Banyak calon pekerja Indonesia yang akan berangkat ke Jepang bertanya, kapan sebenarnya gaji dibayarkan oleh perusahaan di Jepang?
Jawabannya adalah tidak ada satu tanggal yang berlaku untuk semua perusahaan. Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing. Namun, sebagian besar perusahaan di Jepang memiliki jadwal pembayaran gaji yang dilakukan satu kali setiap bulan pada tanggal tertentu.
Berikut penjelasan lengkap mengenai sistem penggajian di Jepang.
Baca juga: Biaya Hidup di Jepang untuk Pekerja Asing Asal Indonesia
Apakah Gaji di Jepang Dibayar Setiap Bulan?
Ya. Sebagian besar perusahaan di Jepang membayarkan gaji satu kali setiap bulan melalui transfer langsung ke rekening bank karyawan.
Karena itu, memiliki rekening bank di Jepang menjadi salah satu syarat penting sebelum mulai bekerja.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Kerja di Jepang, Panduan Lengkap Sebelum Memutuskan Berangkat
Tanggal Gajian yang Paling Umum
Meskipun setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda, tanggal berikut merupakan jadwal gajian yang paling sering digunakan:
- Tanggal 15 setiap bulan.
- Tanggal 20 setiap bulan.
- Tanggal 25 setiap bulan.
- Tanggal terakhir dalam bulan (30 atau 31).
Tanggal 25 merupakan salah satu jadwal pembayaran gaji yang paling umum digunakan oleh banyak perusahaan di Jepang.
Baca juga: Bisakah Membuka Rekening Bank Sebelum 6 Bulan Tinggal di Jepang?
Bagaimana Sistem Perhitungan Gaji?
Umumnya, perusahaan menggunakan sistem sebagai berikut:
- Periode kerja dihitung dari tanggal tertentu hingga akhir bulan atau pertengahan bulan.
- Data kehadiran, lembur, dan tunjangan dihitung terlebih dahulu.
- Gaji kemudian ditransfer pada tanggal pembayaran yang telah ditentukan.
Sebagai contoh, pekerjaan selama bulan April dapat dibayarkan pada tanggal 25 Mei jika perusahaan menggunakan sistem pembayaran pada bulan berikutnya.
Baca juga: Cara Mengirim Uang dari Jepang ke Indonesia, Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia
Apakah Gaji Pertama Langsung Diterima?
Tidak selalu.
Jika Anda mulai bekerja di pertengahan bulan, gaji pertama bisa berupa gaji yang dihitung secara proporsional sesuai jumlah hari kerja. Waktu pembayarannya juga mengikuti jadwal gajian perusahaan.
Karena itu, calon pekerja sebaiknya menyiapkan dana yang cukup untuk kebutuhan hidup pada beberapa minggu pertama setelah tiba di Jepang.
Baca juga: Bank Terbaik untuk Pekerja Asing di Jepang, Japan Post Bank, Seven Bank, MUFG, SMBC, atau Mizuho?
Bagaimana Cara Menerima Gaji?
Di Jepang, gaji hampir selalu dibayarkan melalui transfer bank.
Perusahaan akan meminta informasi seperti:
- Nama bank.
- Nomor rekening.
- Nama pemilik rekening.
- Kode cabang bank.
Itulah sebabnya banyak perusahaan meminta karyawan membuka rekening bank segera setelah tiba di Jepang.
Baca juga: Cara Membuka Rekening Bank di Jepang untuk Pekerja Indonesia
Apakah Ada Potongan dari Gaji?
Ya. Gaji yang diterima biasanya merupakan gaji setelah dikurangi beberapa potongan yang berlaku sesuai ketentuan, seperti:
- Pajak penghasilan (Income Tax).
- Pajak penduduk (Resident Tax), jika sudah memenuhi ketentuan.
- Asuransi kesehatan.
- Iuran pensiun.
- Asuransi ketenagakerjaan.
Besarnya potongan dapat berbeda tergantung jumlah penghasilan, jenis pekerjaan, dan kondisi masing-masing pekerja.
Baca juga: Dokumen yang Dibutuhkan untuk Membuka Rekening Bank di Jepang
Apakah Lembur Dibayar Terpisah?
Pada banyak perusahaan, upah lembur dihitung bersama gaji bulanan.
Namun, karena proses perhitungan membutuhkan waktu, lembur yang dilakukan menjelang tanggal penutupan penggajian bisa saja baru dibayarkan pada periode gaji berikutnya.
Tips Mengelola Gaji di Jepang
- Catat tanggal gajian perusahaan sejak hari pertama bekerja.
- Siapkan dana darurat untuk bulan pertama.
- Periksa slip gaji setiap bulan.
- Sisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan.
- Rencanakan waktu terbaik jika ingin mengirim uang ke Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah semua perusahaan di Jepang gajian tanggal 25?
Tidak. Tanggal pembayaran gaji berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan, meskipun tanggal 25 merupakan salah satu yang paling umum.
Apakah gaji dibayar tunai?
Pada umumnya tidak. Sebagian besar perusahaan mentransfer gaji langsung ke rekening bank karyawan.
Apakah pekerja asing mendapat jadwal gajian yang berbeda?
Tidak. Pekerja asing umumnya mengikuti jadwal pembayaran gaji yang sama dengan karyawan lainnya di perusahaan tersebut.
Di Jepang, gaji umumnya dibayarkan satu kali setiap bulan melalui transfer bank. Meskipun tidak ada tanggal yang berlaku untuk semua perusahaan, tanggal 15, 20, 25, dan akhir bulan merupakan jadwal pembayaran yang paling sering digunakan.
Dengan memahami sistem penggajian sejak awal, pekerja Indonesia dapat mengatur keuangan dengan lebih baik, menyiapkan kebutuhan selama masa awal bekerja, serta menghindari kebingungan saat menunggu gaji pertama.