Foto bokeh merupakan salah satu teknik fotografi yang populer karena mampu membuat objek utama terlihat lebih menonjol sementara latar belakang menjadi lembut dan tidak fokus. Teknik ini sering terlihat dalam foto jalanan Jepang, potret, bunga sakura, festival, lampion, makanan, hingga suasana malam kota.
Istilah bokeh berasal dari bahasa Jepang boke, yang berarti kabur atau tidak fokus. Dalam fotografi, bokeh lebih mengacu pada karakter estetis dari area gambar yang berada di luar fokus.
Untuk membuat foto bokeh seperti gaya fotografi Jepang, fotografer tidak harus memiliki kamera mahal. Prinsip dasarnya adalah mengatur depth of field dan posisi subjek terhadap background. Aperture yang lebih besar, jarak background yang lebih jauh, serta posisi kamera yang lebih dekat dengan subjek dapat membantu menghasilkan efek blur yang lebih kuat.
Apa yang Membuat Foto Bokeh Terlihat Menarik?
Foto bokeh yang menarik biasanya memiliki perbedaan ketajaman yang jelas antara subjek utama dan lingkungan di sekitarnya.
Misalnya, seseorang berada di sebuah jalan Jepang pada malam hari. Wajah orang tersebut terlihat tajam, sedangkan lampu toko, kendaraan dan lampion di belakangnya berubah menjadi cahaya lembut.
Efek tersebut membuat mata penonton lebih mudah tertuju pada subjek utama.
Depth of field yang dangkal dapat membantu mengisolasi subjek dari background dan memberikan dimensi visual pada foto.
4 Faktor Utama untuk Membuat Bokeh
Sebelum masuk ke tutorial, ada empat faktor utama yang perlu dipahami:
- Aperture atau bukaan lensa.
- Panjang fokus atau focal length.
- Jarak kamera terhadap subjek.
- Jarak subjek terhadap background.
Keempat faktor tersebut saling berhubungan. Canon menjelaskan bahwa aperture lebih besar, focal length lebih panjang, jarak kamera yang lebih dekat ke subjek, dan background yang semakin jauh dapat meningkatkan intensitas blur dalam kondisi yang sesuai.
1. Gunakan Aperture Lebar
Langkah pertama untuk membuat bokeh adalah menggunakan aperture lebar jika kamera atau lensa memungkinkan.
Contohnya:
- f/1.4
- f/1.8
- f/2
- f/2.8
- f/3.5
Perlu diingat bahwa angka f yang lebih kecil berarti bukaan lebih besar.
Dengan aperture lebih besar, depth of field menjadi lebih dangkal sehingga area di luar fokus lebih mudah terlihat blur.
| Aperture | Bukaan | Efek yang Umumnya Terlihat |
|---|---|---|
| f/1.4 | Sangat besar | Background sangat mudah blur |
| f/1.8 | Besar | Bokeh kuat |
| f/2.8 | Besar | Bokeh cukup kuat |
| f/4 | Sedang | Blur masih terlihat |
| f/5.6 | Lebih kecil | Background mulai lebih jelas |
| f/8 | Kecil | Area tajam semakin luas |
Namun, aperture paling kecil bukan berarti selalu menghasilkan foto terbaik. Pada potret, aperture yang terlalu lebar dapat membuat sebagian wajah keluar dari bidang fokus. Karena itu, pengaturan perlu disesuaikan dengan subjek dan tujuan foto.
2. Dekatkan Kamera ke Subjek
Setelah mengatur aperture, cobalah mendekatkan kamera ke subjek.
Misalnya, ketika memotret bunga sakura, jangan mengambil foto dari jarak terlalu jauh. Dekati bunga yang ingin dijadikan objek utama dan fokuskan kamera pada bunga tersebut.
Ketika kamera lebih dekat dengan subjek, background dapat terlihat semakin blur. Canon juga menunjukkan bahwa pada aperture yang sama, pemotretan dari jarak yang lebih dekat dapat menghasilkan bokeh background yang lebih intens.
3. Jauhkan Background dari Subjek
Ini merupakan salah satu trik paling mudah untuk mendapatkan bokeh.
Jangan menempatkan subjek terlalu dekat dengan background.
Misalnya:
- Subjek berada 1 meter dari kamera.
- Background berada beberapa meter di belakang subjek.
- Kamera fokus pada subjek.
Dengan kondisi tersebut, background lebih mudah keluar dari bidang fokus.
Nikon juga merekomendasikan meningkatkan jarak antara subjek dan background untuk membantu menghasilkan blur yang lebih terlihat.
4. Gunakan Lensa dengan Aperture Besar
Jika menggunakan kamera DSLR atau mirrorless, lensa dengan aperture maksimum besar dapat membantu menghasilkan bokeh.
Beberapa contoh focal length yang sering digunakan antara lain:
- 35mm f/1.8
- 50mm f/1.8
- 50mm f/1.4
- 85mm f/1.8
- 70-200mm f/2.8
Lensa prime sering menarik untuk fotografi bokeh karena tersedia dalam desain dengan aperture besar. Focal length yang lebih panjang juga dapat memberikan blur yang lebih kuat dalam kondisi tertentu.
5. Gunakan Mode Aperture Priority
Jika menggunakan kamera yang memiliki mode Aperture Priority, biasanya ditandai dengan A atau Av, mode ini sangat praktis untuk belajar membuat bokeh.
Caranya secara umum:
- Atur kamera ke mode A atau Av.
- Pilih aperture paling besar atau salah satu aperture yang sesuai.
- Fokuskan kamera pada subjek.
- Pastikan background cukup jauh.
- Ambil foto.
- Periksa hasilnya.
- Jika background masih terlalu jelas, coba buka aperture atau ubah posisi subjek.
Mode Aperture Priority memungkinkan fotografer menentukan aperture sementara kamera membantu menentukan pengaturan pencahayaan lainnya.
6. Fokuskan Kamera pada Subjek Utama
Fokus sangat penting ketika menggunakan depth of field dangkal.
Misalnya saat memotret seseorang, arahkan fokus ke mata jika komposisinya adalah potret wajah.
Jika fokus bergeser ke background, subjek yang seharusnya menjadi pusat perhatian justru dapat terlihat kurang tajam.
Canon juga mengingatkan bahwa ketika depth of field sangat dangkal, fotografer harus lebih hati-hati menentukan titik fokus karena sebagian subjek dapat berada di luar area fokus.
7. Cara Membuat Bokeh Lampu seperti Foto Jepang
Salah satu gaya bokeh yang paling mudah dikenali adalah bokeh lampu.
Efek ini sangat cocok digunakan untuk membuat foto suasana malam Jepang.
Contohnya:
- Lampion festival.
- Lampu jalan.
- Lampu toko.
- Lampu kendaraan.
- Lampu dekorasi.
- Illuminations musim dingin.
- Lampu restoran.
Letakkan sumber cahaya di belakang subjek, lalu fokuskan kamera pada subjek yang berada di depan.
Dengan aperture lebar, sumber cahaya yang berada di luar fokus dapat berubah menjadi titik cahaya lembut.
Semakin jauh lampu dari subjek dalam kondisi pemotretan yang sesuai, efek blur dapat terlihat semakin lembut. Nikon juga menjelaskan bahwa sumber cahaya di background dapat membuat bokeh lebih terlihat.
8. Cara Membuat Bokeh Lampion Jepang
Lampion merupakan objek yang sangat menarik untuk eksperimen bokeh.
Bayangkan seseorang berjalan di sebuah festival malam Jepang dengan deretan lampion berada jauh di belakang.
Gunakan subjek sebagai titik fokus, kemudian biarkan lampion berada di luar bidang fokus.
Jika menggunakan kamera, cobalah:
| Pengaturan | Titik Awal |
|---|---|
| Mode | A atau Av |
| Aperture | f/1.8–f/2.8 jika tersedia |
| Fokus | Subjek utama |
| Background | Lampion yang cukup jauh |
| ISO | Sesuaikan dengan kondisi cahaya |
Pengaturan tersebut bukan angka wajib. Gunakan sebagai titik awal kemudian sesuaikan dengan kondisi sebenarnya.
9. Cara Membuat Bokeh Sakura Jepang
Untuk membuat foto sakura dengan bokeh, pilih satu bunga atau kelompok kecil bunga sebagai subjek utama.
Kemudian cari bunga lain yang berada lebih jauh di belakang.
Gunakan aperture lebar dan fokus pada bunga yang paling dekat.
Bunga-bunga di belakang akan menjadi blur dan menciptakan lapisan warna putih atau merah muda.
Teknik ini juga dapat digunakan untuk memotret seseorang dengan pohon sakura sebagai background.
10. Cara Membuat Bokeh Musim Gugur
Daun merah, kuning dan oranye pada musim gugur dapat digunakan sebagai background bokeh.
Caranya hampir sama:
- Pilih subjek utama.
- Tempatkan subjek beberapa meter dari pepohonan.
- Gunakan aperture lebar jika memungkinkan.
- Fokuskan kamera pada subjek.
- Gunakan dedaunan sebagai background.
- Perhatikan warna dan arah cahaya.
Hasilnya dapat menghasilkan background dengan warna merah, kuning dan oranye yang lembut.
11. Cara Membuat Bokeh Jalanan Jepang
Fotografi jalanan merupakan salah satu konsep yang cocok untuk bokeh.
Misalnya, seseorang sedang berjalan di kawasan perkotaan Jepang pada malam hari.
Tempatkan orang tersebut sebagai subjek utama. Gunakan lampu kendaraan, toko dan papan reklame sebagai background.
Dengan aperture lebar dan fokus pada orang tersebut, lingkungan di belakangnya dapat menjadi blur.
Hasil akhirnya tetap memperlihatkan suasana kota Jepang, tetapi perhatian utama berada pada subjek.
12. Cara Membuat Bokeh dengan Smartphone
Pengguna smartphone juga dapat membuat foto dengan background blur.
Cara termudah adalah menggunakan Portrait Mode jika perangkat memilikinya.
Secara umum:
- Buka aplikasi kamera.
- Pilih mode Portrait.
- Tempatkan subjek di depan.
- Jauhkan background dari subjek.
- Pastikan pencahayaan cukup.
- Ketuk subjek untuk menentukan fokus.
- Ambil beberapa foto.
Smartphone dapat menggunakan pemrosesan komputasional untuk menghasilkan efek background blur. Karena itu, hasilnya tidak selalu identik dengan bokeh optik yang dihasilkan kamera dan lensa.
13. Trik Bokeh dengan Kamera HP Tanpa Mode Portrait
Jika smartphone tidak memiliki Portrait Mode, masih ada cara untuk mendapatkan background yang terlihat lebih blur.
- Pilih objek kecil sebagai subjek.
- Dekatkan kamera ke subjek.
- Pastikan background berada jauh di belakang.
- Ketuk layar pada subjek untuk mengunci fokus.
- Gunakan kamera dengan kualitas optik terbaik yang tersedia.
- Pastikan pencahayaan cukup.
Metode ini memanfaatkan karakteristik optik kamera smartphone, tetapi efeknya mungkin tidak sekuat kamera dengan lensa aperture besar.
14. Cara Membuat Bokeh Lingkaran Cahaya
Jika ingin membuat bokeh berbentuk lingkaran, carilah sumber cahaya kecil yang berada di background.
Contohnya:
- Fairy lights.
- Lampion kecil.
- Lampu toko.
- Lampu kendaraan.
- Lampu dekorasi.
Fokuskan kamera pada subjek di foreground dan biarkan sumber cahaya berada di luar fokus.
Bentuk highlight bokeh juga dipengaruhi oleh desain bilah aperture lensa. Lensa dengan bilah aperture yang lebih melingkar cenderung menghasilkan highlight yang lebih bulat.
15. Contoh Setting Foto Bokeh Malam
Berikut contoh titik awal untuk kamera:
| Pengaturan | Contoh |
|---|---|
| Mode | A / Av |
| Aperture | f/1.8 |
| ISO | 100–1600, tergantung kondisi |
| Fokus | Subjek utama |
| Background | Lampu kota |
| Jarak background | Sejauh mungkin jika memungkinkan |
Jangan menganggap angka ISO tertentu sebagai aturan. Pada kondisi malam, ISO perlu disesuaikan dengan cahaya yang tersedia dan kemampuan kamera.
16. Contoh Setting untuk Foto Bokeh Siang Hari
Untuk siang hari, cahaya biasanya lebih banyak sehingga aperture lebar dapat menghasilkan shutter speed yang sangat tinggi.
Contoh titik awal:
| Pengaturan | Contoh |
|---|---|
| Mode | A / Av |
| Aperture | f/1.8–f/2.8 |
| ISO | ISO rendah jika memungkinkan |
| Fokus | Subjek |
| Background | Jauh dari subjek |
Jika foto terlalu terang saat aperture dibuka lebar, kamera dapat meningkatkan kecepatan shutter. Pada kamera tertentu, fotografer juga dapat menggunakan filter ND jika memang diperlukan untuk mempertahankan aperture lebar dalam kondisi sangat terang.
17. Gunakan Focal Length yang Lebih Panjang
Jika memiliki lensa zoom, cobalah menggunakan focal length yang lebih panjang.
Misalnya, bandingkan pemotretan pada 35mm dengan 85mm dari jarak dan framing yang sesuai.
Focal length yang lebih panjang dapat membantu menghasilkan tampilan background yang lebih terkompresi dan blur yang lebih kuat dalam kondisi tertentu. Canon dan Nikon sama-sama menjelaskan bahwa focal length merupakan salah satu faktor yang memengaruhi tampilan bokeh.
18. Tidak Punya Lensa Mahal? Tidak Masalah
Anda tidak harus memiliki lensa profesional untuk belajar bokeh.
Bahkan lensa kit dapat menghasilkan background blur jika fotografer mengatur posisi dengan benar.
Cobalah:
- Gunakan focal length yang lebih panjang jika tersedia.
- Dekatkan kamera ke subjek.
- Jauhkan background.
- Gunakan aperture terbesar yang tersedia.
- Pilih subjek yang relatif dekat.
Nikon menunjukkan bahwa bokeh masih dapat terlihat bahkan pada aperture yang lebih kecil ketika jarak subjek-background dan kondisi close-up mendukung.
19. Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Terlalu Fokus pada Aperture
Banyak pemula mengira cukup menggunakan f/1.8 maka otomatis mendapatkan bokeh bagus.
Padahal jarak background, posisi kamera dan focal length juga sangat berpengaruh.
Background Terlalu Dekat
Jika background berada tepat di belakang subjek, efek blur mungkin tidak terlalu kuat.
Fokus Salah
Pada aperture lebar, bidang fokus bisa sangat tipis. Sedikit kesalahan fokus dapat membuat bagian penting subjek menjadi tidak tajam.
Background Terlalu Ramai
Background yang blur tetap memiliki warna dan bentuk. Terlalu banyak sumber cahaya atau warna kontras dapat membuat foto terlihat berantakan.
Semua Foto Dibuat Blur
Bokeh adalah alat kreatif, bukan kewajiban. Ada foto yang justru lebih baik jika background tetap tajam.
20. Rumus Sederhana Membuat Bokeh
Untuk mengingat prinsipnya, gunakan rumus sederhana berikut:
Aperture besar + kamera dekat subjek + background jauh = peluang bokeh lebih kuat.
Jika ingin membuat bokeh lampu:
Subjek dekat kamera + lampu jauh di belakang + fokus pada subjek + aperture lebar = bokeh cahaya.
Rumus tersebut bukan persamaan optik, tetapi cara mudah untuk mengingat hubungan faktor-faktor utama yang digunakan saat praktik.
Contoh Konsep Foto Bokeh ala Jepang
| Konsep Foto | Subjek | Background |
|---|---|---|
| Malam Tokyo | Orang berjalan | Lampu kota |
| Festival Jepang | Pengunjung | Lampion |
| Sakura | Satu bunga | Pohon sakura |
| Musim gugur | Orang atau daun | Pepohonan merah |
| Restoran Jepang | Ramen | Interior restoran |
| Jalan tradisional | Pejalan kaki | Lampion dan bangunan |
| Stasiun Jepang | Orang atau kereta | Lampu dan papan informasi |
Membuat foto bokeh seperti fotografi Jepang sebenarnya tidak membutuhkan peralatan yang sangat mahal.
Kunci utamanya adalah memahami hubungan antara aperture, focal length, jarak kamera dengan subjek dan jarak subjek dengan background. Aperture yang lebih besar dapat membuat depth of field lebih dangkal, sementara background yang semakin jauh dari subjek juga dapat membantu menghasilkan blur yang lebih kuat.
Untuk mendapatkan suasana khas Jepang, fotografer dapat memanfaatkan objek seperti lampion, lampu kota, sakura, daun musim gugur, jalanan, kuil, festival dan restoran Jepang sebagai elemen background.
Jika menggunakan kamera, cobalah mulai dari mode Aperture Priority dan aperture lebar. Jika menggunakan smartphone, gunakan Portrait Mode atau manfaatkan jarak kamera-subjek dan background untuk membantu menciptakan efek blur.
Yang paling penting adalah jangan hanya mengejar background yang sangat buram. Bokeh yang baik tetap harus mendukung subjek, komposisi dan cerita foto.
FAQ Cara Membuat Foto Bokeh
1. Bagaimana cara membuat foto bokeh?
Gunakan aperture lebar, dekatkan kamera ke subjek, jauhkan background dari subjek dan fokuskan kamera pada objek utama. Keempat faktor tersebut merupakan dasar penting untuk meningkatkan efek bokeh.
2. Aperture berapa untuk foto bokeh?
Aperture seperti f/1.4, f/1.8, f/2 dan f/2.8 sering digunakan untuk menghasilkan depth of field dangkal. Namun, aperture yang tepat bergantung pada lensa, subjek dan kondisi pemotretan.
3. Apakah HP bisa membuat foto bokeh?
Ya. Smartphone dengan Portrait Mode dapat menghasilkan efek background blur melalui kombinasi kamera dan pemrosesan komputasional. Smartphone tanpa Portrait Mode juga dapat mencoba efek blur dengan mendekatkan kamera ke subjek dan menjauhkan background.
4. Bagaimana membuat bokeh lampu Jepang?
Gunakan lampion, lampu toko, lampu kendaraan atau lampu dekorasi sebagai background. Fokuskan kamera pada subjek di depan dan biarkan sumber cahaya berada di luar fokus.
5. Apakah lensa kit bisa menghasilkan bokeh?
Bisa. Gunakan aperture terbesar yang tersedia, pilih focal length yang lebih panjang jika memungkinkan, dekatkan kamera dengan subjek dan jauhkan background.
6. Mengapa background saya masih terlihat jelas?
Beberapa kemungkinan adalah aperture terlalu kecil, background terlalu dekat dengan subjek, kamera terlalu jauh dari subjek atau focal length yang digunakan kurang mendukung efek blur.
7. Bagaimana membuat bokeh berbentuk lingkaran?
Gunakan sumber cahaya kecil di background dan buat sumber tersebut berada di luar fokus. Bentuk highlight juga dipengaruhi oleh desain bilah aperture lensa.
8. Apakah bokeh hanya cocok untuk fotografi Jepang?
Tidak. Bokeh merupakan teknik fotografi yang digunakan di seluruh dunia. Istilahnya berasal dari bahasa Jepang, sedangkan tekniknya dapat diterapkan pada berbagai jenis fotografi.
