Nagoya merupakan salah satu kota industri terbesar di Jepang yang terkenal sebagai pusat manufaktur dan otomotif. Kota yang berada di Prefektur Aichi ini menjadi rumah bagi berbagai perusahaan besar Jepang, termasuk industri otomotif yang mendunia.
Bagi pekerja asing, termasuk tenaga kerja Indonesia, Nagoya menjadi salah satu tujuan favorit karena menawarkan banyak peluang kerja dengan gaji yang kompetitif serta biaya hidup yang relatif lebih terjangkau dibanding Tokyo.
Baca juga: Langkah-Langkah Membuat Visa Kerja Jepang 2026
Berapa Gaji Kerja di Nagoya Tahun 2026?
Rata-rata gaji pekerja penuh waktu di Nagoya berada pada kisaran 230.000 hingga 370.000 yen per bulan tergantung jenis pekerjaan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa Jepang, dan perusahaan tempat bekerja.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp110 per yen, maka penghasilan tersebut setara dengan sekitar Rp25 juta hingga Rp40 juta per bulan.
Pekerja di sektor industri dan manufaktur sering memperoleh penghasilan yang cukup tinggi karena peluang lembur yang tersedia cukup banyak.
Baca juga: Lowongan Kerja di Jepang untuk Indonesia Tanpa Kuliah Untuk Lulusan SMA dan SMK
Gaji Pekerja Pabrik di Nagoya
Nagoya dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Jepang. Oleh karena itu, pekerjaan pabrik menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja asing.
Gaji pekerja pabrik di Nagoya umumnya berkisar antara 230.000 hingga 330.000 yen per bulan sebelum potongan pajak dan asuransi.
Beberapa bidang industri yang banyak membuka lowongan kerja antara lain:
- Otomotif dan komponen kendaraan
- Elektronik
- Mesin industri
- Pengolahan makanan
- Logistik dan pergudangan
Karena kebutuhan produksi yang tinggi, pekerja sering memperoleh tambahan pendapatan dari lembur dan kerja pada hari libur.
Gaji Tokutei Ginou di Nagoya
Pemegang visa Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker) di Nagoya umumnya menerima gaji yang setara dengan pekerja Jepang pada posisi yang sama.
Rata-rata gaji Tokutei Ginou di Nagoya berada pada kisaran 230.000 hingga 350.000 yen per bulan.
Bidang pekerjaan yang banyak membutuhkan tenaga Tokutei Ginou di Nagoya meliputi:
- Manufaktur
- Konstruksi
- Perawatan lansia
- Restoran dan kuliner
- Pertanian
- Perhotelan
Selain gaji pokok, beberapa perusahaan juga menyediakan tunjangan transportasi, bonus tahunan, dan bantuan tempat tinggal.
Gaji Magang Jepang di Nagoya
Program magang teknis Jepang atau Ginou Jisshu juga cukup populer di Nagoya karena banyak perusahaan manufaktur yang menerima peserta magang asing.
Rata-rata gaji magang di Nagoya berkisar antara 180.000 hingga 250.000 yen per bulan sebelum potongan.
Meskipun lebih rendah dibanding pekerja reguler, banyak peserta magang tetap mampu menabung karena biaya asrama sering disubsidi oleh perusahaan.
Upah Minimum di Nagoya
Nagoya berada di Prefektur Aichi yang memiliki salah satu upah minimum tertinggi di Jepang.
Sistem pengupahan di Jepang menggunakan tarif per jam. Pada 2026, upah minimum Aichi diperkirakan berada di atas 1.100 yen per jam.
Dengan jam kerja penuh sekitar 160 hingga 173 jam per bulan, pekerja dapat memperoleh pendapatan yang cukup baik bahkan pada pekerjaan tingkat pemula.
Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di Nagoya
Selain sektor manufaktur, beberapa profesi di Nagoya menawarkan penghasilan yang lebih tinggi dibanding rata-rata pekerja lainnya.
- Insinyur Otomotif
- Mechanical Engineer
- Software Engineer
- Manajer Produksi
- Analis Keuangan
- Tenaga Medis
- Peneliti Industri
Pekerja profesional di bidang tersebut dapat memperoleh gaji mulai dari 400.000 yen hingga lebih dari 1 juta yen per bulan tergantung pengalaman dan posisi jabatan.
Biaya Hidup di Nagoya
Salah satu keunggulan Nagoya adalah biaya hidup yang lebih rendah dibanding Tokyo, tetapi tetap memiliki fasilitas kota besar yang lengkap.
Beberapa pengeluaran utama yang perlu diperhatikan antara lain:
- Sewa apartemen atau asrama
- Makan sehari-hari
- Transportasi umum
- Asuransi kesehatan
- Pajak pendapatan
- Listrik, gas, dan internet
Biaya sewa tempat tinggal di Nagoya umumnya lebih murah dibanding Tokyo sehingga banyak pekerja dapat menyisihkan lebih banyak uang untuk ditabung.
Apakah Gaji di Nagoya Cukup untuk Menabung?
Ya, Nagoya termasuk salah satu kota terbaik di Jepang untuk bekerja dan menabung. Kombinasi antara gaji yang kompetitif dan biaya hidup yang relatif terjangkau membuat banyak pekerja asing mampu menyisihkan uang setiap bulan.
Setelah memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian pekerja dapat menabung sekitar 60.000 hingga 180.000 yen per bulan tergantung gaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan jumlah lembur yang diperoleh.
Pekerja di sektor otomotif dan manufaktur biasanya memiliki peluang menabung lebih besar karena pendapatan lembur yang cukup tinggi.
Mengapa Banyak Pekerja Asing Memilih Nagoya?
Nagoya memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya populer di kalangan pekerja asing, yaitu:
- Banyak lowongan di sektor industri dan otomotif
- Gaji kompetitif dibanding biaya hidup
- Peluang lembur yang besar
- Akses transportasi yang baik
- Lingkungan kota yang tidak sepadat Tokyo
- Peluang menabung lebih tinggi
Karena alasan tersebut, Nagoya sering dianggap sebagai salah satu kota terbaik bagi pekerja asing yang ingin meningkatkan penghasilan sekaligus menekan biaya hidup.
Artikel terkait gaji kerja di Jepang 2026
Gaji kerja di Nagoya pada tahun 2026 umumnya berada pada kisaran 230.000 hingga 370.000 yen per bulan. Kota ini menawarkan banyak peluang kerja terutama di sektor otomotif, manufaktur, logistik, dan konstruksi.
Dengan biaya hidup yang lebih terjangkau dibanding Tokyo serta peluang lembur yang besar, Nagoya menjadi salah satu destinasi kerja favorit bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja dan menabung di Jepang.
