Apa Itu My Number dan Mengapa Dibutuhkan Saat Membuka Rekening Bank di Jepang?

Apa Itu My Number dan Mengapa Dibutuhkan Saat Membuka Rekening Bank di Jepang

Setelah tiba di Jepang, warga negara asing akan sering mendengar istilah My Number. Banyak yang mengira nomor ini sama seperti nomor rekening bank, padahal keduanya berbeda.

My Number adalah nomor identitas administrasi yang digunakan pemerintah Jepang untuk mengelola berbagai layanan publik, termasuk perpajakan, jaminan sosial, dan administrasi lainnya. Dalam kondisi tertentu, bank juga dapat meminta My Number ketika nasabah menggunakan layanan keuangan tertentu.

Lalu, apakah My Number wajib dimiliki saat membuka rekening bank di Jepang? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Cara Membuka Rekening Bank di Jepang untuk Pekerja Indonesia

Apa Itu My Number?

My Number adalah sistem nomor identitas pribadi yang diperkenalkan oleh pemerintah Jepang pada tahun 2016.

Setiap penduduk yang terdaftar di Jepang, baik warga negara Jepang maupun warga negara asing yang memenuhi syarat, akan memperoleh nomor identitas unik yang terdiri dari 12 digit.

Nomor ini digunakan untuk mempermudah administrasi pemerintah sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Baca juga: Dokumen yang Dibutuhkan untuk Membuka Rekening Bank di Jepang

Apa Fungsi My Number?

My Number digunakan dalam berbagai bidang administrasi, antara lain:

  • Administrasi perpajakan.
  • Jaminan sosial.
  • Asuransi kesehatan.
  • Dana pensiun.
  • Layanan ketenagakerjaan.
  • Beberapa layanan perbankan dan investasi.

Karena digunakan di banyak instansi, My Number menjadi salah satu identitas penting selama tinggal di Jepang.

Baca juga: Bank Terbaik untuk Pekerja Asing di Jepang, Japan Post Bank, Seven Bank, MUFG, SMBC, atau Mizuho?

Apakah My Number Wajib Saat Membuka Rekening Bank?

Tidak selalu.

Untuk membuka rekening tabungan biasa, banyak bank di Jepang hanya meminta dokumen seperti:

  • Residence Card (Zairyu Card).
  • Paspor.
  • Alamat tempat tinggal di Jepang.
  • Nomor telepon Jepang.

Namun, pada layanan tertentu—misalnya produk investasi, rekening efek, atau ketika diwajibkan oleh peraturan yang berlaku—bank dapat meminta My Number sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Kerja di Jepang, Panduan Lengkap Sebelum Memutuskan Berangkat

Kapan Bank Meminta My Number?

Bank dapat meminta My Number dalam beberapa kondisi, seperti:

  • Membuka rekening investasi.
  • Menggunakan layanan sekuritas.
  • Membeli produk keuangan tertentu.
  • Memenuhi kewajiban pelaporan sesuai peraturan pemerintah.

Karena itu, meskipun tidak selalu diperlukan saat membuka rekening tabungan biasa, sebaiknya Anda tetap menyimpan dokumen My Number dengan baik.

Baca juga: Cara Mendapatkan Kartu ATM di Jepang, Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia

Bagaimana Cara Mendapatkan My Number?

Setelah mendaftarkan alamat tempat tinggal di kantor pemerintah daerah (City Hall atau Ward Office), Anda akan memperoleh pemberitahuan mengenai My Number.

Selanjutnya, Anda dapat mengajukan My Number Card, yaitu kartu identitas resmi yang memuat nomor tersebut dan dapat digunakan untuk berbagai layanan publik.

Baca juga: Cara Mengirim Uang dari Jepang ke Indonesia, Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia

Perbedaan My Number dan My Number Card

My Number My Number Card
Nomor identitas 12 digit. Kartu fisik yang memuat My Number dan foto pemilik.
Digunakan untuk administrasi. Dapat digunakan sebagai kartu identitas resmi dan mengakses layanan digital pemerintah.
Diterbitkan untuk setiap penduduk yang memenuhi syarat. Diterbitkan setelah pemohon mengajukan permohonan.

Apakah My Number Aman?

Ya. Pemerintah Jepang menerapkan berbagai aturan untuk melindungi data pribadi pemilik My Number.

Meskipun demikian, pemilik tetap disarankan untuk tidak membagikan nomor tersebut kepada pihak lain tanpa alasan yang sah serta menyimpan kartu dan dokumennya di tempat yang aman.

Baca juga: Bisakah Membuka Rekening Bank Sebelum 6 Bulan Tinggal di Jepang?

Tips bagi Pekerja Indonesia

  • Simpan surat pemberitahuan My Number setelah menerimanya.
  • Ajukan My Number Card jika memenuhi syarat.
  • Jangan sembarangan membagikan nomor My Number.
  • Perbarui data apabila terjadi perubahan alamat.
  • Tanyakan kepada bank apakah My Number diperlukan untuk layanan yang akan digunakan.

Baca juga: Kapan Gajian di Jepang? Ini Tanggal yang Paling Umum

My Number merupakan nomor identitas resmi yang digunakan pemerintah Jepang untuk berbagai keperluan administrasi, seperti perpajakan dan jaminan sosial. Untuk pembukaan rekening tabungan biasa, My Number tidak selalu menjadi persyaratan utama. Namun, nomor ini dapat diminta saat menggunakan layanan keuangan tertentu atau ketika diwajibkan oleh peraturan yang berlaku.

Memahami fungsi My Number sejak awal akan membantu pekerja Indonesia, mahasiswa, maupun warga asing lainnya menjalani berbagai proses administrasi di Jepang dengan lebih mudah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama