang Gunma:

  1. Gunma berada di kawasan Kanto, Pulau Honshu.
  2. Gunma merupakan prefektur pedalaman dan tidak memiliki garis pantai.
  3. Luas wilayahnya sekitar 6.362 km².
  4. Gunma merupakan prefektur terbesar kedua di Kanto setelah Tochigi.
  5. Secara nasional, Gunma berada di peringkat ke-21 berdasarkan luas wilayah.
  6. Sekitar 67 persen wilayah Gunma berupa hutan.
  7. Gunma memiliki 35 pemerintah daerah.
  8. Terdapat 12 kota, 15 kota kecil, dan 8 desa.
  9. Maebashi merupakan ibu kota Prefektur Gunma.
  10. Takasaki merupakan salah satu kota terbesar dan pusat transportasi penting.
  11. Takasaki terkenal dengan Takasaki Daruma.
  12. Kusatsu Onsen merupakan salah satu kawasan onsen paling terkenal di Jepang.
  13. Yubatake merupakan salah satu ikon Kusatsu Onsen.
  14. Yumomi merupakan tradisi khas Kusatsu untuk mendinginkan air panas.
  15. Ikaho Onsen terkenal dengan jalan tangga batunya.
  16. Gunma memiliki Mount Akagi, Mount Haruna, dan Mount Myogi.
  17. Ketiga gunung tersebut dikenal sebagai Jomo Sanzan.
  18. Oze merupakan kawasan alam terkenal dengan Ozegahara Marsh.
  19. Gunma memiliki banyak sumber air panas karena karakter geologis dan pegunungannya.
  20. Tomioka Silk Mill merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
  21. Gunma memiliki sejarah panjang dalam industri sutra Jepang.
  22. Tsumagoi terkenal dengan produksi kubis.
  23. Gunma merupakan salah satu pusat produksi konnyaku Jepang.
  24. Gunma mempunyai sektor manufaktur yang kuat.
  25. Industri otomotif menjadi salah satu bagian penting dari industri Gunma.
  26. Gunma berada sekitar 100 kilometer dari Tokyo.

Daftar 12 Kota di Prefektur Gunma

  • Maebashi
  • Takasaki
  • Kiryu
  • Isesaki
  • Ota
  • Numata
  • Tatebayashi
  • Shibukawa
  • Fujioka
  • Tomioka
  • Annaka
  • Midori

Selain 12 kota tersebut, Gunma memiliki 15 kota kecil dan 8 desa sehingga totalnya mencapai 35 pemerintah daerah.

Apakah Gunma Hanya Terkenal karena Kusatsu Onsen?

Tidak.

Kusatsu memang merupakan salah satu ikon terbesar Gunma, tetapi prefektur ini mempunyai banyak daya tarik lainnya.

Gunma memiliki Ikaho Onsen, Shima Onsen, Minakami, Oze, Mount Akagi, Mount Haruna, Mount Myogi, Tomioka Silk Mill, Takasaki Daruma, serta berbagai kawasan pertanian.

Keanekaragaman tersebut membuat Gunma menjadi salah satu prefektur yang menarik untuk dijelajahi di Kanto.

Apakah Gunma Dekat dengan Tokyo?

Ya.

Gunma berada sekitar 100 kilometer dari Tokyo. Letaknya tersebut membuat perjalanan antara Tokyo dan berbagai kota di Gunma relatif mudah dilakukan melalui jaringan kereta api dan jalan raya.

Takasaki menjadi salah satu titik transportasi penting karena terhubung dengan jaringan Shinkansen menuju Tokyo dan wilayah lainnya.

Mengapa Prefektur Gunma Menarik untuk Dikunjungi?

Gunma menawarkan kombinasi alam, onsen, sejarah, pertanian, dan industri yang sangat kuat.

Wisatawan dapat berendam di Kusatsu Onsen, menikmati jalan tradisional Ikaho, menjelajahi Oze, melihat gunung dan danau, mengunjungi Tomioka Silk Mill, hingga mencicipi produk pertanian lokal.

Karena sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan dan hutan, Gunma juga menawarkan suasana yang sangat berbeda dari Tokyo.

Waktu Terbaik Mengunjungi Gunma

  • Musim semi: cocok untuk menikmati bunga dan pemandangan pegunungan yang mulai menghijau.
  • Musim panas: cocok untuk Oze, kawasan dataran tinggi, dan wisata alam.
  • Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di pegunungan dan lembah.
  • Musim dingin: cocok untuk salju, olahraga musim dingin, dan onsen.

Prefektur Gunma

Prefektur Gunma merupakan salah satu wilayah Kanto yang kaya akan pegunungan, hutan, sumber air panas, sejarah, dan industri.

Dengan luas sekitar 6.362 km², Gunma merupakan prefektur terbesar kedua di Kanto setelah Tochigi dan berada di peringkat ke-21 secara nasional.

Gunma memiliki 35 pemerintah daerah, terdiri dari 12 kota, 15 kota kecil, dan 8 desa.

Daya tarik Gunma sangat beragam, mulai dari Kusatsu Onsen, Ikaho Onsen, Oze, Mount Akagi, Mount Haruna, Mount Myogi, Lake Haruna hingga Tomioka Silk Mill.

Gunma juga mempunyai sektor pertanian yang kuat melalui produksi kubis, konnyaku, dan berbagai hasil pertanian lainnya. Di sisi lain, sektor manufaktur dan otomotif menjadikan Gunma sebagai salah satu wilayah industri penting di Kanto.

Dari air panas Kusatsu hingga hutan Oze, dari gunung-gunung Kanto hingga warisan industri Tomioka, Prefektur Gunma memperlihatkan sisi Jepang yang memadukan alam, budaya, sejarah, pertanian, dan industri modern.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Kanto di luar Tokyo, Gunma merupakan salah satu prefektur yang sangat layak untuk dimasukkan ke dalam daftar perjalanan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama