Prefektur Tokushima merupakan salah satu prefektur di Pulau Shikoku, Jepang. Wilayah ini terkenal dengan Awa Odori, Naruto Whirlpools, lembah Iya, Jembatan Kazurabashi, Gunung Tsurugi, serta pemandangan alam pegunungan dan pesisir yang masih sangat alami.
Tokushima berada di bagian timur Pulau Shikoku dan menghadap ke Laut Pedalaman Seto serta Samudra Pasifik. Letaknya yang dekat dengan Pulau Awaji dan Prefektur Hyogo membuat Tokushima memiliki hubungan transportasi dan budaya yang kuat dengan wilayah Kansai.
Selain wisata alam dan budaya, Tokushima juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sudachi, Naruto Kintoki, Naruto wakame, Awaodori chicken, dan produk pertanian lainnya.
Secara administratif, Prefektur Tokushima memiliki 8 kota, 15 kota kecil, dan 1 desa, sehingga total terdapat 24 pemerintah daerah.
Di Mana Letak Prefektur Tokushima?
Prefektur Tokushima berada di bagian timur Pulau Shikoku.
Di sebelah utara Tokushima terdapat Laut Pedalaman Seto, sedangkan bagian timur dan selatannya menghadap ke wilayah perairan yang berhubungan dengan Samudra Pasifik.
Tokushima berbatasan dengan Kagawa di sebelah utara, Ehime dan Kochi di sebelah barat dan barat daya, serta terhubung dengan wilayah Hyogo melalui kawasan Selat Naruto dan Pulau Awaji.
Berapa Luas Prefektur Tokushima?
Prefektur Tokushima memiliki luas sekitar 4.146 km².
Meskipun luasnya relatif tidak terlalu besar, sebagian besar wilayah Tokushima merupakan pegunungan dan kawasan berhutan. Data pemerintah menunjukkan wilayah hutan mencakup bagian yang sangat besar dari total wilayah prefektur.
Kondisi geografis tersebut membuat Tokushima memiliki banyak lembah, sungai, air terjun, jalur pendakian, dan kawasan pedesaan.
Berapa Populasi Prefektur Tokushima?
Jumlah penduduk Prefektur Tokushima berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan data resmi terbaru yang tersedia, jumlah penduduk Tokushima mencapai 668.596 jiwa per 1 Juli 2026.
Angka tersebut terdiri dari 319.728 laki-laki dan 348.868 perempuan. Pemerintah Prefektur Tokushima menerbitkan estimasi populasi setiap bulan.
Data estimasi tersebut menggunakan hasil sensus sebagai dasar dan kemudian diperbarui berdasarkan perubahan kelahiran, kematian, serta perpindahan penduduk. Pemerintah juga menjelaskan bahwa angka setelah Oktober 2025 masih dapat berubah ketika hasil final Sensus 2025 digunakan sebagai dasar baru.
Karena populasi bersifat dinamis, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa harus mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Tokushima?
Prefektur Tokushima memiliki 24 pemerintah daerah:
- 8 kota
- 15 kota kecil
- 1 desa
Struktur administratif tersebut terbentuk setelah serangkaian penggabungan pemerintah daerah pada periode Heisei. Pemerintah Tokushima mencatat bahwa sebelumnya prefektur ini memiliki 50 pemerintah daerah, kemudian direorganisasi menjadi 24 pemerintah daerah.
Daftar 8 Kota di Prefektur Tokushima
- Tokushima
- Naruto
- Komatsushima
- Anan
- Yoshinogawa
- Awa
- Mima
- Miyoshi
Daftar 15 Kota Kecil di Prefektur Tokushima
- Katsuura
- Kam ikatsu
- Sanagochi
- Ishii
- Kamiyama
- Naka
- Minami
- Kaiyo
- Matsushige
- Kitajima
- Aizumi
- Itano
- Ueita
- Tsurugi
- Higashimiyoshi
Desa di Prefektur Tokushima
Prefektur Tokushima hanya memiliki satu desa, yaitu:
- Sanagochi Village
Desa ini berada di kawasan pegunungan yang tidak jauh dari Kota Tokushima.
Kota Tokushima: Ibu Kota Prefektur
Kota Tokushima merupakan ibu kota Prefektur Tokushima sekaligus pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan perdagangan di wilayah tersebut.
Kota ini berada di sekitar Sungai Yoshino dan memiliki hubungan erat dengan budaya Awa Odori.
Setiap tahun, Tokushima menjadi pusat salah satu festival tari tradisional Jepang paling terkenal.
Awa Odori
Awa Odori merupakan ikon budaya paling terkenal dari Prefektur Tokushima.
Tradisi ini telah memiliki sejarah sekitar 400 tahun dan berkembang menjadi salah satu festival tari terbesar di Jepang.
Para penari tampil dalam kelompok yang disebut ren, diiringi musik tradisional dan berbagai alat musik.
Festival Awa Odori di Tokushima
Perayaan terbesar berlangsung di Kota Tokushima setiap tahun pada 12–15 Agustus.
Selama festival, jalan-jalan pusat kota dipenuhi kelompok penari dan penonton. Pemerintah Prefektur Tokushima menyebut festival Kota Tokushima sebagai penyelenggaraan Awa Odori terbesar di prefektur tersebut.
Awa Odori juga diselenggarakan di berbagai wilayah lain di Tokushima, sehingga budaya tari ini tidak hanya terbatas pada ibu kota prefektur.
Gerakan Khas Awa Odori
Awa Odori mempunyai gerakan tari yang khas dan mudah dikenali.
Salah satu daya tariknya adalah suasana festival yang sangat meriah. Penonton juga dapat menyaksikan berbagai kelompok dengan kostum dan gaya pertunjukan yang berbeda.
Ungkapan terkenal yang berkaitan dengan Awa Odori bahkan menggambarkan bahwa penonton dan penari sama-sama terbawa suasana festival.
Tokushima Castle
Tokushima Castle merupakan situs bersejarah yang berada di Kota Tokushima.
Kastil ini dahulu menjadi pusat pemerintahan wilayah Tokushima di bawah Klan Hachisuka.
Saat ini kawasan kastil menjadi bagian dari taman dan area bersejarah kota.
Tokushima Castle Ruins
Bangunan utama Tokushima Castle tidak lagi berdiri seperti pada masa lalu, tetapi beberapa bagian dari kompleks dan tembok batu masih dapat ditemukan.
Kawasan ini juga menarik untuk menikmati bunga sakura dan suasana hijau di pusat Kota Tokushima.
Mount Bizan
Gunung Bizan atau Bizan merupakan salah satu landmark alam Kota Tokushima.
Gunung ini berada tidak jauh dari pusat kota dan dapat dicapai menggunakan ropeway.
Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat panorama Kota Tokushima dan kawasan sekitarnya.
Bizan Ropeway
Bizan Ropeway menjadi salah satu cara populer untuk mencapai kawasan puncak Gunung Bizan.
Pemandangan dari atas sangat menarik terutama saat matahari terbenam dan malam hari ketika lampu kota mulai menyala.
Naruto
Naruto City merupakan salah satu kota paling terkenal di Prefektur Tokushima.
Kota ini terkenal di seluruh Jepang karena Naruto Whirlpools atau pusaran air Naruto.
Selain itu, Naruto menjadi salah satu pintu masuk penting menuju Pulau Awaji dan wilayah Kansai.
Naruto Whirlpools
Naruto Whirlpools merupakan fenomena alam berupa pusaran air yang terbentuk di Selat Naruto.
Pusaran tersebut terjadi karena perbedaan tinggi permukaan air dan arus pasang surut antara Laut Pedalaman Seto dan Laut Jepang melalui kawasan selat.
Dalam kondisi tertentu, pusaran dapat mencapai diameter sekitar 20 meter.
Mengapa Naruto Whirlpools Bisa Terjadi?
Pusaran air terbentuk karena adanya perbedaan pasang surut dan kondisi dasar laut di Selat Naruto.
Pemerintah Tokushima menjelaskan bahwa perbedaan tinggi permukaan air dapat mencapai sekitar 1,5 meter, sehingga menghasilkan arus yang sangat kuat.
Dasar Selat Naruto juga memiliki bentuk yang unik sehingga memperkuat perbedaan kecepatan arus dan membantu pembentukan pusaran.
Kapan Naruto Whirlpools Terbesar?
Pusaran terbesar biasanya dapat terlihat ketika terjadi pasang besar atau spring tide, terutama sekitar bulan baru dan bulan purnama.
Musim semi dan musim gugur menjadi periode yang sangat menarik untuk mengamati pusaran.
Namun, waktu terbaik dapat berubah setiap hari sehingga wisatawan sebaiknya memeriksa tabel pasang surut sebelum berkunjung.
Ohnaruto Bridge
Ohnaruto Bridge menghubungkan Pulau Shikoku dengan Pulau Awaji melalui Selat Naruto.
Jembatan ini menjadi salah satu landmark penting kawasan Naruto dan menyediakan akses menuju berbagai titik pengamatan pusaran air.
Uzu no Michi
Uzu no Michi merupakan jalur observasi yang berada di bawah Jembatan Ohnaruto.
Pengunjung dapat melihat pusaran air dari lantai dengan bagian kaca yang berada sekitar 45 meter di atas permukaan laut.
Tempat ini menjadi salah satu lokasi populer untuk menikmati Naruto Whirlpools.
Awaji Island dan Tokushima
Tokushima memiliki hubungan geografis yang sangat dekat dengan Pulau Awaji.
Kawasan Selat Naruto memisahkan keduanya, sementara Jembatan Ohnaruto menjadi salah satu penghubung utama.
Karena posisi tersebut, Tokushima menjadi salah satu pintu masuk dari wilayah Kansai menuju Shikoku.
Otsuka Museum of Art
Otsuka Museum of Art berada di Kota Naruto.
Museum ini terkenal karena menampilkan reproduksi karya seni dunia dalam bentuk keramik yang sangat besar.
Pengunjung dapat melihat reproduksi berbagai karya seni terkenal tanpa harus melakukan perjalanan ke berbagai museum di Eropa.
Komatsushima
Komatsushima merupakan kota pelabuhan di bagian timur Tokushima.
Kota ini memiliki hubungan dengan transportasi laut, industri, serta perdagangan regional.
Komatsushima juga memiliki berbagai kawasan pesisir yang menarik untuk dijelajahi.
Anan
Anan merupakan kota di bagian selatan Tokushima.
Wilayahnya memiliki pantai, pegunungan, sungai, serta kawasan industri.
Anan juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil produk pertanian dan perikanan.
Yoshino River
Sungai Yoshino merupakan salah satu sungai terpenting di Shikoku.
Sungai ini mengalir melintasi Tokushima dan berperan besar dalam pembentukan dataran serta kehidupan pertanian di wilayah tersebut.
Aliran sungai juga membentuk berbagai lembah dan kawasan wisata alam di bagian barat Tokushima.
Oboke dan Koboke
Oboke dan Koboke merupakan lembah spektakuler yang dibentuk oleh aliran Sungai Yoshino.
Kawasan ini membentang sekitar 8 kilometer dan memiliki tebing serta formasi batuan yang unik.
Nama Oboke dan Koboke juga terkenal karena karakter bahasa Jepang yang unik dan telah menjadi bagian dari identitas wisata kawasan tersebut.
Oboke Gorge
Oboke Gorge terkenal dengan tebing batu dan aliran sungai yang deras.
Pengunjung dapat menikmati pemandangan dari jalan, jalur wisata, maupun menggunakan perahu wisata di bagian sungai tertentu.
Rafting di Oboke
Arus Sungai Yoshino membuat kawasan Oboke dan Koboke populer untuk aktivitas rafting.
Kawasan ini bahkan dikenal sebagai salah satu lokasi rafting penting di Jepang.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu cara menikmati lanskap pegunungan Tokushima dari sudut yang berbeda.
Iya Valley
Iya Valley merupakan salah satu kawasan pegunungan paling terkenal di Tokushima.
Lembah ini terkenal dengan pegunungan curam, sungai, hutan, desa-desa tradisional, dan jembatan gantung.
Iya sering dianggap sebagai salah satu kawasan terpencil dan indah di Shikoku.
Iya Kazurabashi
Iya Kazurabashi merupakan jembatan gantung tradisional yang dibuat menggunakan tanaman rambat.
Jembatan ini membentang di atas Sungai Iya dan menjadi salah satu ikon wisata Tokushima.
Ketika berjalan di atasnya, pengunjung dapat melihat sungai jauh di bawah jembatan melalui celah-celah papan.
Legenda Iya Kazurabashi
Ada berbagai cerita mengenai asal-usul jembatan ini.
Salah satu legenda mengaitkannya dengan kelompok Heike yang melarikan diri ke kawasan Iya setelah kalah dalam konflik politik dan militer Jepang pada masa lalu.
Namun, berbagai teori mengenai asal-usul jembatan tetap menjadi bagian dari cerita rakyat kawasan tersebut.
Ochiai Village
Ochiai Village merupakan kawasan permukiman tradisional di Lembah Iya.
Rumah-rumah dibangun mengikuti lereng pegunungan yang curam sehingga menciptakan lanskap pedesaan yang sangat unik.
Kawasan ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Jepang beradaptasi dengan lingkungan pegunungan.
Gunung Tsurugi
Gunung Tsurugi merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Shikoku.
Ketinggiannya sekitar 1.955 meter, menjadikannya salah satu puncak paling terkenal di wilayah tersebut.
Gunung ini menjadi tujuan pendakian dan wisata alam bagi pengunjung yang menyukai pegunungan.
Tsurugi dan Alam Pegunungan
Kawasan Gunung Tsurugi memiliki hutan, padang rumput pegunungan, jalur pendakian, serta berbagai ekosistem alami.
Pemandangan dari kawasan puncak dapat memperlihatkan pegunungan Shikoku yang luas.
Mima
Mima merupakan salah satu kota di bagian barat Tokushima.
Kota ini terkenal dengan kawasan bersejarah Wakimachi Udatsu Street.
Bangunan tradisional di kawasan tersebut memberikan gambaran mengenai kejayaan perdagangan pada masa lalu.
Wakimachi Udatsu Street
Udatsu no Machinami merupakan kawasan kota tua yang memiliki rumah-rumah pedagang dengan dinding api khas yang disebut udatsu.
Bangunan-bangunan tersebut menjadi bukti perkembangan perdagangan dan industri pewarnaan pada masa lalu.
Ai dan Awa Indigo
Tokushima mempunyai sejarah panjang dalam produksi Awa Ai, yaitu pewarna indigo tradisional.
Indigo menjadi salah satu komoditas penting Tokushima pada masa lalu dan memberikan pengaruh terhadap perkembangan ekonomi wilayah.
Tradisi pewarnaan indigo masih dipertahankan hingga saat ini.
Awa Indigo
Awa Indigo atau Awa-ai merupakan salah satu warisan budaya dan industri tradisional Tokushima.
Warna biru yang dihasilkan dari tanaman indigo menjadi salah satu ciri khas tekstil tradisional Jepang.
Wisatawan dapat menemukan berbagai produk kerajinan yang menggunakan pewarna indigo.
Miyoshi
Miyoshi merupakan salah satu kota dengan wilayah pegunungan luas di bagian barat Tokushima.
Kota ini mencakup kawasan Oboke, Koboke, dan Iya Valley.
Miyoshi menjadi salah satu pusat wisata alam paling penting di Tokushima.
Tokushima dan Alam
Wilayah Tokushima sangat kaya akan sumber daya alam.
Pegunungan, sungai, lembah, hutan, pantai, dan pulau-pulau kecil membentuk lanskap yang beragam.
Pemerintah Tokushima sendiri menempatkan Naruto Whirlpools, Oboke-Koboke, dan Gunung Tsurugi sebagai beberapa daya tarik alam utamanya.
Tokushima dan Sungai Yoshino
Sungai Yoshino menjadi salah satu unsur geografis paling penting di Tokushima.
Aliran sungai tersebut membantu membentuk dataran yang subur dan menjadi sumber kehidupan masyarakat sejak masa lalu.
Beberapa kawasan lembah di bagian barat juga terbentuk melalui proses geologi dan erosi yang berlangsung sangat lama.
Tokushima dan Pertanian
Tokushima mempunyai sektor pertanian yang cukup kuat.
Beberapa produk yang terkenal antara lain:
- Sudachi
- Naruto Kintoki
- Wakame
- Ubi jalar
- Jamur shiitake
- Yuzu
- Beras
- Sayuran
Berbagai produk tersebut menjadi bagian penting dari identitas kuliner Tokushima.
Sudachi
Sudachi merupakan salah satu produk yang paling identik dengan Tokushima.
Buah jeruk berukuran kecil ini memiliki rasa asam segar dan aroma khas.
Tokushima merupakan daerah penghasil utama sudachi dan menyumbang hampir seluruh produksi nasional.
Sudachi sering digunakan sebagai pelengkap ikan, mie, tempura, minuman, dan berbagai masakan Jepang.
Naruto Kintoki
Naruto Kintoki merupakan varietas ubi jalar terkenal dari Tokushima.
Ubi ini tumbuh di tanah berpasir yang mendapat manfaat dari kondisi lingkungan sekitar Sungai Yoshino.
Naruto Kintoki terkenal karena rasa manis dan teksturnya yang lembut.
Naruto Wakame
Naruto wakame merupakan rumput laut terkenal yang tumbuh di kawasan dengan arus laut kuat.
Arus Selat Naruto membantu menciptakan lingkungan yang mendukung karakteristik wakame lokal.
Produk ini terkenal dengan tekstur yang kuat dan cita rasa yang khas.
Awaodori Chicken
Awaodori chicken merupakan salah satu produk daging ayam premium dari Tokushima.
Nama produk ini terinspirasi dari Awa Odori.
Ayam ini dikembangkan dari persilangan tertentu dan dikenal dengan tekstur daging yang kenyal serta rasa yang kaya. Pemerintah Tokushima menyebutnya sebagai salah satu produk unggulan prefektur.
Tokushima Ramen
Tokushima ramen merupakan salah satu kuliner terkenal dari prefektur ini.
Ramen Tokushima umumnya memiliki kuah dengan karakter rasa yang kuat dan sering disajikan bersama irisan daging babi serta telur.
Terdapat beberapa variasi kuah, tetapi rasa gurih dan manis menjadi karakter yang sering ditemukan.
Tokushima dan Laut
Selain pegunungan, Tokushima memiliki kawasan pesisir yang cukup luas.
Bagian selatan prefektur menghadap ke Samudra Pasifik dan mempunyai berbagai pantai serta kawasan perikanan.
Kondisi tersebut membuat hasil laut menjadi bagian penting dari kuliner Tokushima.
Kaifu dan Pantai Tokushima
Kawasan pesisir selatan Tokushima terkenal dengan pantai, ombak, dan lingkungan laut yang relatif alami.
Beberapa lokasi bahkan dikenal sebagai tujuan surfing dan olahraga laut.
Wilayah ini menawarkan sisi Tokushima yang sangat berbeda dari kawasan pegunungan Iya.
Tokushima pada Musim Semi
Musim semi merupakan waktu menarik untuk menikmati bunga sakura di Tokushima.
Kawasan Gunung Bizan, Tokushima Castle Park, Kintai Bridge? dan berbagai taman menjadi tempat yang menarik untuk menikmati musim bunga.
Kawasan pegunungan juga mulai berubah menjadi hijau setelah musim dingin.
Tokushima pada Musim Panas
Musim panas merupakan salah satu waktu paling terkenal di Tokushima karena Awa Odori.
Selain festival, wisatawan dapat menikmati pantai, rafting di Oboke, dan berbagai aktivitas luar ruangan.
Tokushima pada Musim Gugur
Musim gugur menjadi waktu yang sangat menarik untuk menjelajahi kawasan pegunungan.
Iya Valley, Oboke-Koboke, Gunung Tsurugi, dan kawasan pedesaan berubah menjadi warna merah, kuning, dan oranye.
Tokushima pada Musim Dingin
Musim dingin memberikan suasana yang lebih tenang.
Kawasan pegunungan dapat mengalami salju, terutama di sekitar Gunung Tsurugi dan wilayah pedalaman.
Di wilayah kota dan pesisir, wisatawan dapat menikmati kuliner lokal dan berbagai destinasi budaya.
Fakta Menarik tentang Prefektur Tokushima
- Tokushima berada di Pulau Shikoku.
- Tokushima berada di bagian timur Shikoku.
- Tokushima memiliki luas sekitar 4.146 km².
- Tokushima memiliki 24 pemerintah daerah.
- Terdapat 8 kota, 15 kota kecil, dan 1 desa.
- Kota Tokushima merupakan ibu kota prefektur.
- Populasi Tokushima tercatat 668.596 jiwa per 1 Juli 2026.
- Awa Odori memiliki sejarah sekitar 400 tahun.
- Awa Odori terbesar berlangsung di Kota Tokushima pada 12–15 Agustus.
- Naruto terkenal dengan pusaran air raksasa.
- Naruto Whirlpools dapat mencapai diameter sekitar 20 meter dalam kondisi tertentu.
- Selat Naruto memiliki arus pasang surut yang sangat kuat.
- Ohnaruto Bridge menghubungkan Shikoku dengan Pulau Awaji.
- Uzu no Michi memungkinkan wisatawan melihat pusaran dari bawah jembatan.
- Otsuka Museum of Art berada di Kota Naruto.
- Oboke dan Koboke berada di sepanjang Sungai Yoshino.
- Oboke-Koboke membentang sekitar 8 kilometer.
- Iya Valley terkenal dengan pegunungan dan lembahnya.
- Iya Kazurabashi merupakan jembatan gantung tradisional.
- Gunung Tsurugi memiliki ketinggian sekitar 1.955 meter.
- Mima terkenal dengan kawasan Udatsu no Machinami.
- Tokushima memiliki sejarah panjang produksi Awa Indigo.
- Sudachi merupakan salah satu produk paling identik dengan Tokushima.
- Naruto Kintoki merupakan varietas ubi jalar terkenal dari Tokushima.
- Naruto wakame terkenal dengan teksturnya.
- Awaodori chicken merupakan salah satu produk unggulan Tokushima.
- Tokushima ramen merupakan salah satu kuliner khas daerah.
- Sungai Yoshino merupakan salah satu sungai penting di Shikoku.
- Tokushima memiliki banyak kawasan pegunungan dan hutan.
- Tokushima merupakan salah satu destinasi Jepang yang terkenal dengan perpaduan budaya, pegunungan, sungai, dan laut.
Apakah Prefektur Tokushima Sama dengan Kota Tokushima?
Tidak.
Kota Tokushima merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari delapan kota yang berada di Prefektur Tokushima.
Selain Kota Tokushima, terdapat Naruto, Komatsushima, Anan, Yoshinogawa, Awa, Mima, dan Miyoshi.
Prefektur ini juga memiliki 15 kota kecil dan satu desa yang tersebar dari kawasan pesisir hingga pegunungan.
Mengapa Prefektur Tokushima Menarik?
Tokushima mempunyai kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Budaya: Awa Odori dan Awa Ningyo Joruri.
- Alam: Iya Valley, Oboke-Koboke, Gunung Tsurugi, dan Sungai Yoshino.
- Fenomena alam: Naruto Whirlpools.
- Sejarah: Tokushima Castle, Mima, dan budaya Awa.
- Kerajinan: Awa Indigo dan berbagai produk tradisional.
- Kuliner: sudachi, Naruto Kintoki, Naruto wakame, Awaodori chicken, dan Tokushima ramen.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Tokushima
- Musim semi: cocok untuk menikmati sakura dan pemandangan alam.
- Musim panas: waktu terbaik untuk merasakan kemeriahan Awa Odori dan aktivitas outdoor.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di Iya Valley dan pegunungan.
- Musim dingin: cocok untuk menikmati kuliner lokal dan suasana pegunungan yang lebih tenang.
Prefektur Tokushima
Prefektur Tokushima merupakan salah satu wilayah Jepang yang memiliki perpaduan unik antara budaya tradisional, pegunungan, sungai, laut, dan kuliner.
Dengan luas sekitar 4.146 km², Tokushima memiliki 24 pemerintah daerah yang terdiri dari 8 kota, 15 kota kecil, dan 1 desa.
Jumlah penduduknya tercatat sebanyak 668.596 jiwa per 1 Juli 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Tokushima.
Namun, Tokushima jauh lebih luas daripada Kota Tokushima. Naruto menawarkan fenomena pusaran air yang spektakuler, Miyoshi memiliki Oboke-Koboke dan Iya Valley, Mima mempertahankan kawasan perdagangan tradisional, sementara Gunung Tsurugi menjadi salah satu tujuan alam utama Shikoku.
Tokushima juga mempunyai identitas budaya yang sangat kuat melalui Awa Odori, yang telah berkembang selama sekitar 400 tahun dan menjadi salah satu festival tari paling terkenal di Jepang.
Dari Awa Odori dan Naruto Whirlpools hingga Iya Valley dan Gunung Tsurugi, Prefektur Tokushima memperlihatkan sisi Shikoku yang penuh tradisi, alam liar, kuliner khas, dan pemandangan yang berbeda dari kota-kota besar Jepang.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Tokushima merupakan salah satu prefektur yang menarik untuk dimasukkan ke dalam perjalanan.
