Neyagawa: Kota di Prefektur Osaka Jepang, Sejarah, Populasi, Budaya, dan Tempat Wisata

Neyagawa (寝屋川市) adalah sebuah kota di Prefektur Osaka, Jepang, yang berada di kawasan utara-timur Osaka dan termasuk wilayah Kitakawachi. Kota ini memiliki posisi strategis karena berada di antara Osaka dan Kyoto serta memiliki jaringan transportasi yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat metropolitan Kansai.

Meskipun Neyagawa merupakan kota yang cukup padat dan modern, wilayah ini menyimpan sejarah yang panjang. Di dalam kota terdapat kofun kuno, kuil dan jinja bersejarah, jalur air, kawasan hijau, serta berbagai cerita rakyat Jepang.

Salah satu simbol paling unik Neyagawa adalah pohon kamper raksasa Kayashima yang tumbuh menembus area peron Stasiun Kayashima. Kota ini juga memiliki Osaka Naritasan Fudoson, Ishihōden Kofun, Tomorogi Greenway, dan kawasan bersejarah Neya.

📑 Daftar Isi

Di Mana Letak Kota Neyagawa?

Neyagawa berada di bagian timur laut Prefektur Osaka, di kawasan Kitakawachi. Kota ini terletak di sebelah timur Sungai Yodo atau Yodogawa.

Wilayah Neyagawa berbatasan dengan Kota Hirakata di utara, Katano di timur, serta Moriguchi, Kadoma, Daito, dan Shijonawate di bagian selatan. Di sebelah barat, Sungai Yodo menjadi batas alami dengan Takatsuki dan Settsu.

Pemerintah Kota Neyagawa menyebut jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat Osaka dan sekitar 35 kilometer dari pusat Kyoto. Luas wilayahnya sekitar 24,70 km².

Profil Singkat Neyagawa

Informasi Keterangan
Nama Jepang 寝屋川市 (Neyagawa-shi)
Prefektur Osaka
Wilayah Kitakawachi
Status Kota (shi)
Luas wilayah Sekitar 24,70 km²
Populasi 222.247 jiwa
Jumlah rumah tangga 114.623 rumah tangga
Data populasi 1 September 2026
Kota berstatus kota 3 Mei 1951
Karakter wilayah Perkotaan, permukiman, sungai, perbukitan, taman, dan situs sejarah

Data resmi Pemerintah Kota Neyagawa mencatat jumlah penduduk sebanyak 222.247 jiwa pada 1 September 2026, terdiri dari 107.019 laki-laki dan 115.228 perempuan. Jumlah rumah tangga mencapai 114.623.

Geografi Neyagawa

Neyagawa memiliki luas sekitar 24,70 km². Secara geografis, kota ini dapat dibagi menjadi dua karakter utama.

Bagian barat merupakan kawasan dataran rendah yang berhubungan dengan dataran di sekitar Sungai Yodo. Sementara itu, bagian timur memiliki kawasan perbukitan yang merupakan perpanjangan dari Pegunungan Ikoma.

Titik tertinggi wilayah kota berada di sekitar 109,6 meter di kawasan Ishihōden Kofun, sedangkan titik terendah berada sekitar 0,1 meter di kawasan Fukakita Ryokuchi.

Kondisi geografis tersebut membuat Neyagawa memiliki kombinasi antara kawasan perkotaan padat, dataran rendah, sungai, taman, dan perbukitan.

Sejarah Kota Neyagawa

Sejarah wilayah Neyagawa telah berlangsung sejak zaman kuno. Kawasan ini mendapatkan manfaat dari keberadaan Sungai Yodo dan berbagai jalur transportasi yang menghubungkan Osaka dengan wilayah Kyoto serta Nara.

Temuan arkeologi menunjukkan bahwa masyarakat telah tinggal di kawasan ini sejak zaman prasejarah. Pada masa berikutnya, wilayah Neyagawa berkembang menjadi kawasan pertanian dan permukiman.

Neyagawa Menjadi Kota pada 1951

Neyagawa resmi menjadi kota pada 3 Mei 1951. Sebelumnya wilayah ini merupakan Neyagawa Town di Distrik Kitakawachi.

Pada saat menjadi kota, jumlah penduduknya masih sekitar 31 ribu jiwa. Setelah itu, perkembangan industri, pembangunan jalan, serta pertumbuhan kawasan permukiman menyebabkan jumlah penduduk meningkat dengan cepat.

Perkembangan paling pesat terjadi pada periode pertumbuhan ekonomi Jepang setelah Perang Dunia II. Neyagawa kemudian menjadi salah satu kawasan permukiman penting di metropolitan Osaka.

Perkembangan Penduduk Neyagawa

Pertumbuhan Neyagawa sangat kuat pada masa industrialisasi Jepang.

Menurut hasil sensus nasional, populasi Neyagawa meningkat dari puluhan ribu penduduk pada awal perkembangan kota menjadi lebih dari 250 ribu pada periode 1970-an hingga 1990-an.

Sensus 1995 mencatat 258.443 penduduk. Setelah mencapai periode tersebut, jumlah penduduk secara bertahap menurun. Sensus 2020 mencatat 229.733 penduduk.

Pada 2026 jumlah penduduknya kembali berada di kisaran 222 ribu jiwa. Angka ini menunjukkan bahwa Neyagawa tetap merupakan salah satu kota berpenduduk besar di kawasan Kitakawachi.

Osaka Naritasan Fudoson

Osaka Naritasan Fudoson merupakan salah satu tempat keagamaan paling terkenal di Neyagawa.

Nama resminya adalah Naritasan Osaka Betsuin Myōō-in. Kuil ini didirikan pada tahun 1934 sebagai cabang Osaka dari Naritasan Shinshoji di Kota Narita, Prefektur Chiba.

Kuil tersebut berada di kawasan perbukitan bagian utara Neyagawa dan memiliki hubungan kuat dengan doa keselamatan lalu lintas.

Pemerintah Kota Neyagawa memasukkan Naritasan Fudoson sebagai salah satu New Neyagawa Eight Scenic Spots.

Festival Setsubun di Naritasan

Salah satu acara paling terkenal di Naritasan Fudoson adalah Setsubun Festival yang biasanya berlangsung pada bulan Februari.

Acara tersebut terkenal karena kegiatan mame-maki atau lempar kacang untuk mengusir kejahatan dan menyambut keberuntungan.

Menurut informasi Pemerintah Kota Neyagawa, acara tersebut juga pernah dihadiri sejumlah tokoh hiburan Jepang dan menarik banyak pengunjung.

Kayashima Shrine dan Pohon Kamper Raksasa

Salah satu pemandangan paling unik di Neyagawa dapat ditemukan di Kayashima Station.

Di dalam kompleks stasiun terdapat pohon kusunoki atau pohon kamper raksasa yang tumbuh menembus struktur peron kereta.

Pohon tersebut merupakan bagian dari Kayashima Shrine dan diperkirakan berusia sekitar 700 tahun. Tingginya sekitar 20 meter dengan lingkar batang sekitar 7 meter.

Bagaimana Pohon Bisa Berada di Dalam Stasiun?

Ketika Stasiun Kayashima mengalami pembangunan dan jalur kereta ditinggikan, pohon besar tersebut awalnya direncanakan untuk ditebang.

Namun, masyarakat setempat meminta agar pohon tersebut dipertahankan. Akhirnya desain stasiun disesuaikan sehingga pohon tetap hidup dan bagian peron dibangun mengelilinginya.

Hasilnya adalah salah satu perpaduan paling unik antara infrastruktur modern Jepang dan pohon berusia ratusan tahun.

Pohon Kayashima juga termasuk dalam Osaka Midori no Hyaku-sen, yaitu daftar 100 lokasi hijau yang diperkenalkan oleh Prefektur Osaka.

Tomorogi Greenway

Tomorogi Greenway merupakan salah satu ruang hijau paling menarik di Neyagawa.

Jalur ini dibangun dengan memanfaatkan bekas saluran air yang sebelumnya digunakan sebagai bagian dari sistem irigasi.

Jalur hijau tersebut membentang sekitar 3,5 kilometer, menghubungkan kawasan Sakuragi-cho, Stasiun Neyagawa-shi, hingga Stasiun Kayashima.

Di sepanjang jalur terdapat sekitar 350 pohon sakura dan deretan pohon keyaki. Ketika musim semi tiba, kawasan ini menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk berjalan kaki dan menikmati bunga sakura.

Bekas Saluran Air yang Menjadi Taman

Tomorogi Greenway merupakan contoh menarik bagaimana infrastruktur lama dapat diubah menjadi ruang publik.

Dua saluran air lama, yaitu Nijukkasho Yōsuiro dan Tomorogi Akusuiro, kemudian disatukan dan sebagian jalurnya dikembangkan menjadi ruang hijau untuk masyarakat.

Sekarang kawasan tersebut digunakan untuk berjalan kaki, berolahraga, menikmati bunga, dan bersantai.

Ishihōden Kofun

Ishihōden Kofun merupakan salah satu situs arkeologi paling unik di Neyagawa.

Kofun ini berada di kawasan Uchiage dan merupakan peninggalan dari periode akhir zaman Kofun. Situs tersebut telah ditetapkan sebagai National Historic Site of Japan.

Yang membuat Ishihōden Kofun sangat menarik adalah ruang makamnya yang dibuat dengan menggunakan batu raksasa.

Struktur batu tersebut dibuat dari granit besar yang dipahat sehingga membentuk ruang pemakaman. Pemerintah Kota Neyagawa memperkirakan kofun ini dibangun sekitar pertengahan abad ke-7.

Struktur yang Sangat Langka

Ruang makam Ishihōden Kofun memiliki bentuk yang sangat tidak biasa. Struktur serupa hanya diketahui pada beberapa kofun di Prefektur Nara.

Karena keunikannya, situs ini menjadi salah satu peninggalan arkeologi penting di kawasan Kitakawachi.

Identitas orang yang dimakamkan di dalamnya belum diketahui secara pasti. Pemerintah kota memperkirakan bahwa orang tersebut mungkin merupakan tokoh berpengaruh yang memiliki hubungan dengan pemerintahan pusat pada masa itu.

Uchiage Shrine

Uchiage Shrine atau Uchiage Takara Shrine berada tidak jauh dari Ishihōden Kofun.

Kuil ini berada di kawasan perbukitan dengan ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut, salah satu lokasi tertinggi di Neyagawa.

Dari area dataran tinggi di sekitar kuil, pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dan kawasan sekitarnya. Pada musim semi, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu lokasi menikmati bunga sakura.

Legenda Hachikazuki-hime

Neyagawa juga memiliki hubungan dengan kisah rakyat Jepang Hachikazuki-hime.

Kisah tersebut dikenal melalui Otogizōshi, kumpulan cerita rakyat dan sastra Jepang abad pertengahan.

Menurut tradisi lokal yang diperkenalkan Pemerintah Kota Neyagawa, wilayah Neya dikaitkan dengan tempat tinggal keluarga tokoh utama dalam cerita tersebut.

Kawasan Neya hingga sekarang masih mempertahankan sebagian suasana permukiman lama dengan rumah-rumah tradisional dan dinding tanah yang berada di sepanjang Yamane Kaido.

Neya: Kawasan dengan Suasana Jepang Lama

Neya merupakan salah satu kawasan yang menarik untuk dikunjungi jika ingin melihat sisi tradisional Neyagawa.

Kawasan permukiman ini berada di bagian timur kota, di atas area perbukitan. Beberapa rumah lama dan dinding tradisional masih dapat ditemukan di sepanjang jalan.

Pemerintah Kota Neyagawa memasukkan Neya no Machinami sebagai salah satu New Neyagawa Eight Scenic Spots. Kawasan tersebut juga dikaitkan dengan legenda Hachikazuki-hime.

Yasaka Shrine

Yasaka Shrine merupakan salah satu jinja bersejarah di pusat Neyagawa.

Sejarah awal pendiriannya tidak diketahui secara pasti, tetapi sebelum era Meiji kuil ini dikenal antara lain dengan nama Gozu-Tenno-sha atau Gion-sha.

Di dalam kompleksnya terdapat sejumlah pohon kamper besar. Salah satunya diperkirakan berusia sekitar 650 tahun dengan tinggi sekitar 15 meter dan lingkar batang sekitar 4,83 meter.

Fukakita Ryokuchi

Fukakita Ryokuchi adalah kawasan taman dan ruang terbuka di bagian barat daya Neyagawa.

Lokasinya berada di dataran rendah yang secara geografis berkaitan dengan kawasan Sungai Yodo. Taman ini menjadi ruang rekreasi bagi masyarakat dan juga berfungsi sebagai salah satu kawasan hijau penting kota.

Fukakita Ryokuchi termasuk salah satu sumber daya lingkungan yang diperkenalkan dalam daftar tempat penting Neyagawa.

Sungai Yodo dan Sungai Neyagawa

Nama Neyagawa sendiri berkaitan erat dengan Sungai Neyagawa yang mengalir melalui wilayah kota.

Sementara itu, Sungai Yodo berada di sebelah barat kota dan menjadi salah satu unsur geografis terpenting kawasan Kitakawachi.

Keberadaan sungai memiliki pengaruh besar terhadap sejarah pertanian, sistem irigasi, perkembangan permukiman, serta upaya pengendalian banjir di kawasan tersebut.

Pemerintah Kota Neyagawa menjelaskan bahwa kota berkembang dengan memanfaatkan lingkungan air dan ruang hijau yang berasal dari Sungai Yodo serta jaringan Sungai Neyagawa.

Jalur Wisata dan Jalan Kaki di Neyagawa

Neyagawa memiliki beberapa rute jalan kaki yang dirancang untuk memperkenalkan sejarah dan lingkungan kota.

Salah satunya adalah Ishihōden Course dengan panjang sekitar 4 kilometer. Rute tersebut dimulai dan berakhir di JR Neyagawa-Kōen Station.

Rutenya melewati Kōbō Well, Gokurakuji, Myōkōji, Uchiage Shrine, Ishihōden Kofun, Museum Arkeologi, Uchiage Kofun, dan jalur lainnya.

Green Road Course

Ada pula Green Road Course yang menghubungkan Stasiun Neyagawa-shi dengan kawasan Naritasan Fudoson dan Stasiun Kōri-en.

Rute tersebut memiliki panjang sekitar 8 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2,5 hingga 3 jam. Pengunjung dapat melewati Yasaka Shrine, taman, area hijau, Naritasan Fudoson, serta sejumlah situs sejarah lainnya.

Budaya dan Kehidupan Lokal

Neyagawa merupakan kota yang berkembang pesat selama era industrialisasi Jepang. Karena itu, kehidupan kota saat ini sangat modern dan didominasi oleh kawasan permukiman, perdagangan, pendidikan, serta fasilitas publik.

Namun, berbagai kuil, festival, jalur air, pohon tua, dan kawasan permukiman lama tetap mempertahankan unsur budaya lokal.

Kombinasi tersebut membuat Neyagawa menarik bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai contoh perkembangan kota suburban Jepang yang tetap mempertahankan sebagian warisan sejarahnya.

Transportasi di Neyagawa

Neyagawa memiliki akses kereta yang sangat penting bagi perjalanan antara Osaka dan Kyoto.

Keihan Main Line

Keihan Main Line merupakan jaringan kereta utama yang melayani Neyagawa. Beberapa stasiun penting di kota antara lain Neyagawa-shi Station dan Kayashima Station.

Jalur ini menghubungkan Neyagawa dengan kawasan Osaka serta Kyoto dan menjadikan kota tersebut sebagai salah satu kawasan komuter penting di Kansai.

JR Gakkentoshi Line

Di bagian timur kota terdapat akses melalui jaringan JR Gakkentoshi Line, termasuk kawasan sekitar Neyagawa-Kōen Station.

Stasiun tersebut menjadi salah satu titik awal untuk rute wisata menuju Ishihōden Kofun dan kawasan perbukitan timur Neyagawa.

Hal Menarik yang Bisa Dilakukan di Neyagawa

  • Mengunjungi Osaka Naritasan Fudoson.
  • Melihat pohon kamper raksasa di Kayashima Station.
  • Mengunjungi Kayashima Shrine.
  • Menjelajahi Ishihōden Kofun.
  • Mengunjungi Uchiage Shrine.
  • Berjalan kaki di Tomorogi Greenway.
  • Menjelajahi kawasan Neya.
  • Mengunjungi Yasaka Shrine.
  • Menikmati bunga sakura di berbagai ruang hijau kota.
  • Mengikuti rute jalan kaki bertema sejarah.
  • Mempelajari sejarah kuno Kitakawachi.

Waktu Terbaik Mengunjungi Neyagawa

Musim Semi

Musim semi merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati Neyagawa. Tomorogi Greenway memiliki sekitar 350 pohon sakura dan beberapa rute kota juga melewati kawasan yang memiliki pepohonan sakura.

Musim Panas

Musim panas cocok untuk menikmati taman, ruang hijau, serta festival lokal. Namun, cuaca Osaka dapat cukup panas dan lembap sehingga perjalanan berjalan kaki sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

Musim Gugur

Musim gugur cocok untuk perjalanan sejarah dan menjelajahi kawasan perbukitan bagian timur kota.

Musim Dingin

Musim dingin dapat menjadi waktu yang nyaman untuk mengunjungi kuil dan situs sejarah karena suhu lebih rendah dan beberapa lokasi dapat terasa lebih tenang.

Contoh Itinerary Sehari di Neyagawa

  1. Pagi: Mulai perjalanan dari Stasiun Neyagawa-shi.
  2. Pagi: Mengunjungi Yasaka Shrine.
  3. Menjelang siang: Berjalan melalui kawasan kota dan menuju Tomorogi Greenway.
  4. Siang: Melanjutkan perjalanan ke Osaka Naritasan Fudoson.
  5. Sore: Menuju Kayashima dan melihat pohon kamper raksasa di stasiun.
  6. Sore: Mengunjungi Kayashima Shrine.
  7. Menjelang malam: Kembali ke Stasiun Kayashima atau Neyagawa-shi.

Jika ingin lebih fokus pada sejarah kuno, itinerary dapat diganti dengan rute Neyagawa-Kōen Station → Uchiage Shrine → Ishihōden Kofun → Museum Arkeologi → Uchiage Kofun.

Kenapa Neyagawa Menarik untuk Dikunjungi?

  • Dekat Osaka dan Kyoto: lokasinya strategis di antara dua kota besar Kansai.
  • Punya sejarah kuno: terdapat kofun dan situs arkeologi penting.
  • Pohon Kayashima: pohon kamper berusia sekitar 700 tahun tumbuh di area stasiun.
  • Naritasan Fudoson: salah satu kuil terkenal di kawasan Osaka Utara-Timur.
  • Tomorogi Greenway: jalur hijau sepanjang sekitar 3,5 kilometer dengan sekitar 350 pohon sakura.
  • Legenda Hachikazuki-hime: kawasan Neya memiliki hubungan dengan cerita rakyat Jepang.
  • Jalur wisata: tersedia beberapa rute jalan kaki bertema sejarah dan alam.

Neyagawa adalah kota di Prefektur Osaka yang memadukan kehidupan perkotaan modern dengan sejarah, budaya, alam, dan situs arkeologi.

Dengan populasi lebih dari 222 ribu jiwa, Neyagawa merupakan salah satu kota berpenduduk besar di kawasan Kitakawachi. Letaknya sekitar 15 kilometer dari pusat Osaka dan sekitar 35 kilometer dari pusat Kyoto membuatnya menjadi bagian penting dari kawasan metropolitan Kansai.

Daya tarik kota ini tidak hanya berupa fasilitas perkotaan. Neyagawa mempunyai Osaka Naritasan Fudoson, pohon kamper Kayashima, Tomorogi Greenway, Ishihōden Kofun, Uchiage Shrine, Yasaka Shrine, kawasan Neya, serta berbagai jalur wisata sejarah.

Bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Prefektur Osaka di luar Osaka City, Neyagawa menawarkan pengalaman menarik untuk melihat bagaimana kota modern Jepang berkembang berdampingan dengan peninggalan sejarah dan lingkungan alam.

FAQ tentang Neyagawa

Apakah Neyagawa merupakan kota di Prefektur Osaka?

Ya. Neyagawa atau Neyagawa-shi merupakan sebuah kota di Prefektur Osaka, Jepang.

Berapa jumlah penduduk Neyagawa?

Menurut data resmi Pemerintah Kota Neyagawa, jumlah penduduknya mencapai 222.247 jiwa pada 1 September 2026, dengan 114.623 rumah tangga.

Berapa luas Kota Neyagawa?

Luas wilayah Neyagawa sekitar 24,70 km².

Kapan Neyagawa menjadi kota?

Neyagawa resmi menjadi kota pada 3 Mei 1951. Sebelumnya wilayah ini merupakan Neyagawa Town.

Apa tempat wisata terkenal di Neyagawa?

Beberapa tempat menarik antara lain Osaka Naritasan Fudoson, Kayashima Shrine dan pohon kamper raksasanya, Tomorogi Greenway, Ishihōden Kofun, Uchiage Shrine, Yasaka Shrine, dan kawasan Neya.

Apa yang unik dari Kayashima Station?

Kayashima Station terkenal karena sebuah pohon kamper besar yang tumbuh menembus area peron. Pohon tersebut diperkirakan berusia sekitar 700 tahun dan dipertahankan ketika stasiun mengalami pembangunan.

Apa itu Ishihōden Kofun?

Ishihōden Kofun adalah situs makam kuno dari sekitar pertengahan abad ke-7 dengan ruang pemakaman yang dipahat dari batu besar. Situs tersebut merupakan National Historic Site dan memiliki struktur yang sangat langka.

Apakah Neyagawa cocok untuk wisata sejarah?

Ya. Kota ini memiliki kofun, kuil, jinja, kawasan permukiman lama, jalur kuno, legenda rakyat, serta beberapa rute jalan kaki yang secara khusus dirancang untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Neyagawa.

Daftar 47 Prefektur Jepang, Luas Wilayah, Kota dan Fakta Menarik

Mengenal Prefektur Jepang

Mengenal Kepulauan Jepang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama