Prefektur Okayama merupakan salah satu wilayah penting di kawasan Chugoku, Jepang. Prefektur ini terkenal dengan iklimnya yang relatif cerah, Kota Kurashiki yang memiliki kawasan bersejarah, Taman Korakuen, Kastil Okayama, buah persik putih, anggur, serta hubungan geografisnya dengan Laut Pedalaman Seto.
Okayama sering disebut sebagai “Tanah Matahari” atau Land of Sunshine karena wilayahnya dikenal memiliki banyak hari cerah dan curah hujan yang relatif rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Jepang.
Selain terkenal sebagai daerah pertanian dan wisata, Okayama juga mempunyai posisi strategis sebagai salah satu pusat transportasi Jepang bagian barat. Kota Okayama dilalui jalur Sanyo Shinkansen dan menjadi titik penghubung menuju berbagai wilayah di Honshu maupun Shikoku.
Secara administratif, Prefektur Okayama memiliki 15 kota, 10 kota kecil, dan 2 desa, dengan total 27 pemerintah daerah.
Di Mana Letak Prefektur Okayama?
Prefektur Okayama berada di bagian selatan wilayah Chugoku di Pulau Honshu.
Okayama berbatasan dengan Tottori di utara, Hyogo di timur, dan Hiroshima di barat.
Sementara itu, bagian selatan Okayama menghadap ke Laut Pedalaman Seto.
Di seberang laut terdapat Prefektur Kagawa di Pulau Shikoku. Kedua wilayah tersebut dihubungkan oleh Jembatan Seto Ohashi.
Berapa Luas Prefektur Okayama?
Prefektur Okayama memiliki luas sekitar 7.114 km².
Data statistik Prefektur Okayama mencatat luas wilayah sekitar 7.114,60 km², sedangkan statistik nasional biasanya menyajikannya dalam angka yang dibulatkan.
Wilayah Okayama memiliki karakter geografis yang beragam. Bagian utara didominasi pegunungan Chugoku, sedangkan bagian selatan memiliki dataran, kawasan perkotaan, pertanian, dan garis pantai Laut Pedalaman Seto.
Berapa Populasi Prefektur Okayama?
Jumlah penduduk Prefektur Okayama berubah setiap bulan sehingga angka populasi sebaiknya selalu ditulis bersama tanggal referensinya.
Berdasarkan data resmi terbaru yang tersedia, jumlah penduduk Prefektur Okayama mencapai 1.795.217 jiwa pada 1 Juli 2026. Angka tersebut terdiri dari 862.172 laki-laki dan 933.045 perempuan.
Pemerintah Prefektur Okayama menerbitkan estimasi populasi setiap bulan. Sejak data Juni 2026, penghitungan tersebut menggunakan hasil sementara Sensus Jepang 2025 sebagai dasar, kemudian disesuaikan dengan kelahiran, kematian, perpindahan masuk, perpindahan keluar, dan perubahan kependudukan lainnya.
Karena populasi bersifat dinamis, angka tersebut dapat diperbarui beberapa bulan sekali tanpa harus mengubah judul artikel.
Berapa Jumlah Kota di Prefektur Okayama?
Prefektur Okayama memiliki 27 pemerintah daerah:
- 15 kota
- 10 kota kecil
- 2 desa
Daftar resmi pemerintah daerah Prefektur Okayama mencatat struktur tersebut sebagai pembagian administratif saat ini.
Daftar 15 Kota di Prefektur Okayama
- Okayama
- Kurashiki
- Tsuyama
- Tamano
- Kasaoka
- Ib ara
- Soja
- Takahashi
- Niimi
- Bizen
- Setouchi
- Akaiwa
- Maniwa
- Mimasaka
- Asakuchi
Daftar tersebut mengikuti daftar pemerintah daerah resmi Prefektur Okayama.
Daftar 10 Kota Kecil di Prefektur Okayama
- Wake
- Hayashima
- Satosho
- Yakage
- Kagamino
- Shosai
- Nagi
- Kumenan
- Misaki
- Kibichuo
Daftar 2 Desa di Prefektur Okayama
Prefektur Okayama memiliki dua desa:
- Shinjo
- Nishiawakura
Keduanya memiliki karakter pedesaan dan pegunungan yang berbeda dari kota-kota besar seperti Okayama dan Kurashiki.
Kota Okayama: Ibu Kota Prefektur
Kota Okayama merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di Prefektur Okayama.
Kota ini menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, industri, dan transportasi di wilayah tersebut.
Okayama juga terkenal karena memiliki dua ikon wisata yang sangat penting, yaitu Okayama Castle dan Korakuen Garden.
Okayama Castle
Okayama Castle merupakan salah satu landmark paling terkenal di kota ini.
Kastil tersebut memiliki eksterior berwarna hitam yang membuatnya mendapatkan julukan “Crow Castle” atau Kastil Gagak.
Bangunan kastil berada di dekat Sungai Asahi dan berhadapan dengan kawasan Korakuen.
Korakuen Garden
Korakuen merupakan salah satu taman tradisional Jepang paling terkenal.
Taman ini termasuk dalam kelompok Tiga Taman Terindah Jepang bersama Kenrokuen di Kanazawa dan Kairakuen di Mito.
Korakuen memiliki kolam, sungai kecil, pepohonan, padang rumput, rumah teh, serta pemandangan yang dirancang untuk berubah keindahannya mengikuti musim.
Korakuen pada Musim Semi
Pada musim semi, Korakuen menjadi salah satu tempat menarik untuk menikmati bunga sakura.
Lingkungan taman yang luas membuat pengunjung dapat menikmati bunga sambil melihat Okayama Castle dari kejauhan.
Korakuen pada Musim Gugur
Musim gugur menghadirkan warna merah dan kuning dari berbagai pepohonan di dalam taman.
Perubahan warna daun menciptakan suasana berbeda dibandingkan musim semi dan musim panas.
Kurashiki
Kurashiki merupakan kota terbesar kedua di Prefektur Okayama dan salah satu destinasi wisata paling terkenal di wilayah Chugoku.
Kota ini terkenal dengan Kurashiki Bikan Historical Quarter, kawasan bersejarah yang memiliki kanal, gudang berdinding putih, dan bangunan tradisional.
Kurashiki Bikan Historical Quarter
Kurashiki Bikan Historical Quarter merupakan salah satu kawasan kota tua paling terkenal di Jepang.
Bangunan gudang berwarna putih dengan aksen hitam berdiri di sepanjang kanal yang dipenuhi pohon willow.
Kawasan tersebut dahulu berkembang sebagai pusat perdagangan dan penyimpanan barang.
Saat ini area Bikan dipenuhi museum, toko kerajinan, restoran, kafe, dan bangunan bersejarah.
Kanal Kurashiki
Kanal merupakan salah satu elemen paling ikonik di Kurashiki.
Pada masa lalu, kanal digunakan untuk mengangkut barang dari wilayah pedalaman menuju pusat perdagangan.
Saat ini kanal menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berjalan kaki dan menikmati suasana kota tua.
Ohara Museum of Art
Ohara Museum of Art merupakan salah satu museum seni paling terkenal di Kurashiki.
Museum ini memiliki koleksi karya seni Jepang dan Barat.
Keberadaan museum tersebut memperkuat posisi Kurashiki sebagai salah satu pusat budaya dan wisata seni di Okayama.
Kurashiki dan Industri Tekstil
Kurashiki memiliki sejarah panjang dalam industri tekstil.
Kawasan Kojima di Kurashiki bahkan dikenal sebagai salah satu pusat produksi denim Jepang.
Produk denim dari Kojima terkenal karena kualitas dan teknik produksinya.
Kojima Denim
Kojima sering dikaitkan dengan perkembangan industri jeans Jepang.
Berbagai produsen lokal memproduksi denim dengan teknik tradisional maupun modern.
Kawasan ini menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi industri dan fashion Jepang.
Seto Ohashi Bridge
Seto Ohashi Bridge merupakan salah satu jembatan besar yang menghubungkan Honshu dengan Shikoku.
Jembatan ini menghubungkan wilayah Okayama dengan Prefektur Kagawa melalui rangkaian jembatan yang melintasi Laut Pedalaman Seto.
Keberadaan jembatan tersebut membuat Okayama menjadi salah satu pintu utama menuju Shikoku.
Okayama sebagai Pusat Transportasi
Kota Okayama mempunyai posisi strategis dalam jaringan transportasi Jepang bagian barat.
Stasiun Okayama dilalui oleh Sanyo Shinkansen dan menjadi titik penting untuk perjalanan menuju Osaka, Hiroshima, Fukuoka, serta berbagai wilayah lainnya.
Jalur menuju Shikoku juga terhubung melalui kawasan Seto Ohashi.
Okayama dan Shinkansen
Keberadaan Sanyo Shinkansen membuat Okayama mudah dijangkau dari berbagai kota besar Jepang.
Dari sisi pariwisata, kondisi ini menjadi salah satu keunggulan Okayama karena wisatawan dapat menjadikannya sebagai basis untuk menjelajahi kawasan Chugoku dan Shikoku.
Momotaro dan Okayama
Salah satu legenda paling terkenal yang dikaitkan dengan Okayama adalah kisah Momotaro.
Legenda tersebut menceritakan seorang anak laki-laki yang lahir dari sebuah buah persik dan kemudian berangkat melawan para oni atau raksasa bersama beberapa hewan.
Kisah Momotaro menjadi bagian penting dari identitas budaya Okayama.
Momotaro Statue
Patung Momotaro dapat ditemukan di sekitar Stasiun Okayama.
Karakter tersebut menjadi simbol yang mudah dikenali ketika mengunjungi ibu kota prefektur.
Okayama dan Buah Persik
Okayama terkenal dengan produksi buah persik putih.
Persik Okayama dikenal dengan kulit yang lembut, aroma harum, tekstur berair, dan rasa manis.
Buah persik juga memiliki hubungan simbolis dengan legenda Momotaro.
Shimizu Hakuto
Shimizu Hakuto merupakan salah satu varietas persik putih yang terkenal dari Okayama.
Buah ini memiliki tekstur lembut dan rasa manis sehingga sering dianggap sebagai salah satu buah premium Jepang.
Okayama dan Anggur
Selain persik, Okayama juga terkenal dengan produksi anggur.
Salah satu varietas yang sangat terkenal adalah Muscat of Alexandria.
Okayama juga menjadi salah satu daerah penting untuk produksi Shine Muscat, anggur yang terkenal karena rasanya manis dan dapat dimakan bersama kulitnya.
Shine Muscat Okayama
Shine Muscat dari Okayama menjadi salah satu produk buah premium Jepang.
Anggur ini dikenal dengan ukuran buah yang besar, aroma khas, rasa manis, serta tekstur yang renyah.
Produksi buah berkualitas tinggi menjadi salah satu identitas pertanian Okayama.
Okayama sebagai “Land of Sunshine”
Okayama sering dikenal dengan sebutan “Land of Sunshine” karena iklimnya relatif cerah dan cocok untuk pertanian buah.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung produksi persik dan anggur.
Julukan tersebut juga menjadi bagian dari citra pariwisata Okayama.
Bizen
Bizen merupakan kota di bagian timur Okayama yang terkenal dengan kerajinan tradisional Jepang.
Salah satu produk paling terkenal adalah Bizen-yaki, keramik tradisional yang dibuat tanpa lapisan glasir dalam proses pembakaran tertentu.
Bizen-yaki
Bizen-yaki termasuk salah satu dari kerajinan keramik tradisional Jepang yang memiliki sejarah panjang.
Warna dan tekstur keramik terbentuk melalui proses pembakaran dan karakteristik tanah liat.
Kota Bizen menjadi salah satu tempat terbaik untuk mengenal tradisi keramik tersebut.
Okayama dan Seni Tradisional
Selain Bizen-yaki, Okayama mempunyai berbagai tradisi kerajinan dan budaya lokal.
Perpaduan antara kota tua, kastil, taman, tekstil, keramik, dan produk pertanian membuat identitas budaya Okayama cukup beragam.
Tsuyama
Tsuyama merupakan salah satu kota penting di bagian utara Okayama.
Kota ini memiliki sejarah sebagai kota kastil dan pusat perdagangan regional.
Tsuyama juga terkenal dengan Tsuyama Castle Ruins dan pemandangan sakura.
Tsuyama Castle Ruins
Tsuyama Castle Ruins atau Tsuruyama Castle merupakan salah satu situs kastil bersejarah di Okayama.
Meskipun bangunan utama kastil tidak lagi berdiri seperti dahulu, tembok batu dan struktur lainnya masih dapat ditemukan.
Pada musim semi, kawasan ini terkenal sebagai salah satu tempat menikmati bunga sakura.
Tsuyama dan Sakura
Kawasan reruntuhan Tsuyama Castle memiliki banyak pohon sakura.
Saat musim semi tiba, bunga sakura menghiasi area kastil dan menciptakan pemandangan yang menarik.
Tamano
Tamano merupakan kota pesisir yang berada di bagian selatan Okayama.
Kota ini memiliki hubungan erat dengan pelabuhan dan Laut Pedalaman Seto.
Tamano juga menjadi salah satu pintu menuju kawasan kepulauan Setouchi.
Uno Port
Uno Port berada di wilayah Tamano dan mempunyai peran penting dalam transportasi menuju Pulau Naoshima dan beberapa pulau lainnya di Laut Pedalaman Seto.
Kawasan ini menjadi salah satu titik penting bagi wisatawan yang menjelajahi seni kontemporer di kepulauan Setouchi.
Naoshima dan Okayama
Naoshima secara administratif berada di Prefektur Kagawa, tetapi perjalanan menuju pulau ini dari Okayama sering dilakukan melalui Uno Port.
Karena itu, Okayama menjadi salah satu pintu masuk penting untuk menjelajahi kawasan seni Laut Pedalaman Seto.
Inujima
Inujima merupakan pulau kecil di Laut Pedalaman Seto yang secara administratif berada di Prefektur Okayama.
Pulau ini terkenal dengan proyek seni dan arsitektur yang memanfaatkan bangunan serta lingkungan industri lama.
Inujima menjadi salah satu contoh bagaimana pulau kecil di Setouchi dikembangkan sebagai destinasi seni.
Setouchi Triennale
Kawasan Laut Pedalaman Seto dikenal dengan berbagai proyek seni kontemporer dan festival seni.
Beberapa pulau di sekitarnya menjadi lokasi berbagai karya seni dan instalasi yang menarik wisatawan dari berbagai negara.
Okayama menjadi salah satu pintu masuk penting untuk menjelajahi kawasan seni tersebut.
Maniwa
Maniwa merupakan salah satu kota terbesar berdasarkan luas wilayah di Okayama.
Kota ini berada di bagian utara dan memiliki kawasan pegunungan yang luas.
Maniwa terkenal dengan alam, hutan, sungai, dan sumber air panas.
Hiruzen Highlands
Hiruzen Highlands merupakan salah satu kawasan wisata alam terkenal di utara Okayama.
Kawasan dataran tinggi ini menawarkan padang rumput, pegunungan, hutan, peternakan, serta pemandangan alam.
Hiruzen juga terkenal dengan produk susu dan kuliner berbasis hasil peternakan.
Hiruzen dan Susu
Hiruzen dikenal sebagai salah satu kawasan peternakan sapi perah di Okayama.
Produk susu dan es krim dari kawasan tersebut menjadi salah satu kuliner yang populer di kalangan wisatawan.
Niimi
Niimi berada di bagian barat laut Okayama.
Wilayahnya didominasi pegunungan, hutan, sungai, dan gua.
Salah satu destinasi alam terkenal di kawasan ini adalah Ikura-do Cave.
Ikura-do Cave
Ikura-do merupakan gua batu kapur yang memiliki stalaktit dan stalagmit.
Kawasan karst di Niimi memperlihatkan kekayaan geologi bagian utara Okayama.
Takahashi
Takahashi merupakan kota bersejarah yang berada di bagian barat laut Okayama.
Kota ini terkenal dengan Bitchu Matsuyama Castle, salah satu kastil Jepang yang berada di kawasan pegunungan.
Bitchu Matsuyama Castle
Bitchu Matsuyama Castle terkenal sebagai salah satu kastil asli Jepang yang masih memiliki bangunan utama bersejarah.
Kastil ini berada di atas kawasan pegunungan sehingga sering terlihat seperti berada di atas awan ketika kondisi cuaca tertentu terjadi.
Castle in the Sky
Bitchu Matsuyama Castle kadang disebut sebagai “Castle in the Sky” karena kabut pagi dapat menyelimuti lembah di bawah kastil.
Fenomena tersebut menciptakan pemandangan seolah-olah kastil mengambang di atas awan.
Soja
Soja merupakan salah satu kota yang berada tidak jauh dari Kota Okayama dan Kurashiki.
Kawasan ini memiliki banyak situs sejarah yang berkaitan dengan Provinsi Kibi pada masa lalu.
Kibi dan Sejarah Awal Jepang
Wilayah Okayama mempunyai hubungan erat dengan Provinsi Kibi, salah satu kawasan penting dalam sejarah Jepang kuno.
Berbagai makam kuno, kuil, dan peninggalan arkeologi dapat ditemukan di wilayah sekitar Okayama.
Tsukuriyama Kofun
Tsukuriyama Kofun merupakan salah satu makam kofun terbesar di Jepang.
Situs ini memperlihatkan pentingnya kawasan Kibi pada periode awal sejarah Jepang.
Kofun merupakan makam berbentuk gundukan besar yang banyak dibangun pada periode Kofun.
Okayama dan Laut Pedalaman Seto
Bagian selatan Okayama menghadap ke Laut Pedalaman Seto.
Laut ini dikenal dengan pulau-pulau kecil, perairan yang relatif tenang, dan lanskap pesisir yang indah.
Kondisi tersebut juga membantu perkembangan perdagangan, pelayaran, perikanan, dan industri di wilayah Okayama.
Okayama dan Industri
Okayama memiliki sektor industri yang cukup beragam.
Industri penting antara lain kimia, baja, mesin, otomotif, tekstil, makanan, dan industri berbasis petrokimia.
Kawasan industri pesisir terutama di sekitar Mizushima menjadi salah satu pusat industri penting di wilayah Chugoku.
Mizushima Industrial Complex
Mizushima Industrial Complex berada di kawasan Kurashiki.
Kawasan industri ini berkembang menjadi salah satu pusat industri berat dan petrokimia Jepang.
Keberadaan kawasan tersebut membuat Kurashiki memiliki karakter ekonomi yang berbeda antara kawasan industri modern dan kawasan bersejarah Bikan.
Okayama dan Pertanian
Okayama mempunyai sektor pertanian yang kuat.
Beberapa produk pertanian terkenal antara lain:
- Persik putih
- Anggur
- Shine Muscat
- Muscat of Alexandria
- Beras
- Sayuran
- Produk susu dari kawasan Hiruzen
Okayama pada Musim Semi
Musim semi merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati Okayama.
Korakuen, Tsuyama Castle Ruins, kawasan Kurashiki, dan berbagai taman menjadi tempat populer untuk menikmati bunga sakura.
Okayama pada Musim Panas
Musim panas cocok untuk menikmati kawasan Laut Pedalaman Seto, pulau-pulau kecil, serta berbagai festival lokal.
Wisatawan juga dapat menikmati buah persik dan anggur yang mulai memasuki musim panen.
Okayama pada Musim Gugur
Musim gugur menghadirkan warna merah dan kuning di kawasan pegunungan bagian utara.
Hiruzen, Maniwa, Takahashi, dan berbagai kawasan pedesaan menjadi menarik untuk menikmati pemandangan musim gugur.
Okayama pada Musim Dingin
Musim dingin cocok untuk menikmati kawasan pegunungan, onsen, makanan lokal, serta suasana kota bersejarah yang lebih tenang.
Bagian utara Okayama dapat mengalami salju, sementara wilayah pesisir biasanya memiliki kondisi yang lebih ringan.
Fakta Menarik tentang Prefektur Okayama
- Okayama berada di Pulau Honshu.
- Okayama merupakan bagian dari wilayah Chugoku.
- Bagian selatan Okayama menghadap Laut Pedalaman Seto.
- Okayama berbatasan dengan Tottori, Hyogo, dan Hiroshima.
- Okayama memiliki luas sekitar 7.114 km².
- Okayama memiliki 27 pemerintah daerah.
- Terdapat 15 kota, 10 kota kecil, dan 2 desa.
- Kota Okayama merupakan ibu kota prefektur.
- Okayama sering dikenal sebagai “Land of Sunshine”.
- Okayama terkenal dengan buah persik putih.
- Okayama juga terkenal dengan anggur premium.
- Shine Muscat menjadi salah satu produk buah terkenal dari Okayama.
- Legenda Momotaro sangat kuat dalam budaya Okayama.
- Patung Momotaro dapat ditemukan di sekitar Stasiun Okayama.
- Okayama Castle dikenal sebagai Crow Castle karena warna hitamnya.
- Korakuen merupakan salah satu dari Tiga Taman Terindah Jepang.
- Kurashiki terkenal dengan kawasan Bikan Historical Quarter.
- Kawasan Bikan memiliki kanal dan gudang berdinding putih.
- Ohara Museum of Art berada di Kurashiki.
- Kojima di Kurashiki terkenal dengan industri denim Jepang.
- Bizen terkenal dengan keramik Bizen-yaki.
- Tsuyama memiliki reruntuhan kastil bersejarah.
- Hiruzen terkenal dengan kawasan dataran tinggi dan peternakan.
- Takahashi memiliki Bitchu Matsuyama Castle.
- Bitchu Matsuyama Castle dikenal sebagai salah satu “Castle in the Sky” Jepang.
- Niimi memiliki kawasan gua batu kapur.
- Okayama memiliki hubungan sejarah dengan Provinsi Kibi.
- Tsukuriyama Kofun merupakan salah satu makam kofun terbesar di Jepang.
- Uno Port menjadi salah satu pintu menuju kawasan kepulauan Setouchi.
- Inujima merupakan salah satu pulau seni di Prefektur Okayama.
Apakah Prefektur Okayama Sama dengan Kota Okayama?
Tidak.
Kota Okayama merupakan ibu kota sekaligus salah satu dari 15 kota yang berada di dalam Prefektur Okayama.
Selain Kota Okayama, terdapat Kurashiki, Tsuyama, Tamano, Kasaoka, Soja, Takahashi, Niimi, Bizen, Setouchi, Maniwa, Mimasaka, dan beberapa kota lainnya.
Prefektur Okayama juga mencakup kawasan pegunungan di utara, wilayah pesisir di selatan, serta pulau-pulau kecil di Laut Pedalaman Seto.
Mengapa Prefektur Okayama Menarik?
Okayama mempunyai kombinasi daya tarik yang sangat beragam:
- Sejarah: Okayama Castle, Bitchu Matsuyama Castle, dan peninggalan Kibi.
- Budaya: legenda Momotaro dan Bizen-yaki.
- Wisata kota: Kurashiki Bikan Historical Quarter.
- Seni: Ohara Museum of Art dan pulau-pulau seni Setouchi.
- Alam: Hiruzen Highlands, pegunungan, pesisir, dan pulau.
- Pertanian: persik putih, anggur, dan produk buah premium.
- Transportasi: Sanyo Shinkansen dan Seto Ohashi.
Waktu Terbaik Mengunjungi Prefektur Okayama
- Musim semi: cocok untuk sakura di Korakuen, Tsuyama, dan kawasan bersejarah.
- Musim panas: cocok untuk menikmati Laut Pedalaman Seto dan buah musiman.
- Musim gugur: cocok untuk menikmati koyo di kawasan pegunungan.
- Musim dingin: cocok untuk menikmati onsen dan kawasan pegunungan.
Prefektur Okayama
Prefektur Okayama merupakan salah satu wilayah Jepang yang memiliki perpaduan menarik antara sejarah, budaya, pertanian, industri, seni, dan alam.
Dengan luas sekitar 7.114 km², Okayama memiliki 27 pemerintah daerah yang terdiri dari 15 kota, 10 kota kecil, dan 2 desa.
Jumlah penduduknya tercatat sebanyak 1.795.217 jiwa pada 1 Juli 2026 berdasarkan estimasi resmi Pemerintah Prefektur Okayama.
Namun, daya tarik Okayama jauh lebih luas daripada Kota Okayama. Kurashiki menawarkan kawasan kota tua yang indah, Bizen terkenal dengan keramik tradisional, Takahashi memiliki kastil di pegunungan, sedangkan wilayah Hiruzen menawarkan pemandangan alam.
Okayama juga memiliki hubungan kuat dengan legenda Momotaro, buah persik putih, anggur premium, denim Kojima, dan seni kepulauan Setouchi.
Dari Korakuen dan Okayama Castle hingga kanal Kurashiki, dari Bizen-yaki hingga pulau-pulau Laut Pedalaman Seto, Prefektur Okayama memperlihatkan sisi Jepang yang memadukan sejarah, budaya, pertanian, industri, dan keindahan alam.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Chugoku sekaligus memiliki akses mudah menuju Shikoku, Prefektur Okayama merupakan salah satu wilayah yang sangat menarik untuk dikunjungi.
