Selama ini kacamata pintar biasanya digunakan untuk mendengarkan musik, melakukan panggilan, mengambil foto, atau memberikan informasi sederhana. Namun MIRA AI Glasses mencoba membawa konsep yang lebih jauh.
MIRA tidak hanya menawarkan AI assistant yang bisa menjawab pertanyaan. Perangkat ini juga dilengkapi konsep AI Agent yang dirancang untuk menjalankan tugas berdasarkan perintah pengguna.
Menurut informasi resmi MIRA, pengguna dapat memberi tahu AI apa yang ingin dilakukan, kemudian mengonfirmasi tindakan tersebut sebelum AI menyelesaikannya. Contoh yang disebut MIRA mencakup mengirim email, memesan kendaraan, membuat rencana, mengelola tugas, dan membuat undangan kalender.
Yang membuat konsep ini menarik adalah cara interaksinya. Pengguna tidak harus membuka laptop, mengetik instruksi panjang, atau berpindah-pindah aplikasi secara manual untuk setiap tugas.
Lalu, bagaimana cara kerja MIRA AI Agent? Apakah benar-benar bisa menjalankan tugas secara otomatis? Dan seberapa jauh kemampuan kacamata pintar ini?
Apa Itu MIRA AI Agent?
MIRA AI Agent adalah sistem AI yang dirancang untuk tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu melakukan tindakan melalui layanan dan aplikasi yang terhubung.
Perbedaan sederhananya adalah:
AI Assistant: pengguna bertanya → AI memberikan jawaban.
AI Agent: pengguna memberikan tujuan → AI memahami tujuan → menentukan langkah → menggunakan layanan yang diperlukan → meminta konfirmasi bila diperlukan → menjalankan tindakan.
MIRA menempatkan AI agent sebagai salah satu bagian dari konsep “Second Brain”. Perusahaan menyebut pengguna dapat memberikan perintah kepada MIRA, mengonfirmasi tindakan, kemudian membiarkan agent menyelesaikan tugas tersebut.
Contoh Tugas yang Bisa Dilakukan MIRA AI Agent
MIRA secara resmi memberikan beberapa contoh kemampuan AI agent, antara lain:
- mengirim email;
- membuat undangan kalender;
- memesan kendaraan;
- membuat rencana;
- menangani tugas;
- menggunakan konteks dari memory;
- berinteraksi dengan layanan yang terhubung.
MIRA juga mencantumkan integrasi dengan Gmail, iMessage, dan Google Calendar, serta integrasi akun ChatGPT dan Codex.
Bagaimana Cara Kerja MIRA AI Agent?
Secara sederhana, cara kerja AI agent MIRA dapat digambarkan seperti berikut:
Perintah suara → AI memahami tujuan → mencari konteks → menentukan tindakan → meminta konfirmasi → menjalankan tugas → memberikan hasil
Setiap tahap memiliki fungsi yang berbeda.
1. Pengguna Memberikan Perintah
Pengguna dapat berbicara kepada MIRA menggunakan suara.
Contohnya:
“Tolong kirim email kepada Andi dan beri tahu bahwa saya akan terlambat sekitar 30 menit.”
MIRA kemudian memproses perintah tersebut untuk memahami siapa penerimanya, apa isi pesannya, dan tindakan apa yang diminta.
2. AI Memahami Maksud Pengguna
AI agent tidak hanya perlu mengenali kata-kata. Sistem harus memahami tujuan di balik perintah.
Dalam contoh email tadi, tujuan pengguna adalah mengirim informasi kepada seseorang melalui email.
Jika informasi yang diperlukan belum cukup jelas, agent dapat meminta klarifikasi.
3. AI Menggunakan Konteks
Salah satu bagian menarik dari MIRA adalah integrasi antara AI Agent dan AI Memory.
MIRA menyatakan memory dapat digunakan sebagai konteks dalam agent. Artinya, informasi yang pernah dibicarakan sebelumnya dapat membantu AI memahami perintah berikutnya.
Misalnya pengguna sebelumnya membicarakan sebuah rapat dan siapa saja yang hadir. Ketika beberapa jam kemudian pengguna meminta bantuan membuat undangan kalender, konteks sebelumnya berpotensi membantu agent memahami permintaan tersebut.
4. AI Menentukan Langkah yang Diperlukan
Setelah memahami tujuan, agent menentukan tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
Dalam kasus mengirim email, misalnya, sistem perlu menentukan:
- siapa penerimanya;
- subjek email;
- isi email;
- akun yang digunakan;
- apakah pengguna perlu melakukan konfirmasi.
5. Pengguna Mengonfirmasi
Salah satu bagian penting dari konsep MIRA adalah konfirmasi pengguna.
MIRA menjelaskan bahwa pengguna dapat memberi tahu AI apa yang harus dilakukan, kemudian mengonfirmasi sebelum tindakan tersebut benar-benar dijalankan.
Hal ini penting karena agent yang memiliki akses terhadap email, kalender, atau layanan eksternal mempunyai kemampuan untuk melakukan tindakan nyata.
6. Agent Menjalankan Tugas
Setelah mendapatkan informasi dan konfirmasi yang diperlukan, agent dapat menjalankan tindakan melalui integrasi layanan yang tersedia.
Inilah perbedaan utama antara chatbot biasa dan AI agent.
Chatbot biasanya berhenti pada kalimat:
“Berikut draft email yang bisa Anda kirim.”
AI agent mencoba melangkah lebih jauh:
“Saya sudah menyiapkan email. Konfirmasi untuk mengirimkannya?”
Setelah pengguna menyetujui, agent dapat melanjutkan tindakan melalui layanan yang terhubung.
MIRA AI Agent untuk Mengirim Email
Salah satu contoh yang secara eksplisit disebut MIRA adalah mengirim email. Situs resmi MIRA mencantumkan kemampuan untuk memeriksa dan mengirim email serta integrasi dengan Gmail.
Bayangkan pengguna sedang berjalan dan tiba-tiba menyadari harus memberi tahu rekan kerja mengenai perubahan jadwal.
Alih-alih mengambil smartphone, pengguna dapat memberikan instruksi melalui suara.
Contohnya:
“MIRA, kirim email ke Andi. Beri tahu bahwa rapat dipindahkan ke jam empat sore.”
Agent kemudian dapat menggunakan konteks dan layanan email yang tersedia untuk membantu menyiapkan tindakan tersebut.
Jika memerlukan konfirmasi, pengguna dapat menyetujuinya sebelum email dikirim.
MIRA AI Agent untuk Membuat Undangan Kalender
Kalender merupakan contoh lain dari pekerjaan yang dapat dibantu MIRA.
MIRA mencantumkan Google Calendar sebagai salah satu integrasi dan menyebut kemampuan membuat calendar invites.
Contohnya pengguna dapat memberikan instruksi:
“Buat jadwal meeting dengan Andi besok jam tiga sore selama satu jam.”
Agent kemudian dapat membantu menyiapkan event berdasarkan informasi tersebut.
Dalam workflow seperti ini, AI harus memahami tanggal, waktu, durasi, peserta, dan konteks kegiatan.
MIRA AI Agent Bisa Memesan Kendaraan?
Ya. Book rides secara eksplisit disebut dalam materi resmi MIRA sebagai salah satu contoh penggunaan AI agent.
Secara konsep, pengguna dapat mengatakan sesuatu seperti:
“Pesankan kendaraan ke stasiun.”
Agent kemudian perlu memahami lokasi, tujuan, layanan transportasi yang tersedia, serta informasi lain yang diperlukan sebelum melakukan pemesanan.
Namun penting untuk memahami bahwa kemampuan agent bergantung pada integrasi layanan yang tersedia. Klaim “bisa memesan kendaraan” tidak berarti semua aplikasi transportasi di semua negara otomatis didukung.
Dengan kata lain, kemampuan tersebut harus dibedakan antara fungsi yang didukung dalam ekosistem MIRA dan kemampuan universal terhadap semua layanan transportasi.
MIRA AI Agent dan AI Memory
Di sinilah konsep MIRA menjadi lebih menarik.
AI agent dapat menggunakan konteks dari memory. MIRA menyebut “Use context in agents” sebagai salah satu kemampuan Infinite Memory.
Misalnya pada pagi hari pengguna mengatakan:
“Besok saya ada meeting dengan tim marketing.”
Beberapa jam kemudian pengguna mengatakan:
“Tolong siapkan undangannya.”
Dalam konsep AI agent yang mempunyai akses ke memory, informasi dari percakapan sebelumnya dapat digunakan untuk memahami konteks perintah kedua.
Ini merupakan perbedaan penting dibanding AI yang selalu memulai percakapan tanpa konteks jangka panjang.
MIRA Bisa Menggunakan Gmail, iMessage, dan Google Calendar
MIRA saat ini mencantumkan sejumlah integrasi pada ekosistemnya, termasuk:
- Gmail untuk kebutuhan email;
- iMessage untuk komunikasi;
- Google Calendar untuk jadwal;
- ChatGPT untuk integrasi AI;
- Codex untuk workflow coding.
MIRA juga menyebut “and more”, sehingga daftar integrasi dapat berkembang seiring pembaruan produk.
MIRA AI Agent dan ChatGPT
MIRA mencantumkan ChatGPT account integration sebagai salah satu kemampuan software-nya.
Hal ini memungkinkan ekosistem MIRA memanfaatkan model AI yang sudah digunakan pengguna melalui integrasi yang tersedia.
Namun perlu dibedakan antara MIRA sebagai perangkat dan model AI yang digunakan dalam workflow. MIRA merupakan antarmuka hardware dan software, sedangkan model AI dan layanan eksternal dapat menjadi bagian dari sistem yang digunakan untuk menjalankan berbagai tugas.
MIRA AI Agent dan Codex
MIRA juga mencantumkan integrasi dengan Codex.
Integrasi seperti ini menarik terutama untuk pengguna yang ingin menggunakan kacamata sebagai antarmuka hands-free ketika bekerja dengan AI untuk tugas coding atau software.
Misalnya pengguna dapat memberikan instruksi mengenai masalah kode atau meminta bantuan memahami pekerjaan tertentu tanpa harus selalu mengetik pada keyboard.
Namun pekerjaan coding kompleks tetap membutuhkan lingkungan pengembangan yang sesuai. AI glasses lebih tepat dipandang sebagai interface tambahan untuk AI daripada pengganti komputer developer.
Apakah MIRA AI Agent Benar-Benar Bisa Bekerja Sendiri?
Konsep AI agent memang berkaitan dengan otonomi, tetapi MIRA tidak memosisikan sistemnya sebagai AI yang bebas melakukan segala sesuatu tanpa kendali pengguna.
Justru MIRA menyebut pola “tell MIRA to do something, confirm it, then have it taken care of”. Dengan kata lain, pengguna tetap menjadi bagian dari proses persetujuan.
Hal ini penting karena tindakan seperti mengirim email, membuat jadwal, atau memesan layanan dapat memiliki konsekuensi nyata.
Mengapa Konfirmasi Pengguna Penting?
Bayangkan AI salah memahami perintah:
“Kirim email ke Andi.”
Jika terdapat beberapa kontak bernama Andi, AI harus memastikan siapa yang dimaksud sebelum mengirim email.
Contoh lain:
“Pesankan kendaraan ke bandara.”
Jika ada dua bandara atau lokasi keberangkatan tidak jelas, agent seharusnya meminta informasi tambahan.
Konfirmasi manusia menjadi mekanisme penting untuk mengurangi risiko tindakan yang salah.
MIRA AI Agent vs Chatbot Biasa
| Kemampuan | Chatbot Biasa | MIRA AI Agent |
|---|---|---|
| Menjawab pertanyaan | Ya | Ya |
| Membuat draft email | Ya | Ya |
| Mengirim email | Tergantung integrasi | Didukung dalam ekosistem MIRA |
| Membuat jadwal | Tergantung integrasi | Didukung |
| Memesan kendaraan | Tergantung platform | Dicantumkan sebagai use case MIRA |
| Menggunakan memory | Tergantung sistem | Ya |
| Voice interaction | Tergantung perangkat | Ya |
| Hands-free | Tidak selalu | Ya |
| Konfirmasi tindakan | Tergantung platform | Bagian dari konsep agent MIRA |
MIRA AI Agent untuk Traveling
AI agent dapat menjadi menarik ketika digunakan saat traveling.
Misalnya pengguna sedang berada di kota asing dan ingin mengatur beberapa aktivitas.
Pengguna dapat menggunakan AI untuk:
- membantu membuat jadwal;
- mengirim pesan;
- mengelola email;
- mengatur kalender;
- memesan kendaraan pada layanan yang didukung;
- menerjemahkan percakapan;
- mengingat informasi perjalanan.
Dalam konteks ini, MIRA mencoba menjadi semacam asisten perjalanan hands-free.
MIRA AI Agent untuk Pekerjaan
Untuk pekerjaan, penggunaan AI agent dapat lebih luas.
Contohnya:
- mengirim email tindak lanjut;
- membuat jadwal meeting;
- mengingatkan tugas;
- mencari informasi dari memory;
- membantu menyusun pesan;
- menggunakan dokumen sebagai konteks;
- membantu workflow AI.
MIRA juga menyebut dukungan untuk uploaded context and documents, sehingga informasi atau dokumen tertentu dapat digunakan sebagai konteks dalam interaksi AI.
MIRA AI Agent untuk Pemilik Website
Konsep ini juga menarik bagi orang yang mengelola website.
Bayangkan seorang pemilik website sedang bekerja dan mendapatkan ide artikel. Ia dapat menyampaikan ide tersebut kepada MIRA sehingga informasi tersebut masuk ke memory.
Kemudian AI dapat membantu:
- mengembangkan ide artikel;
- membuat outline;
- mencatat tugas;
- mengelola jadwal publikasi;
- membuat draft komunikasi;
- mengingat pekerjaan yang belum selesai.
Namun pekerjaan seperti mengedit template Blogger, memasukkan kode HTML, mengelola gambar, atau melakukan optimasi teknis website tetap lebih nyaman dilakukan pada komputer.
Apakah MIRA AI Agent Membutuhkan Internet?
Untuk tugas yang melibatkan AI dan layanan cloud seperti email, kalender, atau pemesanan layanan, koneksi internet dan layanan terkait tetap menjadi bagian penting dari workflow.
Karena MIRA mengandalkan integrasi dengan berbagai layanan digital, kemampuan agent tidak dapat dianggap sebagai fungsi offline sepenuhnya.
Karena itu, ketika digunakan untuk aktivitas penting, koneksi internet yang stabil tetap diperlukan.
Apakah MIRA AI Agent Bisa Menjalankan Semua Aplikasi?
Tidak.
Kemampuan agent bergantung pada integrasi yang tersedia dan izin yang diberikan kepada sistem.
MIRA saat ini secara resmi menyebut integrasi seperti Gmail, iMessage, Google Calendar, ChatGPT, dan Codex.
Jadi, jangan menganggap bahwa karena MIRA mempunyai AI agent maka perangkat tersebut otomatis dapat mengendalikan semua aplikasi pada smartphone atau komputer.
AI agent harus mempunyai akses dan integrasi terhadap layanan yang ingin digunakan.
Privasi MIRA AI Agent
Karena AI agent dapat berinteraksi dengan email, kalender, pesan, dan layanan digital lainnya, privasi menjadi aspek penting.
MIRA menyatakan bahwa informasi pribadi tidak dijual atau dibagikan dan audio tidak disimpan. Sistem mengubah audio menjadi transkrip, sementara memory dan data berada di bawah kontrol pengguna.
Namun pengguna tetap harus memahami izin yang diberikan kepada setiap integrasi.
Semakin banyak layanan yang terhubung ke AI agent, semakin penting memahami data apa yang dapat diakses dan tindakan apa yang dapat dilakukan.
Apakah MIRA AI Agent Aman untuk Email?
MIRA menyediakan mekanisme konfirmasi sebelum tindakan tertentu dilakukan. Ini penting untuk mengurangi risiko email terkirim kepada penerima yang salah atau dengan isi yang tidak sesuai.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memeriksa penerima dan isi pesan sebelum memberikan persetujuan.
AI dapat salah memahami nama, konteks, tanggal, angka, atau maksud pengguna.
Keterbatasan MIRA AI Agent
1. Tidak Semua Layanan Didukung
AI agent membutuhkan integrasi dengan layanan yang ingin digunakan.
2. Membutuhkan Konfirmasi untuk Tindakan Tertentu
Ini memang meningkatkan kontrol pengguna, tetapi berarti agent tidak selalu dapat menjalankan semuanya secara otomatis.
3. AI Bisa Salah Memahami Perintah
AI-generated outputs dapat tidak akurat, tidak lengkap, atau salah konteks. MIRA sendiri menyarankan pengguna memverifikasi informasi penting.
4. Membutuhkan Ekosistem yang Terhubung
Manfaat AI agent bergantung pada layanan dan akun yang telah dihubungkan.
5. Dukungan Perangkat Masih Terbatas
MIRA saat ini menyatakan produknya membutuhkan iPhone dan iOS. Dukungan Android masih disebut sedang dikembangkan.
Harga MIRA AI Glasses dan AI Agent
MIRA mencantumkan harga kacamata mulai dari US$649 untuk versi non-prescription dan US$749 untuk versi prescription.
MIRA juga menyatakan bahwa fitur inti seperti transkripsi meeting, note-taking, dan translation tersedia tanpa biaya berlangganan. Untuk akses AI assistant tanpa batas, MIRA mencantumkan opsi berlangganan US$20 per bulan, dengan ketentuan dapat berubah sesuai produk dan paket yang berlaku.
Apakah MIRA AI Agent Akan Menggantikan Smartphone?
MIRA AI Agent dapat mengambil alih sebagian aktivitas yang biasanya dilakukan melalui smartphone, tetapi belum berarti menggantikan smartphone sepenuhnya.
Smartphone masih memiliki layar besar, kamera, aplikasi, browser, GPS, keyboard virtual, dan berbagai fungsi lain yang tidak dimiliki MIRA.
MIRA lebih tepat dilihat sebagai antarmuka AI hands-free yang dapat bekerja bersama smartphone dan layanan cloud.
MIRA AI Agent dan Masa Depan Personal Computing
Konsep AI agent seperti MIRA menunjukkan perubahan menarik dalam cara manusia berinteraksi dengan komputer.
Dulu pengguna harus:
Buka aplikasi → cari fitur → ketik → klik → tunggu → periksa hasil.
Dengan AI agent, pola tersebut dapat berubah menjadi:
Bicara → AI memahami tujuan → AI menjalankan workflow → pengguna mengonfirmasi → tugas selesai.
Jika pendekatan seperti ini semakin matang, aplikasi mungkin menjadi semakin tidak terlihat oleh pengguna. Manusia cukup menyampaikan apa yang ingin dilakukan, sementara AI menentukan layanan mana yang diperlukan di belakang layar.
MIRA AI Agent merupakan salah satu fitur paling menarik dari MIRA AI Glasses karena perangkat ini tidak hanya dirancang untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu menjalankan tindakan melalui layanan yang terhubung.
MIRA secara resmi menyebut kemampuan seperti mengirim email, memesan kendaraan, membuat rencana, membuat undangan kalender, dan menangani tugas. Ekosistemnya juga mencantumkan integrasi Gmail, iMessage, Google Calendar, ChatGPT, dan Codex.
Yang membuat konsep ini semakin menarik adalah integrasinya dengan AI Memory. Memory dapat digunakan sebagai konteks untuk agent sehingga AI tidak selalu harus memulai dari nol ketika menerima perintah baru.
Namun MIRA AI Agent bukan berarti AI dapat melakukan apa saja tanpa batas. Kemampuan agent bergantung pada integrasi, izin, konektivitas, dan fitur yang tersedia. Untuk tindakan tertentu, pengguna juga tetap perlu memberikan konfirmasi.
Pada akhirnya, MIRA menunjukkan arah baru smart glasses: bukan hanya kacamata yang bisa berbicara dengan AI, tetapi perangkat yang mencoba membuat AI menjadi asisten digital yang dapat melakukan pekerjaan nyata atas nama pengguna.
FAQ MIRA AI Agent
Apakah MIRA AI Glasses bisa mengirim email?
Ya. MIRA secara resmi mencantumkan kemampuan mengirim email dan integrasi Gmail sebagai bagian dari ekosistem AI agent-nya.
Apakah MIRA bisa membuat jadwal di kalender?
Ya. MIRA mencantumkan integrasi Google Calendar dan kemampuan membuat calendar invites.
Apakah MIRA bisa memesan kendaraan?
MIRA secara resmi mencantumkan book rides sebagai contoh kemampuan AI agent. Ketersediaan tindakan tersebut tetap bergantung pada layanan dan integrasi yang didukung.
Apakah MIRA AI Agent bekerja tanpa konfirmasi?
MIRA menjelaskan pola penggunaan di mana pengguna memberikan instruksi, melakukan konfirmasi, kemudian agent menyelesaikan tugas. Karena itu, tidak semua tindakan harus dipahami sebagai tindakan otomatis tanpa persetujuan pengguna.
Apakah MIRA AI Agent bisa menggunakan memory?
Ya. MIRA mencantumkan kemampuan menggunakan konteks memory dalam agent.
Apakah MIRA bisa menjalankan semua aplikasi di smartphone?
Tidak. Agent membutuhkan integrasi atau akses yang sesuai terhadap layanan tertentu. MIRA saat ini mencantumkan beberapa integrasi seperti Gmail, iMessage, Google Calendar, ChatGPT, dan Codex.
Apakah MIRA AI Agent tersedia untuk Android?
Saat ini MIRA menyatakan produknya membutuhkan iPhone/iOS. Dukungan Android masih dalam pengembangan.
Apakah MIRA AI Agent bisa menggantikan smartphone?
Belum. MIRA dapat menangani sejumlah aktivitas hands-free melalui AI agent, tetapi smartphone masih dibutuhkan untuk banyak fungsi seperti kamera, aplikasi, navigasi, browser, dan aktivitas lainnya.
